Lampung
infopengawaskorupsi.my.id
Pada hari Rabu 17/12/2025 Team Pemantau provinsi yg terdiri dari Tenaga Ahli gubernur,dinas perindag ,dinas pertanian ,sat pol PP Prov Lampung serta asosiasi petani singkong (PPUKI) melakukan monitoring relaksasi HAP singkong yaitu minimal 1350/kg dan rafaksi maks 25 % berlaku Mulai 1 sd 25 Desember 2025 ke pabrik singkong PT Surya Intan Tapioka(SIT) Muara Sungkai Lampung Utara.Pabrik Singkong SIT saat ini masih dalam masa pembinaan ,karenaSudah mendapat surat peringatan satu(SP1) pada hari Jum’at 12/12/2025 di dinas perindag Prov Lampung.

Team pemantau provinsi yg di pimpin oleh BPK Ardiansyah(Bang Aca) Tenaga ahli gubernur melakukan diskusi dg pihak PT SIT yg di wakilkan oleh Pak Hendra,pak Hendri dan pak Darwis seputar kendala pelaksanaan Relaksasi HAP singkong.Dari hasil diskusi tersebut pihak PT SIT mnyampaikan ke Team pemantau bahwa pabrik tidak mngalami kendala tentang Relaksasi HAP singkong ,pabrik tetap buka dan komitmen menjalankan Relaksasi HAP singkong ,meski sejak 6 bulan yg lalu hingga sekarang PT SIT mngalami kendala kelistrikan sehingganya produksi belum maksimal ,PT SIT hanya mmbeli singkong sekitar 200 ton/hari.
Pihak PT SIT pun mnyampaikan pembelian singkong langsung melalui petani sekitaran pabrik dengan harga relaksasi dan tanpa pengkadaran,pengkadaran di lakukan hanya untuk internal pabrik,selanjut pihak PT SIT pun mnyampaikan tidak memiliki lapak singkong ,mereka lebih suka mmbeli singkong langsung dari petani karena kondisi singkong jauh lebih bersih dan juga memudahkan melakukan pengontrolan dari segi kuwalitas.
PT SIT akan berkomitmen menjalankan pergub dan relaksasi HAP singkong.
Dan dalam kesempatan ini pun ketua umum PPUKI BPK Dasrul Aswin menyampaikan bahwa PPUKI siap bersinergi dengan PT SIT dan juga menghimbau kepada petani untuk menjaga kwalitas singkong dan mnjual singkong sesuai dengan yg ada dalam pergub,dan apabila ada petani yg menjual singkong tidak sesuai dengan pergub maka pabrik harus bertindak tegas,yaitu tolak singkong tsb.
Adanya pergub adalah bertujuan untuk melindungi petani singkong dan juga pihak industri ,apabila pergub di jalankan sepenuhnya oleh kedua belah pihak ,maka akan dg sendirinya pihak ketiga/para mafia singkong pun akan tersingkir.Dan apabila pergub di jalan kan dg sepenuh hati maka kesejahteraan perekonomian rakyat yg adil dan merata akan tercapai di Lampung selaku provinsi centra ubi kayu terbesar di Indonesia.
(Tim Liputan khusus / Hari Susanto)










