DPD PPWI Banten: Desak Wali Kota Cilegon Evaluasi Kinerja DPUPR, Terkait Jalan Lingkungan Langon Indah Masih Tanah Berlumpur dan Diselimuti Rumput Liar

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon –

Kondisi jalan lingkungan di Langon Indah, RT 06 RW 06, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, hingga kini masih memprihatinkan. Jalan yang masih berupa tanah merah tersebut menjadi licin dan berlumpur saat hujan turun, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.

Selain rusak dan belum beraspal, badan jalan juga ditumbuhi rumput liar serta dipenuhi tanah berserakan. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Cilegon. Padahal, jalan lingkungan merupakan salah satu urat nadi aktivitas masyarakat yang menunjang mobilitas dan keselamatan warga.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku sering mengalami kesulitan saat melintas di lokasi tersebut. “Kalau hujan turun, jalan sangat licin dan berbahaya. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ujarnya kepada awak media, Minggu (22/2/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Banten, Abdul Kabir, angkat bicara. Ia mendesak Wali Kota Cilegon agar segera mengevaluasi kinerja pejabat terkait, khususnya di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kota cilegon.

“Keluhan masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama. Jangan sampai masyarakat yang sudah menjalankan kewajiban membayar pajak justru dibiarkan menghadapi kondisi jalan yang membahayakan keselamatan,” tegas Abdul Kabir. Ia juga meminta agar Wali Kota Cilegon segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cilegon untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan perbaikan.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa jalan tersebut memang belum tersentuh pembangunan infrastruktur yang layak. Secara regulasi, kewenangan perbaikan dan pemeliharaan jalan lingkungan berada pada pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, yang menegaskan tanggung jawab negara dan pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur jalan yang aman dan berfungsi.

Saat dikonfirmasi, Lurah Tamansari, Beni, menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah mengajukan permohonan perbaikan jalan tersebut. “Jalan lingkungan Langon Indah RT 06 RW 06 sudah kami ajukan melalui surat resmi kepada DPUPR Kota Cilegon,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler.

Sementara itu, awak media juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala DPUPR Kota Cilegon, Dendi, serta Kepala Bidang Bina Marga, Topan, terkait tindak lanjut perbaikan jalan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, tim media belum berhasil memperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak dimaksud guna kepentingan pelengkap pemberitaan.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Cilegon segera mengambil langkah konkret agar kondisi jalan lingkungan Langon Indah tidak terus dibiarkan berlarut-larut dan menimbulkan risiko keselamatan bagi warga.

Pewarta : Wawan

Berita Terkait

JAKA MANTUL HANYA JARGON! JALAN POROS KABUPATEN MASIH HANCUR JELANG HUT RI KE-81
‎Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Telan Anggaran Rp9,4 Miliar Lebih, Nuryahman: Wajib Diawasi Bersama Seluruh Pihak
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI MARAKNYA DUGAAN PUNGLI PENGADAAN SERAGAM SEKOLAH NEGERI DI PROVINSI BANTEN
Klarifikasi masyarakat penggarap kehutanan yang di anggap ilegaloging
APKOMINDO dan APTIKNAS Banten Bersama Kadin Indonesia Institut dan Kadin Pelabuhan Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM Digital Sektor Kepelabuhanan dan Industri di Banten
Jeri Kaspor dan Rasidin Bombom Menyikapi Pembongkaran Trotoar Ruas Jalan Mayor Syafe’i dan Ruas Jalan di Kota Serang Rusak Akibat Galian Kabel Optik, Semrawut dan Berantakan*
Aliansi Peduli Banten Soroti Mirisnya Kejahatan Jalanan Oknum Debt Collector/Matel di Wilayah Hukum Polda Banten
PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik NasionalPT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:48 WIB

JAKA MANTUL HANYA JARGON! JALAN POROS KABUPATEN MASIH HANCUR JELANG HUT RI KE-81

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:05 WIB

‎Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Telan Anggaran Rp9,4 Miliar Lebih, Nuryahman: Wajib Diawasi Bersama Seluruh Pihak

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:07 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI MARAKNYA DUGAAN PUNGLI PENGADAAN SERAGAM SEKOLAH NEGERI DI PROVINSI BANTEN

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:55 WIB

Klarifikasi masyarakat penggarap kehutanan yang di anggap ilegaloging

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:46 WIB

APKOMINDO dan APTIKNAS Banten Bersama Kadin Indonesia Institut dan Kadin Pelabuhan Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM Digital Sektor Kepelabuhanan dan Industri di Banten

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:49 WIB

Jeri Kaspor dan Rasidin Bombom Menyikapi Pembongkaran Trotoar Ruas Jalan Mayor Syafe’i dan Ruas Jalan di Kota Serang Rusak Akibat Galian Kabel Optik, Semrawut dan Berantakan*

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Mirisnya Kejahatan Jalanan Oknum Debt Collector/Matel di Wilayah Hukum Polda Banten

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:20 WIB

PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik NasionalPT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional

Berita Terbaru