Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi Darat, Laut, dan Udara

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung —- Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan transformasi pada sektor perhubungan menuju transportasi modern. Langkah ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, Sulpakar yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung pada Upacara Bulanan di Lapangan Korpri, Rabu (17/6/2026). Dalam arahannya, Ia menekankan bahwa perubahan zaman yang dinamis ini membawa sejumlah tantangan lokal yang harus segera diselesaikan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran pemerintahan.

“Kita masih menghadapi beberapa persoalan mendasar di lapangan, seperti kebutuhan kepastian regulasi dan perlindungan bagi seluruh pihak dalam ekosistem transportasi online, penanganan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load) yang merusak jalan dan mengancam keselamatan, hingga menurunnya daya saing angkutan umum konvensional,” ungkap Sulpakar.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa solusi komprehensif yang disiapkan adalah transformasi menyeluruh yang mengintegrasikan seluruh simpul transportasi (pelabuhan, stasiun, bandara, dan terminal) agar pergerakan masyarakat dan logistik menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

Sebagai jawaban konkret atas tantangan regulasi, keselamatan, dan modernisasi, Pemerintah Provinsi Lampung bersama para pemangku kepentingan telah berhasil mengimplementasikan sejumlah capaian nyata di lapangan. Menjawab tuntutan green transportation misalnya, Lampung kini telah sukses mengoperasikan layanan Smart BRT Itera di sektor darat. Kemajuan ini diperkuat dengan masuknya investasi asing melalui kehadiran armada Taksi Listrik Green SM, yang membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap kesiapan Lampung dalam membangun ekosistem kendaraan listrik rendah emisi.

Sementara itu, peningkatan standar keselamatan dan pelayanan di sektor penyeberangan Selat Sunda juga terus dipacu. Konektivitas antara Pulau Sumatera dan Jawa kini semakin solid berkat pengoperasian KMP Dalom I rute Bakauheni–Merak, optimalisasi dua dermaga eksekutif, serta peremajaan armada kapal reguler maupun eksekutif demi menjamin kepastian layanan bagi pengguna jasa. Selain sebagai gerbang logistik laut, konektivitas udara Provinsi Lampung juga mendapat angin segar setelah Bandara Raden Inten II resmi kembali menyandang status sebagai Bandara Internasional, sebuah momentum penting yang diyakini akan memperluas aksesibilitas Lampung.

Sejumlah rencana besar juga tengah dimatangkan untuk memastikan infrastruktur transportasi Lampung mampu menampung pertumbuhan ekonomi masa depan melalui :

– Optimalisasi Jalur Kereta Api & Logistik Batubara guna meminimalkan beban jalan raya akibat kendaraan besar (termasuk ODOL), fokus diarahkan pada rencana pembangunan jalur ganda (double track) lintas Muara Enim–Prabumulih–Tegineneng–Tarahan.
– Pengembangan Kawasan Pesisir & Terminal Regional yang terdiri dari 5 pelabuhan pengumpan regional dengan memprioritaskan Pelabuhan Sebalang untuk segera dioperasikan guna mendongkrak ekonomi pesisir.Sementara di sektor darat, dari 15 terminal Tipe B yang dikelola Pemprov, sebanyak 6 terminal telah dielaborasikan dan kualitas pelayanannya akan terus ditingkatkan secara bertahap.

Di akhir arahannya, Sulpakar meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu visi yang padu.

“Berbagai capaian dan rencana ini adalah ikhtiar bersama untuk membangun sistem transportasi Lampung yang terintegrasi, modern, berkelanjutan, dan berdaya saing. Mari kita jadikan sektor transportasi sebagai roda penggerak utama menuju Lampung yang maju, inklusif, terkoneksi, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Gubernur Mirza Ajak HKTI Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani
Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Peserta Jalan Sehat Lansia, Ajak Wujudkan Lansia Sehat dan Bahagia
Purnama Wulan Sari Mirza Buka SiSeSa Roadshow Lampung 2026, Dorong Kolaborasi Industri Kreatif dan Fashion Muslim
Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif Berlandaskan Nilai Agama
Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Financial Festival, Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda
Pengesahan Raperda APBD 2025 Jadi Langkah Penguatan Akuntabilitas dan Pembangunan Lampung
Pemprov Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan
10 Pertanyaan Tak Dijawab, Plt Kadisdikbud Bandar Lampung Bungkam Soal Rangkap Bendahara BOS dan 30 Sekolah Dipimpin Plt

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Gubernur Mirza Ajak HKTI Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Peserta Jalan Sehat Lansia, Ajak Wujudkan Lansia Sehat dan Bahagia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza Buka SiSeSa Roadshow Lampung 2026, Dorong Kolaborasi Industri Kreatif dan Fashion Muslim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif Berlandaskan Nilai Agama

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:04 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Financial Festival, Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pengesahan Raperda APBD 2025 Jadi Langkah Penguatan Akuntabilitas dan Pembangunan Lampung

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:29 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14 WIB

10 Pertanyaan Tak Dijawab, Plt Kadisdikbud Bandar Lampung Bungkam Soal Rangkap Bendahara BOS dan 30 Sekolah Dipimpin Plt

Berita Terbaru