UMKM Sriwijaya Indonesia, Wadah Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan di Sumatera Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang

UMKM Sriwijaya Indonesia hadir sebagai wadah asosiasi sekaligus gerakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Sumatera Selatan. Organisasi ini aktif menjembatani berbagai program pemberdayaan serta memfasilitasi pelaku usaha lokal, khususnya para wirausaha muda.

Ketua Umum UMKM Sriwijaya Indonesia, M. Abbas Umar, menjelaskan bahwa organisasi tersebut menjadi wadah bagi berbagai kelompok dan pelaku UMKM yang ada di Sumatera Selatan.

> “UMKM Sriwijaya Indonesia adalah wadah dari segala wadah, tempat berkumpulnya berbagai UMKM yang ada,” ujar Abbas.

Menurutnya, kegiatan UMKM Sriwijaya Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha, tetapi juga menyentuh bidang sosial dan kemasyarakatan.

Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain bakti sosial, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal gratis, pembagian sembako, senam sehat, serta kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu kegiatan yang rutin mendapat perhatian adalah Kuliner Kambang Iwak di Kota Palembang. Kegiatan tersebut digelar setiap Sabtu, Minggu, dan hari libur, mulai pukul 05.30 hingga 11.00 WIB, dengan menyediakan puluhan tenda bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.

Selain menjadi tempat berjualan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan, bertukar pengalaman, serta meningkatkan perekonomian keluarga.

Dorong Wirausaha Lokal

UMKM Sriwijaya Indonesia juga aktif mendorong berbagai kegiatan pemberdayaan bagi pelaku usaha. Program yang dijalankan mencakup fasilitasi bantuan modal dan peralatan usaha, pembagian paket sembako, serta berbagai kegiatan sosial.

Dalam menjalankan programnya, UMKM Sriwijaya Indonesia juga membangun sinergi dengan pemerintah daerah, di antaranya Pemerintah Kota Palembang, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, serta pemerintah kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM sekaligus membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.

Kolaborasi antara organisasi UMKM, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting agar program pemberdayaan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Perkuat Produk Lokal Sumsel

Tidak hanya bergerak di sektor kuliner, UMKM Sriwijaya Indonesia juga mendorong pengembangan berbagai produk unggulan daerah, seperti kain songket, jumputan, fesyen, kuliner, serta produk kerajinan dan kriya.

Melalui berbagai kegiatan pameran dan festival UMKM, para pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk khas Sumatera Selatan kepada masyarakat yang lebih luas.

Salah satu kegiatan yang menjadi ruang kolaborasi adalah Pekan Wirausaha Sriwijaya, yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, Thamrin Group, dan sektor perbankan, dengan menghadirkan berbagai tenant kuliner, fesyen, serta produk UMKM pilihan.

Jadi Ruang Tumbuh Ekonomi Kerakyatan

Abbas menegaskan, keberadaan UMKM Sriwijaya Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pelaku usaha, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkembang, berkolaborasi, dan memperluas akses pasar.

Dengan sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat, gerakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Sumatera Selatan diharapkan semakin kuat.

> “Bersama masyarakat, UMKM Sriwijaya Indonesia semakin kuat dan semakin bermanfaat,” pungkasnya. (rls/Tim Red)

Berita Terkait

Rp 100 Miliar Lagi Untuk Sumsel : Total Banpres Karhutla Tembus 200 Miliar
Operasi Dry Ice Hadapi Kendala Kabut Asap di Sumsel
GPKP GERUDUK POLDA SUMSEL DAN BNNP SUMSEL, DESAK USUT KEMATIAN DUA WARGA DAN DUGAAN PEREDARAN NARKOTIKA DI PESTA NGUNDU MANTU ANAK ANGGOTA DPRD
287 Personel Polri di Polda Sumsel Dikabarkan Dimutasi, Sejumlah Wakapolres , Kapolsek dan Kasat Bergeser
1.545 Titik KDKMP di Wilayah Kodam II/Sriwijaya Capai 100 Persen
PPWI Sumsel Desak Kapolda Tindak Tegas Pelaku Kekerasan terhadap Wartawan dan Mahasiswa
Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Ratas Bersama Presiden, Dandim OKI-OI Berharap Karhutla Segera Teratasi
Sumsel Peringkat Kedua Luas Lahan Terbakar, PPWI Desak Perusahaan Pelanggar Ditindak Tegas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:03 WIB

Rp 100 Miliar Lagi Untuk Sumsel : Total Banpres Karhutla Tembus 200 Miliar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:51 WIB

Operasi Dry Ice Hadapi Kendala Kabut Asap di Sumsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:40 WIB

GPKP GERUDUK POLDA SUMSEL DAN BNNP SUMSEL, DESAK USUT KEMATIAN DUA WARGA DAN DUGAAN PEREDARAN NARKOTIKA DI PESTA NGUNDU MANTU ANAK ANGGOTA DPRD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:24 WIB

287 Personel Polri di Polda Sumsel Dikabarkan Dimutasi, Sejumlah Wakapolres , Kapolsek dan Kasat Bergeser

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:39 WIB

1.545 Titik KDKMP di Wilayah Kodam II/Sriwijaya Capai 100 Persen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:59 WIB

PPWI Sumsel Desak Kapolda Tindak Tegas Pelaku Kekerasan terhadap Wartawan dan Mahasiswa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Ratas Bersama Presiden, Dandim OKI-OI Berharap Karhutla Segera Teratasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:11 WIB

Sumsel Peringkat Kedua Luas Lahan Terbakar, PPWI Desak Perusahaan Pelanggar Ditindak Tegas

Berita Terbaru

Jakarta

KEADILAN DIUJUNG MIMPI

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:54 WIB