Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: Lima orang meninggal dunia

Selasa, 28 April 2026 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi
‎Korban meninggal dunia akibat tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam, bertambah menjadi lima orang.

‎”media berita korupsi pada dini hari dari [jumlah] korban pada saat ini meninggal dunia, lima [orang]. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar tiga [orang],” ujar Dirut KAI, Bobby Rasyidin, di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04) dini hari WIB.

‎Badan SAR Nasional telah mengerahkan sejumlah personel ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Hingga pukul 06.20 WIB, mereka masih berupaya mengeluarkan tiga orang yang terhimpit di dalam gerbong KRL.

‎Beberapa jam sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi lokasi kejadian. Dasco menyebut ada kemungkinan korban terus bertambah lantaran evakuasi masih berjalan.

‎PT KAI mengatakan sebanyak 79 penumpang KRL telah dibawa ke sembilan rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

‎Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan duka dan permohonan maaf kepada pelanggan.

‎”Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.

‎Menurutnya, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

‎Munir, seorang penumpang KRL Commuter Line, mengatakan, kejadian itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

‎Kereta itu berhenti cukup lama lantaran beberapa ratus meter dari stasiun, KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak satu unit mobil taksi. Posisi mobil itu melintang di tengah perlintasan rel sehingga kereta tidak bisa melaju.

‎Saat KRL Commuter Line menuju Cikarang menunggu di stasiun, dari arah belakang KA Argo Bromo Anggrek menghantam KRL di stasiun tersebut.

‎”Gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong KRL,” kata Munir sebagaimana dikutip media berita korupsi.

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan di Digital Komunikasi Festival 2026
Layanan MRI RSUD Kabupaten Bekasi Kini Bisa Diakses Peserta BPJS Kesehatan
MAN 1 Bekasi Perkuat Budaya Hidup Sehat melalui Supervisi Fasilitati
Disdukcapil Kabupaten Bekasi Tegaskan Layanan Administrasi Kependudukan Gratis dan Transparan
Peringati HUT RI ke-81, PT Menarini Indria Laboratories Tanam 1.500 Mangrove di Pesisir Babelan
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Gotong Royong di HUT ke-81 RI
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 03:15 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan di Digital Komunikasi Festival 2026

Jumat, 18 September 2026 - 02:33 WIB

Layanan MRI RSUD Kabupaten Bekasi Kini Bisa Diakses Peserta BPJS Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 03:22 WIB

MAN 1 Bekasi Perkuat Budaya Hidup Sehat melalui Supervisi Fasilitati

Jumat, 4 September 2026 - 02:51 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi Tegaskan Layanan Administrasi Kependudukan Gratis dan Transparan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Peringati HUT RI ke-81, PT Menarini Indria Laboratories Tanam 1.500 Mangrove di Pesisir Babelan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Gotong Royong di HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:36 WIB

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Berita Terbaru