Kontributor Kompas TV Mendapat Intimidasi, Ketua PPWI Lamsel: Ini Ancaman Serius Terhadap Kemerdekaan Pers Indonesia

Jumat, 28 November 2025 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan

Dunia pers di bumi Khagom Mufakat Lampung Selatan kembali berguncang hebat, menyusul perlakuan intimidasi yang di alami seorang kontributor Kompas TV
Teuku Khalidsyah yang beredar dalam vidio berdurasi 1 menit 38 detik.

Dalam video tersebut, sekelompok orang mengelilinginya, ia mendapat intimidasi saat akan meliput dugaan pemerasan pemilik lahan di desa Legundi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Selasa (25/11/2025).

Dalam rekaman tersebut terjadi perdebatan, seseorang bertanya terkait berita AktualLampung.id yang dinilai tidak berimbang, namun beruntung seseorang melerai dan ahirnya pergi.

Merasa terancam dan mengalami sok, ke esoknya Rabu (26/11/2025) korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Lampung Selatan dengan di dampingi pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung.

Kejadian tersebut memicu gelombang kecaman yang terbit dalam pemberitaan dari para media yang tergabung dalam beberapa organisasi wartawan.

Ketua DPC PPWI Lampung Selatan, Suradi, dalam pernyataan resminya dengan tegas mengecam tindakan intimidasi tersebut.

“Segala bentuk intimidasi, ancaman, maupun tindakan yang menghalangi tugas jurnalistik adalah perbuatan yang tidak dapat ditoleransi. Tindakan oknum yang menekan wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tegas Suradi. Kamis (27/11/2025)

Suradi juga menyampaikan teguran keras kepada oknum yang terlibat dan menuntut agar segala bentuk tindakan serupa segera dihentikan.

“Wartawan adalah mitra strategis dalam menyediakan informasi bagi publik. Setiap upaya mengintimidasi atau menghambat kerja jurnalistik bukan hanya mencederai profesionalisme mereka, tetapi juga mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Carut Marut Pembangunan Gerai KDMP di Merbau Mataram, Dikerjakan Pihak ke Tiga dan Lalaikan K3
Panen Anggur dan Melon di PKK Agro Park, Ketua TP.PKK Provinsi Lampung Dorong Pemanfaatan Pekarangan Produktif
Alison Resmi Nakhodai For-WIN DPD Lampung Selatan
Dari Kasus Pencurian Motor, Polisi Ungkap Pelaku Maling Sapi di Ketapang
Program Hunian Hijau Masyarakat Diperkuat Melalui Peresmian Infrastruktur di Lampung Selatan
Antisipasi Dampak Siklon, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca Di Bandara Radin Inten II
KMP Dalom 1 Resmi Beroperasi, Lampung Perkuat Konektivitas Sumatra–Jawa
Tidak Terima Kegiatan Rehab Sekolah Dipantau Awak Media, Kepala SDN 1 Sidomekar Diduga Menyebar Fitnah dan Ancam Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Carut Marut Pembangunan Gerai KDMP di Merbau Mataram, Dikerjakan Pihak ke Tiga dan Lalaikan K3

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:38 WIB

Panen Anggur dan Melon di PKK Agro Park, Ketua TP.PKK Provinsi Lampung Dorong Pemanfaatan Pekarangan Produktif

Senin, 19 Januari 2026 - 02:00 WIB

Alison Resmi Nakhodai For-WIN DPD Lampung Selatan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 06:06 WIB

Dari Kasus Pencurian Motor, Polisi Ungkap Pelaku Maling Sapi di Ketapang

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:22 WIB

Program Hunian Hijau Masyarakat Diperkuat Melalui Peresmian Infrastruktur di Lampung Selatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:03 WIB

Antisipasi Dampak Siklon, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca Di Bandara Radin Inten II

Jumat, 28 November 2025 - 03:50 WIB

Kontributor Kompas TV Mendapat Intimidasi, Ketua PPWI Lamsel: Ini Ancaman Serius Terhadap Kemerdekaan Pers Indonesia

Sabtu, 15 November 2025 - 03:10 WIB

KMP Dalom 1 Resmi Beroperasi, Lampung Perkuat Konektivitas Sumatra–Jawa

Berita Terbaru