AS Tegaskan Kembali Pengakuan Kedaulatan Maroko atas Sahara: Langkah Besar Menuju Stabilitas Kawasan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rabat – Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mempertegas posisi diplomatiknya dengan mengakui kembali kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Sahara. Pernyataan krusial ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Negara AS, Christopher Landau, dalam konferensi pers usai melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, di Rabat pada Rabu, 29 April 2026.

“Amerika Serikat mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara,” tegas Landau di hadapan awak media. Pernyataan ini memperkuat konsistensi kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang memandang Maroko sebagai mitra strategis utama di kawasan Afrika Utara.

Dalam kerangka Resolusi Dewan Keamanan PBB terbaru (Resolusi 2797), Landau menekankan urgensi penyelesaian konflik yang telah berlangsung terlalu lama tersebut. Beliau menyatakan bahwa situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga ratusan tahun ke depan tanpa solusi konkret.

AS secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap proposal otonomi yang diajukan oleh Maroko. Landau mendeskripsikan proposal tersebut sebagai langkah yang “serius, kredibel, dan realistis,” serta menegaskan bahwa inisiatif otonomi tersebut adalah satu-satunya basis yang sah untuk mencapai solusi yang adil dan langgeng atas sengketa wilayah di Sahara.

Selain aspek politik, pertemuan tersebut juga menyoroti penguatan kerja sama ekonomi. Pemerintah Amerika Serikat menyatakan dukungannya bagi perusahaan-perusahaan asal AS yang ingin berinvestasi dan mengembangkan bisnis mereka di wilayah Sahara Maroko, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

Menanggapi kemajuan diplomatik ini, Wilson Lalengke, selaku Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), menyatakan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, ketegasan sikap Amerika Serikat merupakan sinyal positif bagi perdamaian dunia dan stabilitas di kawasan Maghribi.

“Kami di Persisma merasa sangat senang dan bangga atas kemajuan pesat dalam pengakuan kedaulatan Maroko atas Sahara oleh Amerika Serikat. Ini adalah kemenangan bagi diplomasi yang berbasis pada fakta sejarah dan realitas di lapangan,” ujar Wilson Lalengke, Kamis, 30 April 2026.

Petisioner HAM PBB 2025 itu menambahkan bahwa Persisma akan selalu berada di garda terdepan untuk mendukung penguatan hubungan antara Indonesia dan Maroko, serta mendukung penuh integritas wilayah Maroko. “Persisma selalu berkomitmen untuk mendukung kedua negara dalam berbagai aspek, baik budaya, ekonomi, maupun hubungan antar-warga (people-to-people contact). Kami percaya bahwa stabilitas di Sahara Maroko akan membawa kemakmuran bagi rakyat setempat dan memperkuat posisi Maroko sebagai gerbang utama investasi ke Afrika. Dukungan kami bersifat tetap dan berkelanjutan bagi persaudaraan Indonesia-Maroko,” pungkasnya.

Pengakuan dari negara adidaya seperti AS diharapkan dapat memicu gelombang investasi internasional yang lebih masif ke wilayah Sahara. Dengan dukungan politik yang kuat dan kepastian hukum, Sahara Maroko kini bertransformasi menjadi hub ekonomi baru yang menjanjikan, tidak hanya bagi perusahaan Amerika, tetapi juga membuka peluang kolaborasi bagi para pengusaha dari Indonesia. (PERSISMA/Red)

Berita Terkait

SPUTNIK Indonesia WhatsApp Channel: Referensi Berita Global yang Layak Diikuti
Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!! ;
Parade Militer Kelompok Separatis Azawad di Aljazair Picu Ketegangan Baru dan Sorotan Internasional
Mantap! Maroko Resmi Geser Afrika Selatan sebagai Kekuatan Industri Utama di Benua Afrika
Refleksi Kemanusiaan Idul Adha: King Mohammed VI Berikan Pengampunan Kerajaan bagi Suporter Sepak Bola Senegal
Panama Tegaskan Dukungan Atas Rencana Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko Sebagai Solusi Tunggal Masalah Sahara
Pantai Gading Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:42 WIB

SPUTNIK Indonesia WhatsApp Channel: Referensi Berita Global yang Layak Diikuti

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:36 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:29 WIB

Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!! ;

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:11 WIB

Parade Militer Kelompok Separatis Azawad di Aljazair Picu Ketegangan Baru dan Sorotan Internasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:55 WIB

Mantap! Maroko Resmi Geser Afrika Selatan sebagai Kekuatan Industri Utama di Benua Afrika

Senin, 25 Mei 2026 - 02:17 WIB

Refleksi Kemanusiaan Idul Adha: King Mohammed VI Berikan Pengampunan Kerajaan bagi Suporter Sepak Bola Senegal

Senin, 25 Mei 2026 - 01:37 WIB

Panama Tegaskan Dukungan Atas Rencana Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko Sebagai Solusi Tunggal Masalah Sahara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:22 WIB

Pantai Gading Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Berita Terbaru