Lexie Durimalang, Soroti kematian Billy di kelapasawit modan, dan desak Polda usut tuntas kasus pembunuhan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong

Wakil ketua DPR Kabupaten Sorong Lexie Durimalang, buka suara soal kasus kematian yang menjadi misteri, di lokasi PT Global lestari kelapa sawit modan kabupaten Sorong, yang mana kasus tersebut sudah sekian bulan belum ada titik penyelesaian, dan belum di temukan siapa dalang dari kasus kematian misterius Billy Solefuey. Kasus kematian Billy jangan di nilai dengan harga pakaian cakar bongkar (cakbor) yang di jual di pasar obral. kita ini negara hukum, dan nyawa seseorang sangat di lindungi oleh undang undang negara, begimana bisa kasus kematian almarhum Billy Solefuey, memiliki santunan dari pihak perusahaan dengan nominal Rp, 5000.000.

 

Lexie mengatakan sesuai dengan informasi yang ia tahu, jika korban Billy telah bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit (PT, GLOBAL LESTARI) sebagai pekerja pembersihan pohon sawit, walaupun di dalam aturan perusahaan ada dua tipe pekerja yaitu, pekerja tetap dan pekerja harian lepas, yang mana korban telah melakukan loyalitasnya sebagai seorang pekerja terhadap perusahaan PT Global lestari, walau cuma beberapa hari dan korban di temukan meninggal dunia ungkap Lexie.

 

Disini saya selaku anggota DPR menekankan kepada pihak perusahaan, harusnya menjalankan aturan yang sebenar benarnya dalam penyerapan tenaga kerja, maupun hak hak seorang pekerja. Di lihat dari kasus kematian Billy Solefuey, seharusnya pihak perusahaan mencantumkan korban di dalam peraturan BPJS ketenaga kerjaan, yang mana di dalam poin tertentu mengatur tentang Jaminan kecelakaan Kerja (JKK) yang mana sesuai dengan Perintah Undang undang Pasal 15 ayat (1) BPJS Bebernya.

 

Wakil rakyat itu pun menekankan setiap PT, CV, yang ada di kabupaten Sorong, jika melakukan perekrutan tenaga kerja seharusnya mampu memenuhi kriteria dan perintah undang undang, jangan asal nama merekrut dan cuma membutuhkan tenaga sesorang, namun jika terjadi kecelakaan pihak PT, dan CV lari dari tanggung jawab, ini kita bicara nyawa manusia, bukan seperti harga pakaian yang di obras di pasar mura meriah.

 

Kami selaku anggota DPR yang mana penyambung lidah rakyat miskin, mendorong Polda Papua barat daya, segerah usut tuntas kasus kematian Billy, yang mana di duga kuat ada indikasi, kekerasan fisik di tubuh korban, kami selaku anggota DPR sangat prihatin dengan tangisan Sorang ibu, yang mana tidak rela menerima kematian anaknya, yang tergolong misterius tutup Lexie, Sabtu 31 Oktober 2026 lewat vaia telepon watsapp.

 

Di lain sisi ada ungkapan kekecewaan dari ibu kandung korban yang mengatakan, TIDAK TERIMA dengan tindak tanduk pihak perusahaan, yang menyerahkan uang santunan kepada mereka senilai lima juta rupiah, dan pihak perusahaan yang di wakilkan oleh kuasa hukum, yang menyampaikan jika kekuatan perusahaan kepada mereka 3 juta, 2 juta sisahnya di tambahkan oleh kuasa hukum dan rekan dari kuasa hukum tersebut.

 

Saya ini seorang ibu yang melahirkan dan membesarkan anak saya, Dangan jeripaya sebagai seorang perempuan miskin, namun saya juga TIDAK TERIMA dengan pendekatan kompensasi, yang di berikan pihak perusahaan kepada anak saya. Sudah sekian kali kami mediasi dengan pihak perusahaan, namun pihak perusahaan memperlakukan nyawa seseorang seakan harga bangkai tikus yang mati di pinggir rumah ungkap ibu kandung korban.

