Diduga ada praktek korupsi didinas bappeda Lampung Tengah TA 2025 milyaran rupiah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah

Anggaran Bappeda disinyalir ada indikasi Mark up dan fiktip praktek korupsi terjadi karna ada niat dan kesempatan,itulah yang terjadi dilampung Tengah,

Terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK bupati ardito Wijaya,bukan membuat epek jera,tapi bahkan menjadi-jadi.

bersumber dari dana APBD tahun 2025.yang terindikasi senilai Rp.10.milyar

Diduga anggaran tersebut dikorupsi milyaran rupiah oleh sang kadis bapak Ir.Roni Witono ST.MM,IPM.ASEAN Eng.

Saat dikonfirmasi melalui Wa 08226990xxxx eliau mengatakan nocomen terkait data anggaran tersebut

Adapun rincian kegiatan tersebut dinas Bappeda meliputi.

,> program perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.senilai Rp 966.433.950.

,>kegiatan koordinasi penyusunan dan penetapan dukumen perencanaan pembangunan Daerah senilai Rp.560.441.800

>Pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah Senilai rp.454.661.000

> Pengadaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah Senilai Rp 289.723.200

Akibatnya dan dampak penyalahgunaan anggaran kantor APBD TA.2025 milyaran rupiah tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merugikan masyarakat.

Untuk menyikapinya dan menindak lanjuti diduga praktik korupsi yang dilakukan oknum PLT Bappeda dan jajaran, diharapkan Aprat hukum ( APH ) seperti KPK RI, Mabes polri, kejaksaan agung RI dan BPK RI melakukan pemeriksaan, menindak tegas dan mengaudit kerugian uang negara yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan anggaran TA 2025.oleh PLT kadis berserta jajarannya.

Berita Terkait

PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani
Dukung Pendidikan Berkualitas, Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Gubernur Tinjau Progres Jalan di Metro dan Lampung Tengah
Canangkan Desa TAPIS dan Luncurkan Sekolah Lansia di Kampung Rukti Endah, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pembangunan SDM Dimulai dari Desa
Persidangan Kasus Dugaan Suap Alkes Lampung Tengah Makin Seru: Nyebut Anggota DPRD Sampai Ibu
Dugaan Korupsi di Inspektorat Lamteng, Dana Pengawasan TA 2025 Miliaran Rupiah di Mark Up
Setelah 11 Tahun Menanti Perbaikan, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro, Target Rampung Akhir Agustus
Gubernur Mirza Pastikan Perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah Berkualitas dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:04 WIB

PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Dukung Pendidikan Berkualitas, Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Gubernur Tinjau Progres Jalan di Metro dan Lampung Tengah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Canangkan Desa TAPIS dan Luncurkan Sekolah Lansia di Kampung Rukti Endah, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pembangunan SDM Dimulai dari Desa

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WIB

Persidangan Kasus Dugaan Suap Alkes Lampung Tengah Makin Seru: Nyebut Anggota DPRD Sampai Ibu

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:16 WIB

Dugaan Korupsi di Inspektorat Lamteng, Dana Pengawasan TA 2025 Miliaran Rupiah di Mark Up

Senin, 27 Juli 2026 - 08:18 WIB

Diduga ada praktek korupsi didinas bappeda Lampung Tengah TA 2025 milyaran rupiah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:19 WIB

Setelah 11 Tahun Menanti Perbaikan, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro, Target Rampung Akhir Agustus

Berita Terbaru