Triga Lampung Bongkar Gurita Politik Gula: Dari Skandal Zarof Ricar hingga Perampokan Aset Negara dan Tanah Rakyat

Rabu, 4 Februari 2026 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –

Triga Lampung(DPP Akar , DPP Pematank, Kramat )kembali mendatangi Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Selasa (03/02/2026), untuk menagih janji keadilan dan penegakan hukum atas dugaan kejahatan terstruktur yang melibatkan korporasi gula raksasa PT Sugar Group Companies (SGC).

Kedatangan tersebut sekaligus menjadi penegasan sikap bahwa pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) PT SGC oleh Menteri ATR/BPN bukanlah peristiwa biasa, melainkan bukti kuat bahwa selama puluhan tahun telah terjadi praktik perampokan aset negara, khususnya Barang Milik Negara (BMN) milik Kementerian Pertahanan/TNI AU, yang dibungkus dengan legalitas bermasalah.

Ketua DPP Akar Lampung, Indra Musta’in menjelaskan penguasaan lahan negara dan tanah rakyat secara ilegal itu tidak mungkin terjadi tanpa adanya perlindungan kekuasaan.

” ada dugaan keterlibatan mafia hukum dan politik transaksional yang melibatkan korporasi, birokrat, hingga aparat dalam persoalan ini” ujar Indra.

Dalam Aksi demo Triga Lampung secara tegas mendesak Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) Kejaksaan Agung RI untuk melakukan penyidikan menyeluruh atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penerbitan dan perpanjangan HGU PT SGC pada tahun 2017 dan 2019.

Lanjut Indra, Penguasaan lahan BMN milik Kemenhan/TNI AU selama puluhan tahun secara ilegal dinilai telah menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.

“siapa pun pejabat yang menandatangani atau memfasilitasi perpanjangan HGU di atas tanah militer wajib diproses hukum dan diseret ke pengadilan” Pungkasnya

Bongkar Aliran Dana “Politik Gula” Pilkada Lampung

Selain itu, Triga Lampung melalui Ketua DPP Pematank Suadi Romli juga menambahkan, mendesak Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas dugaan aliran dana dan logistik politik dari PT SGC dalam Pilkada Lampung 2014 dan 2019.

“Dugaan tersebut mengarah pada dukungan terhadap mantan Gubernur Lampung Ridho Ficardo (2014) dan Arinal Djunaidi (2019)”

Romli jaga menyebut telah mengantongi bukti serta fakta persidangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menunjukkan adanya praktik “Politik Gula”, yang diduga sebagai bentuk gratifikasi di muka (quid pro quo) demi melancarkan perpanjangan HGU serta lahirnya kebijakan pro-korporasi, termasuk Pergub Tebu Nomor 33 Tahun 2020.

Terakhir Dalam pernyataannya, Triga Lampung melalui ketua DPP Kramat, Sudirman dewa meminta Kejaksaan Agung memanggil dan memeriksa para petinggi PT SGC yang diduga secara vulgar mendikte proses politik dan kebijakan publik di Provinsi Lampung.

“Negara tidak boleh kalah oleh korporasi. Jangan biarkan Lampung terus menjadi ladang gula bagi oligarki, sementara rakyat adat dan petani terusir dari tanah leluhurnya,” tegas .

Berita Terkait

Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Ikrar Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan
Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional
Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?
Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang Oleh: Wilson Lalengke
Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?
Royal Enfield Gaspol Kepercayaan Konsumen: Service Campaign UCE Nusantara di Antasari Tawarkan Durabilitas Tangguh Tanpa Cemas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:42 WIB

Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Ikrar Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:47 WIB

Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:55 WIB

Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:03 WIB

Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:43 WIB

Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang Oleh: Wilson Lalengke

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:20 WIB

Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?

Senin, 4 Mei 2026 - 07:01 WIB

Royal Enfield Gaspol Kepercayaan Konsumen: Service Campaign UCE Nusantara di Antasari Tawarkan Durabilitas Tangguh Tanpa Cemas

Berita Terbaru