BNN Tangkap Oknum Prajurit TNI Diduga Jadi Beking Jaringan Sabu Aceh-Bogor

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Infopengawaskorupsi.my.id- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap seorang oknum anggota TNI dan dua warga sipil dalam kasus dugaan peredaran sabu jaringan Aceh-Bogor yang dibongkar melalui Operasi Saber Bersinar 2026.

Plt. Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan  mengatakan bahwa kasus ini terungkap pada dini hari ini di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

“Jadi, kami melakukan surveillance (pengawasan) dan kami mencurigai satu kendaraan. Ternyata di dalam kendaraan tersebut, kami dapatkan seseorang. Akhirnya kami periksa. Yang bersangkutan memang oknum anggota TNI,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ketika para tersangka sedang menurunkan barang, petugas gabungan BNN langsung melakukan raid, planning, execution (RPE) atau penindakan.

Dari pemeriksaan diketahui bahwa barang bukti sabu diletakkan oleh pelaku dalam sebuah kompartemen bagian belakang mobil.

“Di kompartemen bagian belakang itu dimasukkan ada sebanyak 29 kilogram. Jadi, ada 29 bungkus narkotika jenis sabu dengan kemasan teh china,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa oknum TNI tersebut berperan sebagai pengedar sabu.

“Kami sudah pastikan bahwa yang bersangkutan adalah pengedar, membawa barang tersebut dari Aceh, melalui Sumatera Selatan, sampai kepada ke Bogor, dan kami berhasil menangkap di Bogor,” ucapnya.

Adapun BNN RI menggelar Operasi Saber Bersinar 2026 pada periode April-Mei 2026.

Total terdapat 31 tersangka yang ditangkap. Selain itu, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 136,5 kilogram, ganja sebanyak 147 kilogram, etomidate sebanyak 1.260 mililiter, ketamin sebanyak 1.029 gram, serta ekstasi sebanyak 6.681 butir.

Secara keseluruhan, total potensi masyarakat yang berhasil diselamatkan dari operasi ini mencapai sekitar 353.312 jiwa dengan potensi nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita mencapai Rp211,4 miliar. (Red/*)

Berita Terkait

Sukses di 6 Kota, Roadshow “AI Driven Secure & Efficient” Bersiap Sapa Sektor Kesehatan di Jakarta dan Balikpapan
Melawan Tirani Oknum Aparat: Aliansi Lembaga Kalteng Desak Propam Mabes Polri Bersihkan Polda Kalteng
Ironi Pembelaan Dewan Pers: Refleksi Hukum Internasional dan Sengkarut Kriminalisasi Jurnalis di Dalam Negeri
Ironi Pembelaan Dewan Pers: Refleksi Hukum Internasional dan Sengkarut Kriminalisasi Jurnalis di Dalam Negeri
“Mobil Kaca Transparan” dan Pernyataan Kontroversial Prabowo Tuai Gelombang Sindiran Rakyat
GMNI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Private Jet KPU Senilai Rp90 Miliar ke Kejaksaan Agung
ADA ISU UMKM SULIT DAPAT KUR, MENKEU PURBAYA BAKAL INVESTIGASI PENYALURAN KUR
Soegiharto Santoso Kembali Dorong Percepatan RUU KKS sebagai Fondasi Ketahanan Siber dan Kedaulatan Digital Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:20 WIB

Sukses di 6 Kota, Roadshow “AI Driven Secure & Efficient” Bersiap Sapa Sektor Kesehatan di Jakarta dan Balikpapan

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:37 WIB

BNN Tangkap Oknum Prajurit TNI Diduga Jadi Beking Jaringan Sabu Aceh-Bogor

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:56 WIB

Melawan Tirani Oknum Aparat: Aliansi Lembaga Kalteng Desak Propam Mabes Polri Bersihkan Polda Kalteng

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:47 WIB

Ironi Pembelaan Dewan Pers: Refleksi Hukum Internasional dan Sengkarut Kriminalisasi Jurnalis di Dalam Negeri

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:30 WIB

Ironi Pembelaan Dewan Pers: Refleksi Hukum Internasional dan Sengkarut Kriminalisasi Jurnalis di Dalam Negeri

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:57 WIB

“Mobil Kaca Transparan” dan Pernyataan Kontroversial Prabowo Tuai Gelombang Sindiran Rakyat

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:30 WIB

GMNI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Private Jet KPU Senilai Rp90 Miliar ke Kejaksaan Agung

Senin, 18 Mei 2026 - 01:49 WIB

ADA ISU UMKM SULIT DAPAT KUR, MENKEU PURBAYA BAKAL INVESTIGASI PENYALURAN KUR

Berita Terbaru