Argamakmur, Bengkulu Utara
Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Arga Makmur berkomitmen penuh mendukung program aksi ketahanan pangan yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kemenimipas.
Komitmen itu diwujudkan melalui optimalisasi lahan produktif di lingkungan Lapas melalui berbagai sektor agrobisnis.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, mengatakan program ini bukan sekadar menjalankan instruksi pusat, melainkan menjadi wadah pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan WBP.
“Kami ingin memastikan Lapas tidak hanya menjadi tempat pembinaan konvensional, tetapi juga pusat produktivitas yang berdampak langsung. Warga binaan dibekali keahlian nyata mulai dari bercocok tanam, budidaya perikanan, hingga peternakan,” ujarnya.
*4 Sektor Unggulan Ketahanan Pangan Lapas Arga Makmur*
Saat ini program ketahanan pangan di Lapas Arga Makmur berjalan terintegrasi dalam 4 sektor:
*1. Sektor Pertanian*
Lahan Lapas kini produktif menghasilkan sayuran segar harian, di antaranya sawi, kangkung, cabai, dan terong.
*2. Sektor Perikanan*
Untuk memenuhi kebutuhan protein, Lapas mengelola budidaya ikan air tawar dengan menebar 500 ekor bibit ikan nila.
*3. Sektor Peternakan*
Sebanyak 60 ekor itik petelur dirawat secara intensif dan menjadi sumber produksi pangan hewani potensial.
*4. Sektor Perkebunan*
Lapas juga memaksimalkan lahan luar dengan merawat sekitar 27 batang pohon kelapa sawit sebagai investasi jangka panjang.
Seluruh proses pengelolaan, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga panen, dilakukan oleh WBP dengan pengawasan dan bimbingan ketat petugas pemasyarakatan.
Hasil panen digunakan untuk mendukung kebutuhan pangan internal Lapas yang langsung diambil penyedia bahan makanan Lapas Arga Makmur. Sebagian lainnya didistribusikan ke masyarakat sekitar sebagai wujud kontribusi positif Lapas.
Kasubsi Kegiatan Kerja, Juni Mihandri, optimis program ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mencetak SDM yang siap berintegrasi kembali dan mandiri di tengah masyarakat setelah bebas. (Tim/Red)
#Sumber: KA Lapas Argamakmur Bengkulu Utara










