Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Provinsi Lampung Berlanjut hingga 10 September

Rabu, 9 September 2026 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan untuk menerapkan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh satuan pendidikan pada 9–10 September 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul peningkatan durasi erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Selasa sore serta arah pergerakan angin yang membawa potensi sebaran abu vulkanik ke wilayah daratan Lampung.

​Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan dan jajaran saat menggelar konferensi pers di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung, Selasa malam (8/9/2026).

​Wagub Jihan memaparkan, berdasarkan data pemantauan hingga pukul 18.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga). Meski sejak pagi tercatat empat kali erupsi dengan durasi di bawah 20 detik, aktivitas vulkanik susulan kembali melonjak pada pukul 17.56 WIB dengan durasi mencapai 31 detik dan amplitudo seismogram 54 mm.

​”Namun ini yang menjadi stressing point kami adalah adanya erupsi susulan yang kemudian durasinya lebih panjang, kemudian arah anginnya menuju wilayah Provinsi Lampung,” ungkap Wagub Jihan.

​Menyikapi perkembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung membatalkan rencana penyesuaian pembelajaran tatap muka terbatas yang sempat diwacanakan siang harinya, guna melindungi keselamatan anak didik dari ancaman paparan abu vulkanik.

​”Kami memutuskan untuk menyesuaikan kembali kebijakan tersebut di mana kegiatan belajar mengajar pada Rabu dan juga Kamis, yaitu 9 dan 10 September 2026, tetap dilaksanakan secara daring atau pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

​Selain sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat mengoptimalkan langkah penanganan darurat. Koordinasi intensif dilakukan bersama BNPB, BMKG, dan PVMBG, termasuk penyiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang saat ini tengah dievaluasi bergantung pada pertumbuhan awan potensial di atas wilayah Lampung. Distribusi masker, penyiraman jalur transportasi darat untuk mereduksi debu, serta uji laboratorium sampel abu vulkanik juga terus berjalan.

​Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa hilangnya satu unit speedboat yang membawa 5 orang jurnalis dan 3 awak kapal (ABK) di perairan perbatasan Selat Sunda saat bertugas meliput aktivitas vulkanik.

​”Kami turut mendoakan dan berharap seluruh jurnalis dan juga awak kapal ditemukan secara selamat dengan keadaan sehat dan selamat, dan kami juga menyampaikan penghiburan kepada keluarga yang saat ini senantiasa menantikan kabar dari orang-orang yang mereka cintai tentunya. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita bersama bahwa aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau memiliki risiko yang harus benar-benar diperhitungkan. Keselamatan harus menjadi prioritas kita bersama, termasuk bagi rekan-rekan media sekalian menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” tegas Wagub.

​Masyarakat kembali diingatkan untuk mematuhi radius bahaya 3 kilometer dari kawah aktif GAK serta tidak mudah terpengaruh hoaks. Warga juga diimbau selalu menggunakan masker, menutup ventilasi rumah saat paparan abu turun, serta menyiapkan tas siaga bencana.

​Menindaklanjuti taujihat Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pemerintah Provinsi Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat menggelar doa bersama dan Salat Istisqa memohon hujan pada Kamis, 10 September 2026, pukul 09.00 WIB bertempat di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

​”Tetap tenang masyarakat sekalian, tetap waspada, saling menjaga, dan pastikan informasi yang kita terima berasal dari sumber resmi,” pungkas Wagub. (Pemerintah Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
Bunda Literasi Provinsi Lampung Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
SURAT YANG MENGUAP DI LORONG MAPOLDA LAMPUNG, Wilson Lalengke Kecewa Surat Audiensi PPWI Diabaikan
APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan, Pemprov Lampung Fokus pada Produktivitas dan Kesejahteraan
Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Buka Musda LPM Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Ekonomi Daerah dari Desa
APBD Lampung 2027 Dibahas, Anggaran Didorong Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Bunda Literasi Provinsi Lampung Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:05 WIB

SURAT YANG MENGUAP DI LORONG MAPOLDA LAMPUNG, Wilson Lalengke Kecewa Surat Audiensi PPWI Diabaikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:32 WIB

APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan, Pemprov Lampung Fokus pada Produktivitas dan Kesejahteraan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Buka Musda LPM Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Ekonomi Daerah dari Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:10 WIB

APBD Lampung 2027 Dibahas, Anggaran Didorong Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru

Palembang

Operasi Dry Ice Hadapi Kendala Kabut Asap di Sumsel

Sabtu, 24 Okt 2026 - 02:51 WIB