Dugaan Proyek Mebeler Disdikbud Lampung Tengah Jadi Sorotan, Mekanisme Pengadaan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah — Dugaan ketidaksesuaian mekanisme dalam proyek pengadaan mebeler di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah mulai menjadi sorotan publik. Informasi yang dihimpun awak media dari berbagai sumber menyebutkan, paket pengadaan bernilai miliaran rupiah tersebut diduga tidak berjalan melalui mekanisme pengadaan elektronik sebagaimana mestinya.

 

Berdasarkan penelusuran awak media dari sejumlah sumber dan data yang beredar di lingkungan pemerintahan daerah, proyek pengadaan mebeler itu disebut-sebut menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait proses pelaksanaan yang dinilai minim transparansi.

 

Sejumlah pihak mempertanyakan apakah paket pengadaan tersebut telah melalui prosedur resmi sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018.

 

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah wajib mengedepankan prinsip transparansi, efisiensi, persaingan sehat, serta akuntabilitas. Bahkan untuk nilai pengadaan tertentu, mekanisme tender elektronik melalui LPSE menjadi bagian penting yang tidak dapat diabaikan.

 

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media, proyek pengadaan mebeler di Disdikbud Lampung Tengah itu diduga telah berjalan lebih dahulu sebelum diketahui secara luas oleh sejumlah unsur birokrasi di lingkungan pemerintah daerah. Kondisi itu memicu beragam spekulasi dan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

Tidak sedikit masyarakat mempertanyakan mengapa proyek bernilai besar tersebut seolah berjalan tanpa publikasi terbuka sebagaimana lazimnya proses pengadaan pemerintah. Sorotan semakin tajam karena Lampung Tengah belakangan menjadi perhatian publik pasca sejumlah persoalan hukum yang menyeret pejabat daerah.

 

Masyarakat kini berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dapat turun tangan melakukan penelusuran secara menyeluruh guna memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

Menurut sejumlah sumber yang dihimpun awak media, langkah penegakan hukum dinilai penting bukan hanya untuk menjawab keresahan publik, tetapi juga demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Kabupaten Lampung Tengah.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Disdikbud Lampung Tengah maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan berimbang dan utuh atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Penulis: Hartoyo

Berita Terkait

Persidangan Kasus Dugaan Suap Alkes Lampung Tengah Makin Seru: Nyebut Anggota DPRD Sampai Ibu
Dugaan Korupsi di Inspektorat Lamteng, Dana Pengawasan TA 2025 Miliaran Rupiah di Mark Up
Diduga ada praktek korupsi didinas bappeda Lampung Tengah TA 2025 milyaran rupiah
Setelah 11 Tahun Menanti Perbaikan, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro, Target Rampung Akhir Agustus
Gubernur Mirza Pastikan Perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah Berkualitas dan Tepat Sasaran
Plt. Bupati Lampung Tengah: Status Sekda Masih Menunggu Proses Hukum dan Arahan Pemerintah Pusat
Lapas Gunung Sugih Dukung Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Panen Jagung
Dinsos Lampung Tengah Bungkam Soal BPJS Ibu Hamil Nonaktif, PPWI Pertanyakan Keberpihakan kepada Rakyat Kecil

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WIB

Persidangan Kasus Dugaan Suap Alkes Lampung Tengah Makin Seru: Nyebut Anggota DPRD Sampai Ibu

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:16 WIB

Dugaan Korupsi di Inspektorat Lamteng, Dana Pengawasan TA 2025 Miliaran Rupiah di Mark Up

Senin, 27 Juli 2026 - 08:18 WIB

Diduga ada praktek korupsi didinas bappeda Lampung Tengah TA 2025 milyaran rupiah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:19 WIB

Setelah 11 Tahun Menanti Perbaikan, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro, Target Rampung Akhir Agustus

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:04 WIB

Gubernur Mirza Pastikan Perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah Berkualitas dan Tepat Sasaran

Senin, 6 Juli 2026 - 08:30 WIB

Plt. Bupati Lampung Tengah: Status Sekda Masih Menunggu Proses Hukum dan Arahan Pemerintah Pusat

Kamis, 2 Juli 2026 - 02:38 WIB

Lapas Gunung Sugih Dukung Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Panen Jagung

Senin, 29 Juni 2026 - 03:04 WIB

Dinsos Lampung Tengah Bungkam Soal BPJS Ibu Hamil Nonaktif, PPWI Pertanyakan Keberpihakan kepada Rakyat Kecil

Berita Terbaru