Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

Senin, 13 Oktober 2025 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York City

Aktivis hak asasi manusia dan pemimpin jurnalisme warga Indonesia, Wilson Lalengke, telah resmi menyelesaikan tugasnya sebagai petisioner di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berakhir kemarin, Jumat, 10 Oktober 2025. Hari ini, Sabtu 11 Oktober 2025, ia akan bertolak kembali dari New York City ke Jakarta, pada pukul 22.00 waktu setempat dengan pesawat Etihad Airways.

Kepulangannya menandai berakhirnya tugas selama seminggu di Markas Besar PBB, di mana ia menyampaikan petisi resmi dan berpartisipasi dalam diskusi tingkat tinggi tentang dekolonisasi global dan isu-isu hak asasi manusia. Ia diperkirakan akan tiba di Jakarta pada Senin, 13 Oktober, pukul 10.00 WIB.

Selama masa tugasnya di New York, Wilson Lalengke mewakili suara komunitas terpinggirkan dan menekankan pentingnya jurnalisme akar rumput dalam membentuk narasi global. Kehadirannya di Komite Keempat PBB, juga merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk memperkuat perspektif Asia Tenggara, khususnya Indonesia, tentang HAM, perdamaian, keadilan, dan demokrasi.

Sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), partisipasi Wilson Lalengke menandai semakin besarnya peran Indonesia dalam dialog masyarakat sipil internasional. Kepulangannya diharapkan dapat memicu diskusi lebih lanjut di dalam negeri tentang keterlibatan Indonesia dengan lembaga-lembaga global dan kekuatan advokasi yang dipimpin oleh warga negara. (TIM/Red)

Berita Terkait

Terobosan Diplomasi Afrika: Kenya Dukung Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Pemerintah Belanda Dukungan Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Israeli Military Attack on UN Peacekeeping Forces Kills 3 Indonesian Soldiers, Wilson Lalengke: “Brutality Against UN Peacekeepers Must End”
Israel’s New Death Penalty Law Sparks Global Condemnation, Wilson Lalengke: “Respect Human Rights, Abolish This Law”
Maroko Bantu AS Bongkar Jaringan Narkoterorisme dan Perdagangan Senjata Internasional
Kosta Rika Dukung Rencana Otonomi Sahara Maroko di Bawah Kedaulatan Maroko
Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko
Senegal Teguhkan Kembali Dukungan terhadap Integritas Teritorial Maroko atas Sahara Barat

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:08 WIB

Terobosan Diplomasi Afrika: Kenya Dukung Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Kamis, 9 April 2026 - 02:32 WIB

Pemerintah Belanda Dukungan Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Rabu, 1 April 2026 - 01:39 WIB

Israeli Military Attack on UN Peacekeeping Forces Kills 3 Indonesian Soldiers, Wilson Lalengke: “Brutality Against UN Peacekeepers Must End”

Rabu, 1 April 2026 - 01:28 WIB

Israel’s New Death Penalty Law Sparks Global Condemnation, Wilson Lalengke: “Respect Human Rights, Abolish This Law”

Senin, 30 Maret 2026 - 07:19 WIB

Maroko Bantu AS Bongkar Jaringan Narkoterorisme dan Perdagangan Senjata Internasional

Senin, 30 Maret 2026 - 02:56 WIB

Kosta Rika Dukung Rencana Otonomi Sahara Maroko di Bawah Kedaulatan Maroko

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:01 WIB

Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko

Kamis, 29 Januari 2026 - 02:39 WIB

Senegal Teguhkan Kembali Dukungan terhadap Integritas Teritorial Maroko atas Sahara Barat

Berita Terbaru