Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Daya beli masyarakat Provinsi Lampung menunjukkan tren yang semakin positif pada triwulan I tahun 2026. Hal ini tercermin dari meningkatnya transaksi pembelian kendaraan bermotor baru selama periode Januari hingga Maret 2026.

Berdasarkan data perbandingan periode Januari–Maret 2025 dan Januari–Maret 2026, jumlah kendaraan baru di Lampung meningkat dari 32.858 unit menjadi 39.817 unit. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 6.959 unit atau tumbuh sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari sisi volume kendaraan, tetapi juga dari nilai ekonominya. Pada triwulan I tahun 2026, nilai transaksi pembelian kendaraan bermotor baru di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Angka ini merupakan akumulasi dari transaksi kendaraan roda dua dan roda empat, didekati dari komponen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Secara rinci, nilai transaksi kendaraan roda dua diperkirakan mencapai Rp1,03 triliun, sementara kendaraan roda empat memberikan kontribusi lebih besar, yaitu sekitar Rp1,49 triliun. Jika digabungkan, total nilai ekonomi dari transaksi kendaraan bermotor baru tersebut mencapai Rp2,5 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Saipul, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi sinyal kuat penguatan konsumsi masyarakat di Lampung di triwulan 1 tahun 2026.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat Lampung terus membaik. Pembelian kendaraan bermotor sebagai barang tahan lama mencerminkan meningkatnya kemampuan finansial masyarakat, kemudahan akses pembiayaan, serta kepercayaan terhadap kondisi ekonomi daerah,” ujar Saipul.

Ia juga menambahkan bahwa transaksi kendaraan bermotor memberikan dampak luas terhadap perekonomian daerah.

“Perputaran uang yang mencapai sekitar Rp2,5 triliun turut menggerakkan berbagai sektor, seperti pembiayaan, asuransi, dealer kendaraan, bengkel, hingga perdagangan suku cadang. Selain itu, hal ini juga berdampak positif terhadap peningkatan penerimaan daerah melalui pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama,” tambahnya.

Dengan demikian, peningkatan pembelian kendaraan baru pada triwulan I 2026 tidak hanya mencerminkan naiknya kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi indikator membaiknya aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung.

Momentum ini diharapkan terus terjaga melalui peningkatan kualitas layanan publik, kemudahan administrasi, penguatan infrastruktur, serta kebijakan ekonomi yang adaptif guna menjaga optimisme dan daya beli masyarakat. (**).

Berita Terkait

Desakan Kian Kuat: Advokat Senior Lampung Minta Transparansi Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar Mesuji
Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar Mesuji Jalan di Tempat? Pengacara Rakyat Lampung Desak Kejelasan Hukum
“Pembela Rakyat” Soroti Mandeknya Penanganan Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar di Mesuji
Ramai-Ramai Warga Kayuagung OKI Keluhkan PDAM di Medsos – Air Hanya Pagi, Tarif Mahal, Air Tak Stabil dan Keruh Berlumpur
Prihatin Dugaan Ancaman terhadap Wartawan, Triga Lampung desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Gunakan DTSEN, Pemprov Lampung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Dari Diperiksa Hingga Dipertanyakan: Nasib Irigasi Gantung Rp97,8 Miliar di Mesuji
Sebut Nama Jurnalis dengan Nada Mengancam, Kadis PSDA Lampung Bakal Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:36 WIB

Desakan Kian Kuat: Advokat Senior Lampung Minta Transparansi Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar Mesuji

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:20 WIB

Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:27 WIB

Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar Mesuji Jalan di Tempat? Pengacara Rakyat Lampung Desak Kejelasan Hukum

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:09 WIB

“Pembela Rakyat” Soroti Mandeknya Penanganan Kasus Irigasi Rp97,8 Miliar di Mesuji

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:19 WIB

Ramai-Ramai Warga Kayuagung OKI Keluhkan PDAM di Medsos – Air Hanya Pagi, Tarif Mahal, Air Tak Stabil dan Keruh Berlumpur

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman terhadap Wartawan, Triga Lampung desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:45 WIB

Gunakan DTSEN, Pemprov Lampung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Kamis, 30 April 2026 - 05:36 WIB

Dari Diperiksa Hingga Dipertanyakan: Nasib Irigasi Gantung Rp97,8 Miliar di Mesuji

Berita Terbaru