Mukomuko
Kodim 0428/Mukomuko memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya konten di TikTok dan pesan berantai WhatsApp yang menuding Dandim 0428/Mukomuko menunggak pembayaran pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan judul provokatif “Dandim Mukomuko Merusak Program Presiden”.
Penerangan Kodim menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.
Pasi Intel Kodim 0428/Mukomuko Kapten Inf Rahmad Dori, mewakili Dandim Letkol Inf Yokki Firmansyah, menjelaskan, “Kodim 0428/Mukomuko adalah satuan yang ditunjuk sebagai penanggung jawab pembangunan fisik KDMP di Kabupaten Mukomuko, di mana mekanisme pembayaran memiliki prosedur dan tahapan yang harus dipenuhi Pelaksana Teknis (Mitra) sesuai ketentuan dan kesepakatan yang telah disepakati.”
Seluruh proses pembangunan gudang KDMP dilaksanakan secara transparan sesuai MOU dan progres fisik di lapangan. Tidak ada niat merugikan rekanan.
Terkait klaim nilai anggaran yang beredar, Kodim memastikan pembayaran dilakukan secara bertahap (termin) berdasarkan verifikasi progres pekerjaan, kualitas bangunan, dan kelengkapan administrasi. Jika pekerjaan belum 100% atau belum sesuai spesifikasi, pembayaran belum bisa dilakukan 100%.
“Komitmen Dandim Letkol Inf Yokki Firmansyah sangat jelas, mensukseskan Program Strategis Presiden, bukan merusaknya. Justru kami di lapangan bekerja siang malam untuk memastikan program KDMP ini selesai tepat waktu dan tepat mutu untuk masyarakat Mukomuko,” tegas Kapten Dori. Rabu (23/9/2026)
Kodim 0428/Mukomuko mengimbau masyarakat dan media untuk tidak mudah percaya konten yang belum terverifikasi dan bersifat provokatif.
Pihak Kodim membuka pintu komunikasi seluas-luasnya kepada Pelaksana Teknis untuk menyelesaikan secara musyawarah sesuai prosedur, bukan dengan menggiring opini publik di media sosial.
“Kami tetap profesional dan akan terus mengawal program KDMP ini hingga tuntas sebagai bentuk bakti TNI kepada rakyat,” tutupnya. (Rlis PPWI Mukomuko)
#sumber: Kodim 0428/Mukomuko










