Diduga Bermasalah, Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Manjunto Senilai Rp25,87 Miliar Diminta Diaudit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko

Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Air Manjunto di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek yang dibiayai APBN tersebut setelah muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara kualitas pekerjaan di lapangan dengan nilai anggaran yang dikucurkan.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terdokumentasi, pekerjaan tersebut merupakan proyek Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum. Nilai kontrak tercantum sebesar Rp25.872.000.000, dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender, yang dikerjakan oleh PT Mitra Ciasem Raya. Informasi ini juga sejalan dengan publikasi resmi BWS Sumatera VII mengenai penandatanganan kontrak pekerjaan tersebut.

Dari dokumentasi yang diterima redaksi, tampak sejumlah saluran irigasi yang telah dibangun. Namun, sebagian masyarakat mempertanyakan kualitas hasil pekerjaan dan efektivitas fungsi saluran irigasi tersebut.

Pengamat pembangunan menilai, apabila terdapat dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis maupun mutu pekerjaan, langkah yang tepat adalah dilakukan pemeriksaan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atau Aparat Penegak Hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Di sisi lain, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu dalam berbagai publikasi resminya menyatakan berkomitmen melaksanakan pembangunan irigasi sesuai prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya serta mendukung kebutuhan air bagi petani di Kabupaten Mukomuko.

Masyarakat berharap pemerintah membuka informasi secara transparan mengenai progres pekerjaan, hasil pengawasan, serta kualitas konstruksi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik. Transparansi dinilai penting mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara yang harus dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu maupun pihak kontraktor terkait dugaan yang berkembang. (rls/Tim Redaksi)

Berita Terkait

Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat
Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan
Polres Mukomuko Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Karhutla di Desa Ujung Padang
Delapan Pekerja Harian Terlantar di Mukomuko, Polsek Penarik Raya Fasilitasi Kepulangan ke Jawa Barat
Pemerintah Desa Bukit Makmur dan Polsek Penarik Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Panitia Pilkades Desa Setia Budi Resmi Terbentuk, Kades Jumadi: Harus Profesional dan Netral
Masyarakat Mukomuko Apresiasi Polres: Jembatan Merah Putih Presisi Jadi Bukti Nyata Polri Hadir untuk Rakyat
Kadis PUPR Mukomuko: Ambruknya Jembatan Lubuk Selandak Disebabkan Bencana Alam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:44 WIB

Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 04:17 WIB

Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan

Kamis, 10 September 2026 - 08:09 WIB

Polres Mukomuko Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Karhutla di Desa Ujung Padang

Kamis, 3 September 2026 - 02:38 WIB

Delapan Pekerja Harian Terlantar di Mukomuko, Polsek Penarik Raya Fasilitasi Kepulangan ke Jawa Barat

Selasa, 1 September 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Desa Bukit Makmur dan Polsek Penarik Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Selasa, 1 September 2026 - 02:49 WIB

Panitia Pilkades Desa Setia Budi Resmi Terbentuk, Kades Jumadi: Harus Profesional dan Netral

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Masyarakat Mukomuko Apresiasi Polres: Jembatan Merah Putih Presisi Jadi Bukti Nyata Polri Hadir untuk Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Kadis PUPR Mukomuko: Ambruknya Jembatan Lubuk Selandak Disebabkan Bencana Alam

Berita Terbaru