Petani Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Gelar Aksi, Tolak Lahan Sawit Disita PKH

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko

Persatuan Petani Masyarakat Kecamatan Sungai Rumbai dan Kecamatan Pondok Suguh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Bengkulu Agro Teknologi (BAT), Selasa 19 Mei 2026.

Ratusan petani menyuarakan aspirasi terkait aktivitas penerbangan dan penyuntikan kelapa sawit di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Mereka meminta penghentian kegiatan tersebut karena dinilai berdampak terhadap lahan kelapa sawit milik warga di wilayah setempat.

Aksi ini juga dipicu rencana penyitaan kebun sawit milik warga di dua kecamatan tersebut oleh Program Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Warga khawatir kehilangan sumber penghasilan utama jika lahan yang sudah puluhan tahun digarap diambil alih negara.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amanah Mukomuko, Zuhur mendesak Pemerintah Daerah segera mengambil langkah musyawarah untuk menyikapi sengketa lahan ini.

“Warga menggantungkan hidup dari hasil kebun sawit. Bila PKH mengambil alih kebun yang dimiliki masyarakat, tentu warga tidak bisa lagi menghidupi keluarga, termasuk biaya pendidikan anak dan kesehatan,” tegas Ketua LSM Amanah, Zuhur pada media.

Dalam orasinya, massa meminta kejelasan status lahan dan solusi yang tidak merugikan petani. Mereka berharap pemerintah memfasilitasi dialog antara warga, dan tim PKH sebelum dilakukan eksekusi lahan.

Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat gabungan dari Polres Mukomuko, TNI, untuk berdialog.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPKH Wilayah V maupun Pemkab Mukomuko terkait tindak lanjut tuntutan warga.

Catatan Redaksi:
PKH atau Penertiban Kawasan Hutan adalah program pemerintah untuk menata ulang lahan yang masuk dalam kawasan hutan negara. Sengketa kerap muncul saat lahan yang sudah dikelola warga masuk dalam peta kawasan hutan berdasarkan SK Kementerian LHK.

Berita Terkait

Rodi Hartono: Penyaluran BLT DD 2026 di Pauh Terenja Tepat Sasaran
Tegas Polres Mukomuko: Pelanggar Narkoba dan Judi Terancam PTDH
Kapolres Mukomuko Lantik Kapolsek Pondok Suguh dan Sungai Rumbai
ADA APA DENGAN MANAJEMEN PDAM TIRTA SELAGAN? PAD NIHIL, DESAKAN AUDIT MENGUAT, KRM DAN LP-KPK SIAP LAPOR KE APARAT PENEGAK HUKUM, PPWI AKAN SELALU MEMANTAU PERKEMBANGAN KASUS INI!
Sambut HUT RI Ke-81, Pemdes Bunga Tanjung Gelar Voli Putri
Gaji Cleaning Service DPRD Mukomuko Diduga Dipotong
PDAM Tirta Selagan Viral, Nihil PAD Picu Seruan Audit
Kasus HIV/AIDS di Mukomuko Capai 30 Orang, 4 Meninggal

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:39 WIB

Rodi Hartono: Penyaluran BLT DD 2026 di Pauh Terenja Tepat Sasaran

Senin, 13 Juli 2026 - 07:28 WIB

Tegas Polres Mukomuko: Pelanggar Narkoba dan Judi Terancam PTDH

Senin, 13 Juli 2026 - 04:02 WIB

Kapolres Mukomuko Lantik Kapolsek Pondok Suguh dan Sungai Rumbai

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:02 WIB

ADA APA DENGAN MANAJEMEN PDAM TIRTA SELAGAN? PAD NIHIL, DESAKAN AUDIT MENGUAT, KRM DAN LP-KPK SIAP LAPOR KE APARAT PENEGAK HUKUM, PPWI AKAN SELALU MEMANTAU PERKEMBANGAN KASUS INI!

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:22 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Pemdes Bunga Tanjung Gelar Voli Putri

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gaji Cleaning Service DPRD Mukomuko Diduga Dipotong

Senin, 6 Juli 2026 - 14:45 WIB

PDAM Tirta Selagan Viral, Nihil PAD Picu Seruan Audit

Senin, 6 Juli 2026 - 13:15 WIB

Kasus HIV/AIDS di Mukomuko Capai 30 Orang, 4 Meninggal

Berita Terbaru