Antisipasi Penyakit Pasca-Banjir, Tim Medis Kabupaten Bekasi Lakukan Jemput Bola ke Pengungsian

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi menyiagakan pelayanan kesehatan selama 24 jam bagi puluhan ribu warga terdampak banjir guna mengantisipasi munculnya penyakit menular dan gangguan kesehatan kronis. Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diaktifkan dan tim medis diterjunkan ke posko-posko pengungsian, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang mengalami dampak banjir paling parah dalam dua pekan terakhir.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Bekasi Supriadinata menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah membentuk lima tim medis gabungan untuk memperkuat pemantauan dan pelayanan kesehatan di lapangan. Fokus penanganan diprioritaskan di Kecamatan Babelan, Tarumajaya, dan Muaragembong. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi per 1 Februari 2026, banjir masih menggenangi 194 titik di 45 desa dengan total 51.796 kepala keluarga terdampak.

Untuk menjangkau warga yang terisolasi akibat terputusnya akses darat, tim medis menerapkan sistem jemput bola melalui puskesmas keliling serta bantuan perahu karet. Kepala Puskesmas Muaragembong dr. Ridwan Meito Tomanyira menyebutkan bahwa keluhan kesehatan yang paling banyak dialami pengungsi adalah penyakit kulit, diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinkes Kabupaten Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang bersumber dari air tercemar, seperti leptospirosis, serta memastikan tenaga kesehatan tetap menjaga kondisi fisik agar pelayanan berjalan optimal. Hingga saat ini, tercatat 4.508 jiwa masih berada di 18 lokasi pengungsian resmi, dan Dinkes memastikan seluruh pengungsi mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin hingga kondisi banjir benar-benar surut.

Berita Terkait

Pelayanan Publik di Kabupaten Bekasi Dipermudah, Warga Diajak Manfaatkan Layanan KIA
Sekda Kabupaten Bekasi Minta Camat Petakan Wilayah Rawan Kekeringan Jelang Musim Kemarau
Melalui Khotmil Qur’an, Pemkab Bekasi Perkuat Fondasi Moral Generasi Muda
Dispar Kabupaten Bekasi Terima Kunjungan Kemenparekraf di Wibawa Mukti Creative Hub
Pemkab Bekasi Gelar Seleksi Pemuda Pelopor Desa 2026
Disperkimtan Kabupaten Bekasi Gelar Sosialisasi Penataan Arsip untuk Petugas TPU dan UPTD
Permudah Wajib Pajak, Samsat Kabupaten Bekasi Buka Layanan “Samsat Rebo” SAMBO di Desa Taman Sari Setu Mulai Mei 2026
Peristiwa Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Anggrek Bertambah Jadi 14 Orang, KAI Tanggung Penuh Biaya Perawatan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:34 WIB

Pelayanan Publik di Kabupaten Bekasi Dipermudah, Warga Diajak Manfaatkan Layanan KIA

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:33 WIB

Sekda Kabupaten Bekasi Minta Camat Petakan Wilayah Rawan Kekeringan Jelang Musim Kemarau

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:32 WIB

Melalui Khotmil Qur’an, Pemkab Bekasi Perkuat Fondasi Moral Generasi Muda

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:30 WIB

Dispar Kabupaten Bekasi Terima Kunjungan Kemenparekraf di Wibawa Mukti Creative Hub

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:28 WIB

Pemkab Bekasi Gelar Seleksi Pemuda Pelopor Desa 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:24 WIB

Disperkimtan Kabupaten Bekasi Gelar Sosialisasi Penataan Arsip untuk Petugas TPU dan UPTD

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:12 WIB

Permudah Wajib Pajak, Samsat Kabupaten Bekasi Buka Layanan “Samsat Rebo” SAMBO di Desa Taman Sari Setu Mulai Mei 2026

Selasa, 28 April 2026 - 04:54 WIB

Peristiwa Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Anggrek Bertambah Jadi 14 Orang, KAI Tanggung Penuh Biaya Perawatan

Berita Terbaru