Dorong Keseimbangan Petani dan Industri, Pemprov Lampung Bangun Ekosistem Singkong Berkelanjutan

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku industri guna menjaga keberlanjutan ekosistem ubi kayu di Bumi Ruwa Jurai.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menghadiri acara Silaturahmi bersama Pengusaha Industri Tapioka Nasional yang berlangsung di Hotel Santika, Rabu (11/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa selama satu tahun masa kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Lampung fokus melakukan akselerasi dan sinkronisasi langkah seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diambil untuk menata kembali tata kelola industri tapioka agar lebih berkeadilan.

“Selama satu tahun ini kami terus belajar dan bekerja keras untuk menyatukan langkah dalam menjaga, mendesain, serta menstabilkan ekosistem ubi kayu di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur memaparkan bahwa Lampung memiliki peran krusial dalam kedaulatan pangan dan industri nasional, di mana sekitar 70 persen industri tapioka nasional terpusat di Provinsi Lampung. Potensi besar ini, menurutnya, harus dikelola dengan regulasi yang tepat.

“Lampung adalah daerah yang sangat kaya. Namun kekayaan itu harus kita atur dengan baik agar benar-benar menjadi kemakmuran bagi rakyat, sekaligus memberikan pertumbuhan yang sehat bagi dunia usaha,” tegasnya.

Sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan penataan kebijakan melalui penetapan harga singkong yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Langkah ini bertujuan menciptakan keseimbangan (equilibrium) antara kesejahteraan petani dan keberlangsungan operasional industri.

Gubernur mengapresiasi para pelaku industri tapioka yang telah kooperatif mendukung kebijakan tersebut. Ia meyakini bahwa kunci kebangkitan sektor pertanian adalah keselarasan tiga pilar utama yaitu Dunia Usaha (Industri), Masyarakat (Petani) dan Pemerintah (Regulator).

Selain aspek harga, Pemprov Lampung juga memacu produktivitas melalui optimalisasi Cassava Center. Pusat riset ini diproyeksikan menjadi hub pengembangan bibit unggul dan metode budidaya modern dengan melibatkan akademisi dan praktisi industri.

“Kita jaga bersama ekosistem ubi kayu Lampung ini. Singkong dan tapioka adalah kebanggaan kita. Jika petani semakin sejahtera dan industri semakin maju, maka ekonomi Lampung akan semakin kuat dan melompat lebih tinggi,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Dari Diperiksa Hingga Dipertanyakan: Nasib Irigasi Gantung Rp97,8 Miliar di Mesuji
Sebut Nama Jurnalis dengan Nada Mengancam, Kadis PSDA Lampung Bakal Dilaporkan ke Polisi
Pemprov Lampung Ajak Stakeholder Bersinergi Sukseskan Porwanas XV 2027
Ikuti Asistensi KemenPANRB, Lampung Dorong Optimalisasi RB, SAKIP, dan Zona Integritas
Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik
Tersangka Korupsi, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Terlihat Lesu dalam Mobil TahananTersangka Korupsi, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Terlihat Lesu dalam Mobil Tahanan
Polemik Irigasi Mesuji Memanas: Warga Tantang BBWS Cek Lapangan, Bantahan Pejabat Dipertanyakan
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati terkait Kasus Korupsi PT LEB

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:36 WIB

Dari Diperiksa Hingga Dipertanyakan: Nasib Irigasi Gantung Rp97,8 Miliar di Mesuji

Kamis, 30 April 2026 - 01:26 WIB

Sebut Nama Jurnalis dengan Nada Mengancam, Kadis PSDA Lampung Bakal Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 08:17 WIB

Pemprov Lampung Ajak Stakeholder Bersinergi Sukseskan Porwanas XV 2027

Rabu, 29 April 2026 - 07:17 WIB

Ikuti Asistensi KemenPANRB, Lampung Dorong Optimalisasi RB, SAKIP, dan Zona Integritas

Rabu, 29 April 2026 - 06:56 WIB

Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik

Rabu, 29 April 2026 - 03:18 WIB

Tersangka Korupsi, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Terlihat Lesu dalam Mobil TahananTersangka Korupsi, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Terlihat Lesu dalam Mobil Tahanan

Rabu, 29 April 2026 - 02:59 WIB

Polemik Irigasi Mesuji Memanas: Warga Tantang BBWS Cek Lapangan, Bantahan Pejabat Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 02:05 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati terkait Kasus Korupsi PT LEB

Berita Terbaru