BPS RI Mencatat Kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bawa Provinsi Lampung Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,58 Persen pada Triwulan I 2026, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG

Badan Pusat Statistik (BPS) RI mencatat kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membawa Provinsi Lampung capai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,58 persen pada triwulan I 2026.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir sekaligus menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Sumatra.

Capaian itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti dalam peringatan Hari Ulang Tahun Real Estat Indonesia (REI) ke-54 di Gedung Graha Wangsa, Bandarlampung, Kamis (7/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Amalia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lampung sebesar 5,58 persen merupakan capaian yang belum pernah terjadi selama satu dekade terakhir.

“Sejak 2015 atau dalam 10 tahun terakhir, Provinsi Lampung belum pernah tumbuh mencapai 5,58 persen,” kata Amalia.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Lampung yang melesat tidak terlepas dari kemampuan pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi sektor unggulan, khususnya pertanian.

“Ternyata suatu ekonomi bisa tumbuh tinggi karena leadership kepala daerah yang mampu memanfaatkan potensi wilayahnya yang berbasis pertanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, struktur ekonomi Lampung hingga kini masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 25,58 persen.

“Pak Gubernur mampu mendorong produktivitas dan meningkatkan produksi perkebunan maupun tanaman pangan. Selain itu juga membangun hilirisasi industri hasil pertanian. Ini yang membuat pertumbuhan ekonomi Lampung bergerak sangat cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan di Lampung.

“Hari ini Provinsi Lampung mendapatkan banyak dukungan dari pemerintah pusat, termasuk dari Kementerian PKP. Banyak program Pak Presiden yang difokuskan di Lampung sehingga menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi nomor dua di Sumatra,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,58 persen menjadi pencapaian tertinggi Lampung dalam 10 tahun terakhir.

“Program-program Pak Presiden tepat sasaran, pro terhadap petani, mendukung ketahanan pangan, dan berpihak kepada rakyat kecil. Itu yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi Lampung,” katanya.

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) turut mengapresiasi capaian ekonomi Lampung yang dinilai menunjukkan tren positif di tingkat nasional.

“Selamat untuk Lampung. Pertumbuhan ekonominya nomor dua se-Sumatra,” kata Ara.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat menetapkan Lampung sebagai salah satu daerah prioritas dalam program pembangunan rumah rakyat tahun 2026.

Sebanyak 11 ribu rumah disiapkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Lampung melalui program bedah rumah.

“Program bedah rumah di Lampung yang semula 10 ribu unit saya tambahkan menjadi 11 ribu unit untuk masyarakat Lampung,” ujarnya.

Menurut Ara, program tersebut diharapkan mampu semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ini bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi Lampung menjadi lebih tinggi lagi,” tandasnya.(Adpim)

Berita Terkait

Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
Warga Lampung Butuh Kenyamanan, Aminudin : Dukung Penuh Tendakan Tegas Kepolisian Berantas Begal
Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan
Inflasi Lampung Lebih Rendah dari Nasional, Pemprov Siapkan Langkah Antisipatif
Laskar Merah Putih Lampung Kembali Bersatu, Akhiri Dualisme dan Perkuat Soliditas Organisasi
Pendaftar SPMB SMA Unggulan Lampung Melonjak Jadi 34 Ribu, Disdikbud Sebut Kepercayaan Publik Meningkat
Carut-Marut Tata Kelola MBG, Dapur SPPG di Bandar Lampung Diduga Gunakan ID Milik Orang Lain
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:56 WIB

Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:05 WIB

Warga Lampung Butuh Kenyamanan, Aminudin : Dukung Penuh Tendakan Tegas Kepolisian Berantas Begal

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:49 WIB

Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan

Senin, 8 Juni 2026 - 08:47 WIB

Inflasi Lampung Lebih Rendah dari Nasional, Pemprov Siapkan Langkah Antisipatif

Senin, 8 Juni 2026 - 06:48 WIB

Laskar Merah Putih Lampung Kembali Bersatu, Akhiri Dualisme dan Perkuat Soliditas Organisasi

Senin, 8 Juni 2026 - 05:10 WIB

Pendaftar SPMB SMA Unggulan Lampung Melonjak Jadi 34 Ribu, Disdikbud Sebut Kepercayaan Publik Meningkat

Senin, 8 Juni 2026 - 01:46 WIB

Carut-Marut Tata Kelola MBG, Dapur SPPG di Bandar Lampung Diduga Gunakan ID Milik Orang Lain

Senin, 8 Juni 2026 - 01:32 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN

Berita Terbaru