Pemprov Lampung dan ASDP Antisipasi Lonjakan Mudik 2026, Bakauheni Diprediksi Padat pada Jam Tertentu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik pada Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 Hijriah).

Berbagai langkah strategis disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di Pelabuhan Bakauheni yang diprediksi akan mengalami kepadatan signifikan pada jam-jam tertentu selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Berdasarkan Rencana Operasional (Renops), jumlah pergerakan selama periode Lebaran 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Total kendaraan diproyeksikan mencapai 319.916 unit, dengan jumlah penumpang sebanyak 108.050 orang dan total perjalanan kapal mencapai 2.481 trip.

Meski secara kapasitas sistem dinilai masih mencukupi, dengan rasio volume terhadap kapasitas (V/C ratio) sebesar 0,67, potensi kemacetan tetap tinggi apabila terjadi penumpukan kendaraan dalam waktu bersamaan.

Hasil pemantauan Tim Kementerian Hak Asasi Manusia yang dipimpin Penta Peturun berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Polda Lampung, Kodam XXI/Radin Inten serta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menunjukkan satu kesimpulan penting, yakni kapasitas kapal dinilai cukup, namun risiko kemacetan tetap tinggi apabila pemudik datang dalam waktu bersamaan.

“Macet besar sering terjadi bukan karena kapal kurang, tetapi karena kendaraan datang bersamaan,” ujarnya.

Arus mudik tahun ini didominasi kendaraan pribadi, dengan sekitar 172 ribu unit mobil dan lebih dari 100 ribu sepeda motor. Pola perjalanan keluarga yang cenderung berangkat pada waktu yang sama menjadi faktor utama lonjakan di titik-titik tertentu.

Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 31 Maret 2026, dengan puncak arus mudik dan balik diperkirakan terjadi menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri pada 21–22 Maret 2026.

Berdasarkan analisis, terdapat sejumlah periode rawan kepadatan. Pada H-4 hingga H-2, antrean diperkirakan terjadi pada pukul 15.00 hingga 23.00 WIB dengan waktu tunggu 2 hingga 4 jam. Sementara pada puncak mudik H-3, kepadatan diprediksi terjadi mulai pukul 17.00 hingga 02.00 WIB dengan antrean mencapai 3 hingga 5 jam.

Adapun pada arus balik H+3 hingga H+6, kepadatan diperkirakan lebih tinggi dengan antrean mencapai 4 hingga 6 jam atau lebih, terutama akibat kombinasi kendaraan pribadi dan logistik.

Untuk menghindari kepadatan, masyarakat disarankan melakukan perjalanan pada dini hari hingga pagi hari, yakni pukul 01.00 hingga 10.00 WIB, serta menghindari perjalanan pada sore hingga malam hari.

Dalam mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP bersama pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan, antara lain pengalihan arus kendaraan ke pelabuhan alternatif. Sepeda motor dan sebagian kendaraan barang dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan, sementara kendaraan logistik besar diarahkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara.

Selain itu, sebanyak 75 kapal disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam, didukung optimalisasi pola bongkar muat guna meningkatkan frekuensi perjalanan.

Pengendalian arus juga diperkuat melalui penerapan sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik strategis, seperti Rest Area KM 20B, KM 49B, KM 87B, serta Terminal Agribisnis Gayam. Pada titik tersebut dilakukan penyaringan kendaraan berdasarkan kepemilikan tiket.

ASDP menegaskan bahwa tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket maksimal satu hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi lainnya.

Dari sisi sumber daya manusia, sebanyak 786 personel disiagakan dan didukung oleh TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Fasilitas penunjang seperti CCTV, pos kesehatan 24 jam, serta layanan pelanggan juga ditingkatkan.

Sebagai langkah tambahan, pelabuhan alternatif di kawasan Wika Beton turut disiapkan sebagai skenario kontinjensi apabila terjadi kepadatan ekstrem.

Pemerintah juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah bagi seluruh pengguna jasa, termasuk kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket lebih awal, datang sesuai jadwal, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.(**)

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Bendahara BOSP dan Maraknya Plt Kepala Sekolah Disorot, Gunawan Handoko: Jangan Jadikan Status Plt sebagai Tameng Pembiaran
Pemprov Lampung Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat
Gubernur Mirza Ajak HKTI Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani
Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Peserta Jalan Sehat Lansia, Ajak Wujudkan Lansia Sehat dan Bahagia
Purnama Wulan Sari Mirza Buka SiSeSa Roadshow Lampung 2026, Dorong Kolaborasi Industri Kreatif dan Fashion Muslim
Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif Berlandaskan Nilai Agama
Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Financial Festival, Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda
Pengesahan Raperda APBD 2025 Jadi Langkah Penguatan Akuntabilitas dan Pembangunan Lampung

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Rangkap Jabatan Bendahara BOSP dan Maraknya Plt Kepala Sekolah Disorot, Gunawan Handoko: Jangan Jadikan Status Plt sebagai Tameng Pembiaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Gubernur Mirza Ajak HKTI Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Peserta Jalan Sehat Lansia, Ajak Wujudkan Lansia Sehat dan Bahagia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza Buka SiSeSa Roadshow Lampung 2026, Dorong Kolaborasi Industri Kreatif dan Fashion Muslim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif Berlandaskan Nilai Agama

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:04 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Financial Festival, Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pengesahan Raperda APBD 2025 Jadi Langkah Penguatan Akuntabilitas dan Pembangunan Lampung

Berita Terbaru