Masyarakat Kabupaten Mukomuko Pertanyakan Harga TBS yang Turun Drastis

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUKOMUKO

Masyarakat Kabupaten Mukomuko yang sekitar 90% menggantungkan hidup pada perkebunan sawit dibuat kaget atas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) hingga Rp2.600 per kilogram di tingkat pabrik dalam sehari terakhir.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Amanah, Zuhur, mengungkapkan keanehan pada penurunan harga tersebut. Menurutnya, hanya PT Puding Emas yang turun sekitar 30% dengan harga Rp3.100 per kilogram TBS, padahal pabrik itu berada di Kabupaten Bengkulu Utara, berjarak sekitar 100 meter dari Kabupten Mukomuko.

PT Puding Emas yang hanya berjarak 100 meter dari Kabupaten Mukomuko, harganya tetap bertahan dan hanya turun 30%. Sedangkan di Kabupaten Mukomuko seluruh pabrik sawit terjun bebas tadi malam. Ada apa?” ujar Zuhur. Pada media ini, Kamis 21 Mei 2026.

Secara terpisah, PPWI Mukomuko saat bersilaturahmi di salah satu ramp sawit di Kecamatan XIV Koto, Rabu 20 Mei 2026, juga membenarkan bahwa harga TBS di pabrik-pabrik Mukomuko sudah mengalami penurunan.

PPWI Mukomuko berharap Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui dinas terkait segera merespons anjloknya harga TBS ini.

“Kasihan masyarakat. Sementara harga pokok seperti minyak goreng mahal, begitu juga gas LPG yang mahal dan susah didapat,” ungkapnya.

Masyarakat berharap ada kejelasan dan langkah cepat dari pemerintah daerah agar petani sawit tidak semakin dirugikan di tengah tingginya biaya hidup. (PPWI Mukomuko/Red)

Berita Terkait

Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat
Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan
Polres Mukomuko Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Karhutla di Desa Ujung Padang
Delapan Pekerja Harian Terlantar di Mukomuko, Polsek Penarik Raya Fasilitasi Kepulangan ke Jawa Barat
Pemerintah Desa Bukit Makmur dan Polsek Penarik Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Panitia Pilkades Desa Setia Budi Resmi Terbentuk, Kades Jumadi: Harus Profesional dan Netral
Masyarakat Mukomuko Apresiasi Polres: Jembatan Merah Putih Presisi Jadi Bukti Nyata Polri Hadir untuk Rakyat
Kadis PUPR Mukomuko: Ambruknya Jembatan Lubuk Selandak Disebabkan Bencana Alam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:44 WIB

Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 04:17 WIB

Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan

Kamis, 10 September 2026 - 08:09 WIB

Polres Mukomuko Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Karhutla di Desa Ujung Padang

Kamis, 3 September 2026 - 02:38 WIB

Delapan Pekerja Harian Terlantar di Mukomuko, Polsek Penarik Raya Fasilitasi Kepulangan ke Jawa Barat

Selasa, 1 September 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Desa Bukit Makmur dan Polsek Penarik Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Selasa, 1 September 2026 - 02:49 WIB

Panitia Pilkades Desa Setia Budi Resmi Terbentuk, Kades Jumadi: Harus Profesional dan Netral

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Masyarakat Mukomuko Apresiasi Polres: Jembatan Merah Putih Presisi Jadi Bukti Nyata Polri Hadir untuk Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Kadis PUPR Mukomuko: Ambruknya Jembatan Lubuk Selandak Disebabkan Bencana Alam

Berita Terbaru