 

Cobah saja kasus kematian ini menimpah di sala satu orang yang mewakili perusahaan saat mediasi itu seperti apa hati mereka, apakah harga kematian kerabat atau keluarga mereka seperti harga uang yang di kasih perusahaan sebesar 5 juta rupiah?? ai ibu kandung billy Solefuey mengatakan ongkos pemakaman Billy anaknya berkisar 30 juta lebih, lalu perusahaan cuma memiliki kesanggupan 5 juta, sisah ongkos ini di Bebani ke siapa?? Ya selaku orang tua yang mengandung, saya akan berusaha semampu dan sekuat mungkin untuk bayarin ongkos pemakaman anak saya, namun secara proses kerja, hingga kasus kematian di areal kelapa sawit apakah harga nyawa anak saya nominal 5 juta rupiah??

 

Saya selaku ibu kandung dari Billy tidak terima nyawa anak saya di samakan dengan uang 5 juta rupiah, saya juga meminta tolong kepada bapak Kapolda provinsi Papua barat daya, Brigjen pol, Hengki Haryadi, untuk mendengarkan suara jeritan seorang ibu yang begitu perih hatinya tentang kasus kematian anaknya di areal PT Global lestari kelapa sawit modan kabupaten Sorong.

 

Ibu Billy pun mengatakan selama ini dirinya tidak tinggal diam dalam menuntut kasus kematian anak kesayangannya, namun yang ia sesalkan pelayanan yang di lakukan oleh reskrimum polres kabupaten Sorong sangat lamban dan seakan cuek dengan keadaan. Ia ibu billy mencontohkan, dirinya selalu menanyakan surat fisum kematian anaknya, namun jawaban yg di lontarkan petugas reskrimum nanti akan di ambil, tunggu demi tunggu, hingga sudah 2 bulan berjalan kopian atau salinan surat tersebut belum di dapat oleh pihak keluarga, dan saya selaku ibu kandung dari korban pembunuhan Billy Solefuey meminta tolong bapak Kapolda, agar tolong melirik kasus kematian anak saya, tutupnya sambil menangis terseduh sedih di depan kamera wartawan sekitar 15:13 wit, di kediamanya

Berita Terkait

Menko Polkam Tekankan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Gangguan Keamanan di Papua, Apresiasi Sinergitas Polda Papua Barat Daya
Wakapolda Papua Barat Daya Ajak Jemaat GKI Imanuel Malawili Bersama Jaga Kamtibmas
Negara ini cuma Adil bagi kaum KONGLOMERAT, Kematian anak saya (BILLY) jangan di samakan dengan bangkai TIKUS
Kematian Billi Masih misteri, PT Global lestari kelapa sawit, tak punya niat bertanggung jawab
Kapolres Aimas, AKBP Jems Oktovianus Tegai, Buka Turnamen Biliard, Dan Mengakomodir bakat pemuda kabupaten sorong
Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah
Tanah Adat Tanah Moi Bukan Komoditas: Negara Dituntut Berdiri di Sisi Masyarakat Adat
Tugas kami Jaring Petinju Amatir, Hingga masuk Jenjang profesional

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Lexie Durimalang, Soroti kematian Billy di kelapasawit modan, dan desak Polda usut tuntas kasus pembunuhan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Menko Polkam Tekankan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Gangguan Keamanan di Papua, Apresiasi Sinergitas Polda Papua Barat Daya

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Wakapolda Papua Barat Daya Ajak Jemaat GKI Imanuel Malawili Bersama Jaga Kamtibmas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Negara ini cuma Adil bagi kaum KONGLOMERAT, Kematian anak saya (BILLY) jangan di samakan dengan bangkai TIKUS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Kematian Billi Masih misteri, PT Global lestari kelapa sawit, tak punya niat bertanggung jawab

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Kapolres Aimas, AKBP Jems Oktovianus Tegai, Buka Turnamen Biliard, Dan Mengakomodir bakat pemuda kabupaten sorong

Selasa, 29 September 2026 - 05:10 WIB

Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah

Senin, 28 September 2026 - 06:00 WIB

Tanah Adat Tanah Moi Bukan Komoditas: Negara Dituntut Berdiri di Sisi Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Jakarta

KEADILAN DIUJUNG MIMPI

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:54 WIB