Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG BARAT

Seorang warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bernama Hendra (40), diduga menjadi korban penganiayaan saat berada di kawasan pasar malam Pulung Kencana.

Atas peristiwa tersebut, Hendra telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Polres Tulang Bawang Barat. Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya dan memproses pihak yang diduga melakukan penganiayaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa tersebut, menurut keterangan Hendra, terjadi pada Senin malam, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, di lokasi pasar malam yang berada di wilayah Pulung Kencana.

Hendra, yang merupakan warga Tiyuh Panaragan, RT/RW 002/011, menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya menanyakan kepemilikan sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut.

Namun, menurut pengakuannya, pertanyaan tersebut justru berujung pada dugaan tindakan kekerasan.

«“Saat itu saya menanyakan motor yang terparkir itu milik siapa. Tiba-tiba seseorang berinisial P langsung memukul saya menggunakan tangan sebanyak tiga kali hingga pelipis sebelah kiri saya mengalami luka dan mengeluarkan darah,” ujar Hendra, Rabu (2/9/2026).»

Merasa menjadi korban penganiayaan, Hendra kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tulang Bawang Barat pada malam terjadinya peristiwa.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/159/VII/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG.

Hendra berharap pihak kepolisian dapat memberikan kepastian hukum dengan menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

“Saya berharap pihak Polres Tulang Bawang Barat dapat segera menindaklanjuti laporan saya dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Keluarga Korban Minta APH Segera Dalami Kasus

Pihak keluarga korban turut berharap agar laporan dugaan penganiayaan tersebut dapat segera ditangani secara serius oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Lukman, selaku kakak ipar korban Hendra, meminta kepada pihak kepolisian dan APH terkait agar segera melakukan pendalaman terhadap perkara dugaan penganiayaan yang dialami adik iparnya.

Menurut Lukman, keluarga berharap proses penanganan perkara tersebut dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Kami selaku keluarga korban meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar proses penanganan dan pengembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap adik ipar saya dapat segera didalami serta ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Lukman.

Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang. Namun demikian, keluarga berharap laporan yang telah dibuat oleh korban dapat memperoleh perhatian dan penanganan secara profesional.

“Kami berharap perkara ini dapat diproses secara serius, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami hanya menginginkan adanya kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut.(sahadi)

Berita Terkait

SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam integritas
Unit Reskrim Polsek Gunung Agung Berhasil Amankan Tersangka Penipuan dan Atau Penggelapan
Bid Humas Polda Lampung Laksanakan Supervisi di Tulang Bawang Barat, Tekankan Penguatan Peran Humas Sebagai Corong Informasi
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tulang Bawang Barat Gelar Bakti Sosial Religi Bersihkan Tempat Ibadah Di Panaragan Jaya
Polres Tulang Bawang Barat Gelar Apel Pemeriksaan Berkala Senpi Dinas, Pastikan Penggunaan Senjata Sesuai Prosedur
Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat Mengamankan Seorang Ayah Melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) Terhadap Anak Kandung
Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan
Wujud Pelayanan Prima, Sat lantas Polres Tulang Bawang Barat Laksanakan Pam Rawan Pagi Membantu Kelancaran Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:48 WIB

Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:14 WIB

SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam integritas

Senin, 29 Juni 2026 - 05:19 WIB

Unit Reskrim Polsek Gunung Agung Berhasil Amankan Tersangka Penipuan dan Atau Penggelapan

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:30 WIB

Bid Humas Polda Lampung Laksanakan Supervisi di Tulang Bawang Barat, Tekankan Penguatan Peran Humas Sebagai Corong Informasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tulang Bawang Barat Gelar Bakti Sosial Religi Bersihkan Tempat Ibadah Di Panaragan Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:12 WIB

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Apel Pemeriksaan Berkala Senpi Dinas, Pastikan Penggunaan Senjata Sesuai Prosedur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:41 WIB

Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat Mengamankan Seorang Ayah Melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) Terhadap Anak Kandung

Sabtu, 18 April 2026 - 06:29 WIB

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan

Berita Terbaru