PPWI Umumkan Hasil Lomba Menulis “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”

Sabtu, 20 Desember 2025 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) resmi mengumumkan hasil lomba menulis bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia” pada hari ini, Sabtu, tanggal 20 Desember 2025. Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan karya tulisnya untuk mengikuti kompetisi ini.

Dalam penyelenggaraan tahun 2025, tercatat sebanyak 25 artikel masuk dari 24 peserta. Jumlah tersebut relatif sedikit dibandingkan harapan awal. Panitia menjelaskan bahwa keterbatasan partisipasi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kekhawatiran masyarakat untuk menceritakan pengalaman buruk yang pernah dialami, keengganan untuk mengingat kembali peristiwa yang tidak menyenangkan, sebagian peserta yang sudah melupakan pengalaman tersebut, serta kendala biaya pendaftaran sebesar Rp100.000,-. Selain itu, sosialisasi informasi lomba yang kurang meluas turut memengaruhi jumlah peserta.

Menanggapi hal ini, PPWI berkomitmen untuk menyelenggarakan lomba serupa di masa mendatang dengan persiapan dan pelaksanaan yang lebih baik lagi. Kompetisi berikutnya akan digelar tanpa biaya pendaftaran dan dengan sosialisasi yang lebih masif agar dapat menjangkau lebih banyak calon peserta.

Dari total 25 artikel yang diterima, hanya 11 artikel yang memenuhi persyaratan administratif dan teknis, seperti jumlah kata, bukti identitas penulis (KTP/SIM/Passport), serta bukti pembayaran biaya pendaftaran. Berdasarkan jumlah karya layak yang sangat terbatas, Dewan Juri memutuskan bahwa lomba kali ini dinyatakan gagal dari sisi jumlah peserta sehingga tidak dilakukan penentuan juara utama. Namun, sebagai bentuk penghargaan, Dewan Juri memilih 5 artikel terbaik.

Kelima artikel terbaik akan diberikan Sertifikat Penghargaan Peserta Lomba Terbaik dan uang penghargaan sebesar Rp1.000.000,- per peserta, dengan potongan pajak 25 persen, serta hadiah menarik dari Panitia Lomba berupa baju kaos dan Pin PPWI. Keputusan Dewan Juri yang terdiri dari Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA; Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom; dan Neneng Jauharah Khairiah, S.H. bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu-gugat.

Berikut adalah lima artikel terbaik, dengan judul dan inisial penulis, disusun berdasarkan abjad huruf awal judul tulisan.

1. Demi Raport Bagus Penyidik, Papaku Dijadikan Tersangka Pembunuhan Mamaku (Penulis: RP)

2. Ketika Rumah Saya Diteror: Harapan untuk Polri yang Lebih Transparan dan Melindungi Jurnalis (Penulis: IR)

3. Mengapa Harus Saya yang Ditilang? (Penulis: DKUT)

4. Motor Tua dan Luka yang Tak Pernah Hilang (Penulis: ES)

5. Peristiwa Tilang Ajaib di Ladang Padi (Penulis: BS)

Panitia meminta kepada lima peserta terbaik agar segera menghubungi Sekretariat PPWI Nasional melalui kontak/WhatsApp +62-857-7200-4248 (Ibu Wina) untuk proses pengiriman sertifikat dan uang penghargaan. Sementara itu, seluruh peserta akan tetap menerima piagam penghargaan (E-Certificate), yang dikirimkan melalui email, atas partisipasi mereka dalam lomba menulis “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia 2025”.

PPWI juga menyampaikan terima kasih kepada rekan media dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi PPWI untuk terus mengembangkan ruang ekspresi warga melalui karya tulis. Bagi setiap media yang telah membantu mempublikasikan informasi tentang lomba menulis ini sejak pengumuman awal hingga pengumuman hasil lomba menulis ini, silahkan menghubungi Wasekjen PPWI, Julian Caisar (62-813-7895-7515), dengan menyertakan link pemberitaan terkait, untuk diberikan piagam penghargaan terima kasih (E-Certificate) atas kerja sama yang telah diberikan selama ini. (TIM/Red)

Berita Terkait

JANGAN ANCAM RAKYAT YANG KRITIS PADA PEMERINTAH KECUALI SIAP DIGULINGKAN !…
Satu Tahun Danantara Indonesia: Presiden Prabowo Subianto Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara Demi Masa Depan Ekonomi Nasional
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Silaturahmi & Buka Puasa Bacadnas Kemhan: Sinergi Pemerintah dan Ormas Bela Negara dalam Suasana Ramadan
Assalamualaikum Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA
Kasus Keluarga Yaman di Muara Enim: Antara Kesewenang-wenangan Imigrasi dan Kemanusiaan yang Terkoyak
Kemenko Perekonomian Dukung ASOCIO Digital AI Summit 2026, Jakarta Siap Jadi Pusat Kolaborasi AI Asia–Oseania
Kezaliman di Balik Seragam: Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:54 WIB

JANGAN ANCAM RAKYAT YANG KRITIS PADA PEMERINTAH KECUALI SIAP DIGULINGKAN !…

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:11 WIB

Satu Tahun Danantara Indonesia: Presiden Prabowo Subianto Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara Demi Masa Depan Ekonomi Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 01:30 WIB

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:27 WIB

Silaturahmi & Buka Puasa Bacadnas Kemhan: Sinergi Pemerintah dan Ormas Bela Negara dalam Suasana Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:21 WIB

Assalamualaikum Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:09 WIB

Kasus Keluarga Yaman di Muara Enim: Antara Kesewenang-wenangan Imigrasi dan Kemanusiaan yang Terkoyak

Senin, 9 Maret 2026 - 04:15 WIB

Kemenko Perekonomian Dukung ASOCIO Digital AI Summit 2026, Jakarta Siap Jadi Pusat Kolaborasi AI Asia–Oseania

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

Kezaliman di Balik Seragam: Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

Berita Terbaru