Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung sekaligus Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) II Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan Talkshow IKAPI Lampung di Nuwa Baca Zaenal Abidin Pagar Alam, Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Rabu (24/6/2026).

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi merupakan fondasi utama kemajuan peradaban serta kunci menciptakan masyarakat yang mampu berpikir kritis dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Literasi bukan hanya berbicara tentang membaca dan menulis, tetapi merupakan jendela peradaban, fondasi utama kemajuan bangsa, serta kunci membangun masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan literasi menjadi kebutuhan utama agar masyarakat mampu memilah informasi, memahami berbagai perkembangan, serta menggunakan pengetahuan secara tepat dan bermanfaat.

Menurutnya, budaya literasi harus terus diasah oleh semua kalangan, tidak hanya anak-anak sekolah maupun generasi muda. Sebagai Bunda Literasi, ia juga mengaku terus berupaya meningkatkan kegemaran membaca dan menulis sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat.

“Literasi bukan hanya untuk anak sekolah, tetapi kita semua sampai kapan pun harus terus belajar dan mengasah kemampuan membaca serta menulis,” katanya.

Wulan Sari Mirza juga mengapresiasi peran IKAPI dan para penerbit yang terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem literasi di Provinsi Lampung. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, penerbit, penulis, editor, dunia pendidikan, serta masyarakat dapat menghasilkan karya-karya yang bermanfaat dan memperkenalkan kekayaan daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung dan berterima kasih atas konsistensi rekan-rekan penerbit dalam mengawal kemajuan literasi. Buku-buku yang diterbitkan nantinya tidak hanya dinikmati masyarakat Lampung, tetapi juga menjadi warisan ilmu bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Ia turut mengapresiasi inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang menarik bagi masyarakat. Perpustakaan, kata dia, kini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi keluarga.

Wulan Sari Mirza juga mengungkapkan rencana penerbitan buku kumpulan cerita rakyat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat konten lokal.

“Insya Allah akan diterbitkan buku cerita daerah yang menghimpun 15 cerita rakyat dari kabupaten/kota di Lampung. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan literasi berbasis kekayaan budaya daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IKAPI Arif Hilman Nugraha menyampaikan bahwa Musda II IKAPI Lampung merupakan bagian dari amanat organisasi untuk memperkuat jaringan penerbitan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri perbukuan. Dengan jumlah sekitar 2.800 penerbit, Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekosistem penerbitan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Kalau berbicara pusat keunggulan perbukuan di Asia Tenggara, ada di Indonesia. Kekayaan budaya, bahasa, dan keberagaman daerah menjadi kekuatan besar yang memiliki nilai bagi dunia,” kata Arif.

Ia mendorong penerbit di Lampung untuk mengangkat konten lokal agar dapat dikenal lebih luas, bahkan berpeluang masuk ke pasar internasional melalui kerja sama pertukaran hak cipta dan penerjemahan.

Menurutnya, tren membaca buku saat ini kembali mengalami peningkatan, terutama di kalangan generasi muda. Perpustakaan mulai kembali menjadi ruang yang diminati masyarakat karena buku tetap memiliki peran penting sebagai sumber pengetahuan.

“Buku adalah warisan berharga, ilmu sebagai sumber kebaikan. Literasi bukan sekadar bisa membaca, tetapi bagaimana seseorang mampu memahami dan menggunakan apa yang dibacanya untuk memberikan manfaat,” ujarnya.

Ketua IKAPI Provinsi Lampung Ikhsanuddin berharap Musda II IKAPI dapat menjadi momentum memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem literasi di Lampung.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan layanan perpustakaan daerah di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, serta berharap kolaborasi antara IKAPI, pemerintah, dan berbagai pihak dapat meningkatkan indeks literasi masyarakat.

“Harapan kami, program-program seperti pelatihan penulis, editor, penerbit, dan pengelola penerbitan dapat hadir di Lampung sehingga mampu melahirkan kader-kader baru dalam dunia literasi,” katanya.

Kegiatan Musda II IKAPI Lampung tersebut dilanjutkan dengan talkshow literasi dan penerbitan buku dengan tema “Buku sebagai Warisan Berharga, Ilmu sebagai Sumber Kebaikan”, yang dipandu moderator sekaligus Koordinator Relima Natan Yoga Pratama. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Hibah Land Cruiser Rp2,7 Miliar di Tengah Efisiensi, Ketua PPWI Lampung Pertanyakan Dasar Kebijakan Pemkot Bandar Lampung
Lewat Lomba Senam Nasional, Pemprov Lampung Gerakkan Budaya Hidup Sehat
Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa
DUGAAN PROYEK PRESERVASI BERULANG DI RUAS YANG SAMA, KORPORASI RAKYAT BIDIK KINERJA BMBK LAMPUNG
Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah
HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial
Gubernur Mirza Dorong Lampung Makin Humanis dalam Pelayanan dan Sigap Hadapi Bencana

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 03:15 WIB

Lewat Lomba Senam Nasional, Pemprov Lampung Gerakkan Budaya Hidup Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 12:32 WIB

Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif

Jumat, 18 September 2026 - 12:22 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa

Jumat, 18 September 2026 - 06:02 WIB

DUGAAN PROYEK PRESERVASI BERULANG DI RUAS YANG SAMA, KORPORASI RAKYAT BIDIK KINERJA BMBK LAMPUNG

Jumat, 18 September 2026 - 02:27 WIB

Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial

Kamis, 17 September 2026 - 05:10 WIB

Gubernur Mirza Dorong Lampung Makin Humanis dalam Pelayanan dan Sigap Hadapi Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 04:58 WIB

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Dukung Lampung Fashion Tendance Jadi Penggerak Industri Kreatif

Berita Terbaru