Klinik Ridho Husada Buka Posko Kesehatan dan Bagikan Masker di Wilayah Kecamatan Kedondong

Senin, 7 September 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ditunjukkan Klinik Ridho Husada dengan membuka Posko Kesehatan dan membagikan ribuan masker kepada warga di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.

Posko tersebut didirikan di Jalan Raya Pasar Kedondong. Kehadiran posko ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Klinik Ridho Husada dalam membantu masyarakat, khususnya warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.

CEO Klinik Ridho Husada, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H., M.H.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen pihaknya untuk hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, bantuan masker diberikan sebagai langkah sederhana untuk membantu mengurangi risiko masyarakat menghirup abu vulkanik saat beraktivitas di luar ruangan.

“Kegiatan hari ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga yang sedang merasakan dampak abu vulkanik. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Imbauan untuk Warga

Khuzil juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama abu vulkanik masih berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari.

Masyarakat diimbau menggunakan masker ketika berada di luar rumah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Selain itu, warga disarankan menutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah untuk mengurangi masuknya abu. Makanan dan minuman juga perlu ditutup rapat agar tidak terkontaminasi.

Untuk melindungi mata dari paparan abu, masyarakat dapat menggunakan kacamata pelindung. Apabila mata terkena abu, masyarakat diimbau tidak menguceknya, melainkan segera membilas dengan air bersih.

Khusus bagi pengguna kendaraan, terutama sepeda motor, masyarakat diminta meningkatkan kehati-hatian karena kondisi jalan dan jarak pandang dapat terganggu akibat abu.

Ia juga turut mengajak masyarakat memperoleh informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi dan terpercaya, seperti BMKG, PVMBG, BPBD, serta Pemerintah Daerah.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat sekaligus dapat mengikuti arahan keselamatan apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan,”ujar Khuzil.

Tejo PPWI

Berita Terkait

IWANI DPK Pesawaran Bagikan 1.000 Masker kepada Pengguna Jalan Dampak Debu Vulkanik
IWANI DPK Pesawaran Berikan Bantuan kepada Korban Tersiram Kuah Bakso Panas
MASYARAKAT TOLAK PENJUALAN ASET BANTUAN PEMERINTAH, PPWI DAN LSM PEDULI HUKUM DESAK KEJATI LAMPUNG TURUN KE LAPANGAN
Gubernur Lampung Resmikan RS Alamsyah Ratu Perwiranegara, Dorong Jadi Rujukan Kesehatan di Sumatera Bagian Selatan
Konflik Lahan Masyarakat Adat Way Lima dengan PTPN I Regional VII Memanas, Warga Ancam Duduki Perkebunan
Tanggapan DLH Pesawaran: Kasus Sudah Pernah Disikapi, Akan Ditinjau Kembali
Ikan Bergelimpangan Mati, Rakyat Jadi Korban: Di Mana Negara? Ke Mana DLH dan Aparat Penegak Hukum?
Semarak HUT ke-19 Pesawaran, “Manjau Jama Warga” Hadirkan Hiburan Rakyat dan Pelayanan Dekat untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:26 WIB

IWANI DPK Pesawaran Bagikan 1.000 Masker kepada Pengguna Jalan Dampak Debu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 03:58 WIB

Klinik Ridho Husada Buka Posko Kesehatan dan Bagikan Masker di Wilayah Kecamatan Kedondong

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:19 WIB

IWANI DPK Pesawaran Berikan Bantuan kepada Korban Tersiram Kuah Bakso Panas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:30 WIB

MASYARAKAT TOLAK PENJUALAN ASET BANTUAN PEMERINTAH, PPWI DAN LSM PEDULI HUKUM DESAK KEJATI LAMPUNG TURUN KE LAPANGAN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Gubernur Lampung Resmikan RS Alamsyah Ratu Perwiranegara, Dorong Jadi Rujukan Kesehatan di Sumatera Bagian Selatan

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Konflik Lahan Masyarakat Adat Way Lima dengan PTPN I Regional VII Memanas, Warga Ancam Duduki Perkebunan

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Tanggapan DLH Pesawaran: Kasus Sudah Pernah Disikapi, Akan Ditinjau Kembali

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:07 WIB

Ikan Bergelimpangan Mati, Rakyat Jadi Korban: Di Mana Negara? Ke Mana DLH dan Aparat Penegak Hukum?

Berita Terbaru