PANDEGLANG,
Kegiatan aksi damai yang digelar oleh Forum Koperasi Desa Merah Putih (F-KDKMP) Kabupaten Pandeglang di kawasan Hotel Mutiara Carita, yang difasilitasi oleh pihak penyelenggara PT Garuda Solusi Kreatif, berakhir dengan situasi yang memanas dan diwarnai ketegangan di lapangan.
Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari peserta pelatihan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Pandeglang, terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan yang dinilai perlu evaluasi menyeluruh, khususnya dalam aspek transparansi, tata kelola anggaran, serta efektivitas program.
Berdasarkan keterangan lapangan, massa aksi sempat mengalami hambatan saat tiba di lokasi kegiatan. Sejumlah peserta mengaku terdapat pihak-pihak yang tidak dikenal yang diduga mencoba menghalangi jalannya aksi, bahkan disebut masuk ke dalam barisan massa dengan tujuan mengganggu jalannya penyampaian pendapat.
Padahal, pihak forum menegaskan bahwa seluruh prosedur administratif telah ditempuh dengan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada aparat kepolisian Polres Pandeglang sebelum aksi dilaksanakan.
Ketegangan meningkat ketika terjadi dorong-mendorong antara peserta aksi dan kelompok yang berada di lokasi. Situasi tersebut juga diwarnai adu argumentasi yang memicu kondisi kurang kondusif di sekitar area kegiatan.
Setelah situasi mereda, dilakukan upaya mediasi untuk mencari titik temu antara pihak-pihak terkait. Namun, pembahasan awal belum menghasilkan keputusan yang dianggap konkret oleh peserta aksi.
Mediasi kemudian dilanjutkan di wilayah Kecamatan Carita dengan pendampingan unsur keamanan dari Kodim 0601 Pandeglang sebagai jembatan komunikasi antara para pihak.
Selanjutnya, massa aksi bergerak menuju kantor kecamatan untuk menunggu kehadiran pihak penyelenggara dan instansi terkait guna memberikan klarifikasi secara terbuka. Namun, hingga waktu yang cukup lama, pihak panitia pelaksana tidak hadir di lokasi mediasi, sehingga memunculkan kekecewaan di kalangan peserta.
Koordinator Lapangan F-KDKMP Pandeglang, Entis Sumantri, menyampaikan bahwa pihaknya tetap mendukung kebijakan nasional terkait percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden RI Nomor 17 Tahun 2025.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa implementasi di lapangan harus berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai aturan yang berlaku.
“Kami mendukung penuh program pemerintah pusat, namun pelaksanaannya harus jelas, terbuka, dan memberikan manfaat nyata bagi koperasi di desa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini merupakan bagian dari kontrol sosial dan bukan bentuk penolakan terhadap program negara, melainkan upaya perbaikan agar pelaksanaan berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
Perwakilan perempuan forum, Widianingsih, menyoroti pelaksanaan pelatihan yang melibatkan pihak event organizer PT Garuda Solusi Kreatif bekerja sama dengan Primer Koperasi Kartika Sejahtera Pandeglang.
Berdasarkan data yang disampaikan, setiap desa/kelurahan dialokasikan anggaran sekitar Rp14.980.000, dengan total 339 desa/kelurahan di Kabupaten Pandeglang, sehingga nilai keseluruhan mencapai lebih dari Rp5 miliar.
Peserta menilai terdapat sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, termasuk kualitas fasilitas, substansi materi pelatihan, serta kesesuaian penggunaan anggaran dengan hasil kegiatan di lapangan.
Dalam pernyataan sikapnya, F-KDKMP Pandeglang menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
Evaluasi menyeluruh kegiatan pelatihan KDKMP
Kejelasan legalitas dan struktur pengurus
Transparansi pengelolaan anggaran pelatihan
Klarifikasi penggunaan dana dan pelibatan pihak penyelenggara
Kepastian status kelembagaan dan kontrak pengurus
Transparansi penggunaan lahan dan pembangunan KDKMP
Penghentian dugaan intimidasi terhadap pengurus maupun pemerintah desa
Pertanggungjawaban pihak terkait, termasuk unsur pelaksana dan instansi terkait
Permintaan pengembalian sisa anggaran apabila terdapat ketidaksesuaian penggunaan dana
Forum juga menegaskan harapan agar seluruh proses dapat dikawal secara adil dan terbuka hingga ke tingkat pusat.
Aksi ini ditutup dengan komitmen dari peserta untuk terus mengawal proses evaluasi program Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pandeglang.
F-KDKMP menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bagian dari upaya menjaga amanah pembangunan ekonomi desa agar berjalan sesuai prinsip keadilan, keterbukaan, dan kemaslahatan masyarakat.
Dengan semangat musyawarah dan nilai-nilai etika sosial yang menjunjung tinggi kedamaian, forum berharap seluruh pihak dapat duduk bersama mencari solusi terbaik demi keberlanjutan program koperasi desa yang lebih baik di masa mendatang.
Sumber Informasi. Koordinator Lapangan F-KDKMP Pandeglang Entis Sumantri – Widianingsih










