DPP Relawan PRANTARA Indonesia Salurkan Bantuan Gempa ke NTT, Resmi Diberangkatkan dari Jakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diwujudkan oleh DPP Relawan PRANTARA Indonesia. Bantuan kemanusiaan secara resmi diberangkatkan dari Kantor DPP Relawan PRANTARA Indonesia, Jakarta, Selasa ,(25/08/2026)menuju wilayah terdampak bencana di NTT.

Pelepasan bantuan dilakukan langsung oleh Dewan Penasihat DPP Relawan PRANTARA Indonesia, Jenderal Purnawirawan Nugroho Widyotomo, didampingi Ketua Umum DPP Relawan PRANTARA Indonesia Ardho Adam Saputra, S.E., Sekretaris Jenderal Indra Musta’in, serta Ketua Harian Rudi Kristian.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas DPP Relawan PRANTARA Indonesia terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa.

Ketua Umum DPP Relawan PRANTARA Indonesia, Ardho Adam Saputra, S.E., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di wilayah Provinsi NTT. Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar PRANTARA Indonesia,” ujar Ardho.

Adapun bantuan yang diberangkatkan meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, serta obat-obatan dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

DPP Relawan PRANTARA Indonesia menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir dan membantu di tengah kondisi sulit.

Dengan diberangkatkannya bantuan tersebut dari Jakarta, keluarga besar DPP Relawan PRANTARA Indonesia berharap seluruh bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi para korban terdampak bencana gempa di NTT.(R/L)

Berita Terkait

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Rishki Nifayadi Garawn, Apresiasi Dedikasi di Dunia Jurnalistik dan Sosial
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Paradoks Kekuasaan: Refleksi Dan Rekonstruksi Politik Hukum Dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran (2024–2026)
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
“Ditolak Disuap, Ditembak Fitnah!” Ketum PPWI Desak: Segera Diproses, Jangan Takut, Lawan!
Transparansi Peradilan Harga Mati: Wilson Lalengke Mengecam Keras Pembungkaman Media di PN Cibinong
Kabinet Prabowo Dan Ujian Politik Hukum: Sah Secara Hukum Belum Tentu Efektif Secara Pemerintahan
KABINET GEMUK: APAKAH SEMAKIN BANYAK PEJABAT, SEMAKIN KUAT PEMERINTAHAN? (Bagian Pertama)

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Rishki Nifayadi Garawn, Apresiasi Dedikasi di Dunia Jurnalistik dan Sosial

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Paradoks Kekuasaan: Refleksi Dan Rekonstruksi Politik Hukum Dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran (2024–2026)

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:12 WIB

“Ditolak Disuap, Ditembak Fitnah!” Ketum PPWI Desak: Segera Diproses, Jangan Takut, Lawan!

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Transparansi Peradilan Harga Mati: Wilson Lalengke Mengecam Keras Pembungkaman Media di PN Cibinong

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:08 WIB

Kabinet Prabowo Dan Ujian Politik Hukum: Sah Secara Hukum Belum Tentu Efektif Secara Pemerintahan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:25 WIB

KABINET GEMUK: APAKAH SEMAKIN BANYAK PEJABAT, SEMAKIN KUAT PEMERINTAHAN? (Bagian Pertama)

Berita Terbaru