Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Minggu, 27 September 2026 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza atau yang akrab disapa Batin Wulan terus mendorong penguatan dan peningkatan daya saing produk kriya Lampung agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan membawa dan memamerkan beragam produk hasil karya perajin dan pelaku UMKM Lampung dalam ajang Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/9/2026).

Bagi Batin Wulan, keikutsertaan Lampung dalam Kriyanusa bukan sekadar menjadi ajang memamerkan produk daerah. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kriya Lampung, membuka jejaring, sekaligus memperluas peluang pasar bagi para perajin dan pelaku UMKM.

“Kegiatan ini bukan hanya sebuah pameran, tetapi menjadi momentum untuk membawa karya kriya dari para perajin dan UMKM Provinsi Lampung agar dapat diperkenalkan lebih luas. Harapannya, melalui pameran ini kriya Lampung semakin dikenal dan mampu menembus kancah nasional maupun internasional,” ujar Batin Wulan.

Menurut Batin Wulan, Lampung memiliki kekayaan kriya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung identitas, budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Karena itu, sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, ia menilai pengembangan kriya perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan karakter daerah sekaligus mendorong inovasi agar mampu mengikuti perkembangan pasar.

“Kita ingin karya-karya perajin Lampung tidak hanya bagus secara produk, tetapi juga memiliki nilai dan cerita tentang Lampung. Identitas budaya ini harus tetap kita jaga, sambil terus mendorong inovasi dan peningkatan kualitas,” katanya.

Batin Wulan mengatakan, semakin luasnya akses pasar menjadi salah satu kunci agar sektor kriya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Ketika produk perajin mampu menembus pasar yang lebih luas, peluang peningkatan produksi, pendapatan, dan keberlanjutan usaha juga semakin terbuka.

Untuk itu, Dekranasda Lampung akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem kriya daerah, mulai dari peningkatan kualitas produk, kreativitas dan desain, hingga promosi dan perluasan akses pemasaran.

“Harapan kita tentu bukan hanya produk kita tampil di pameran. Setelah pameran ini, harus ada peluang yang lebih luas bagi para perajin untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Batin Wulan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap karya perajin lokal dengan mengenal, menggunakan, dan membeli produk-produk kriya dalam negeri.

Menurutnya, dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan usaha para perajin sekaligus mempertahankan warisan budaya daerah.

Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 berlangsung pada 26–30 September 2026 dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming menghadirkan 410 stan yang berada di Hall A dan Hall B JICC dengan menampilkan beragam karya kriya dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya pada pembukaan acara tersebut, Selvi mengajak masyarakat untuk memperkuat keberlanjutan usaha para perajin dengan membeli dan menggunakan produk kriya lokal. Menurutnya, dukungan terhadap produk dalam negeri juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian keluarga dan daerah.

“Setiap kali kita membeli karya lokal, kita tidak sekadar membeli sebuah benda, tetapi kita juga ikut menjaga warisan dari nenek moyang kita, untuk menghidupkan tradisi serta menggerakkan roda ekonomi keluarga dan juga daerah,” kata Selvi.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Sumatera Selatan ditetapkan sebagai Provinsi Ikon Kriyanusa 2026.

Turut hadir dalam pembukaan Kriyanusa 2026, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan, serta jajaran Pengurus Pusat Dekranas dan jajaran pengurus Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia.(Pemerintah Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia
Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
DR. FACHRUL RAZI: JANGAN SAMPAI ACEH HANYA MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG” DARI REVISI UUPA
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri
DR. FACHRUL RAZI: REVISI UUPA JANGAN HANYA BICARA 2,5 PERSEN, RAKYAT ACEH BERHAK TAHU SELURUH ISINYA
Purnama Wulan Sari Mirza Satukan Langkah Dekranasda, PKK dan Posyandu untuk Pemberdayaan Masyarakat Lampung

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 04:28 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia

Minggu, 27 September 2026 - 03:02 WIB

Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 01:22 WIB

Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

Kamis, 24 September 2026 - 06:22 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Kamis, 24 September 2026 - 02:29 WIB

DR. FACHRUL RAZI: JANGAN SAMPAI ACEH HANYA MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG” DARI REVISI UUPA

Kamis, 24 September 2026 - 01:50 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Rabu, 23 September 2026 - 12:59 WIB

Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

Selasa, 22 September 2026 - 06:30 WIB

DR. FACHRUL RAZI: REVISI UUPA JANGAN HANYA BICARA 2,5 PERSEN, RAKYAT ACEH BERHAK TAHU SELURUH ISINYA

Berita Terbaru