Bekasi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mencatat telah melakukan 128 kali evakuasi ular hingga pertengahan tahun 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena musim ular menyebabkan satwa tersebut lebih sering memasuki kawasan permukiman.
Ketua Tim Rescue Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Mayudi, mengatakan bahwa sebagian besar laporan yang diterima berasal dari penemuan ular sanca yang masuk ke rumah warga.
“Jenis ular yang paling banyak kami evakuasi adalah ular sanca. Sebagian besar ditemukan di atas plafon rumah dan di kamar mandi,” ujar Mayudi.
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang apabila menemukan ular di dalam rumah dan tidak mencoba menangkapnya sendiri, terutama jika tidak memiliki keahlian. Warga disarankan segera menghubungi petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah yang dapat menjadi akses masuk ular, serta mengurangi keberadaan hama seperti tikus yang menjadi sumber makanan ular.









