Lampung Terbaik 3 Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2025, Satu-satunya 3 Besar Terbaik Provinsi di Luar Pulau Jawa

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Pemerintah Provinsi Lampung untuk pertama kalinya berhasil meraih penghargaan dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) sejak penilaian ini digelar secara nasional pada 2011, yang sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara (APN) dan bertransformasi menjadi PPD pada tahun 2018 hingga saat ini.

Sebelumnya, Pemprov Lampung beberapa kali masuk tahap akhir penilaian, pada PPD
2021, 2022 dan 2024. Konsistensi tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya peringkat ke-tiga Nasional PPD 2025, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima Penghargaan Pembangunan Daerah tahun 2025 yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan pada acara Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia, Jakarta hari Senin tanggal 15 Desember 2025.

Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil dalam perencanaan, pelaksanaan, dan inovasi pembangunan daerah, serta mampu menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Marindo Kurniawan menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang partisipatif, berbasis data, inovatif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen seluruh perangkat daerah.

Sejumlah capaian pembangunan menjadi penguat keberhasilan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung menunjukkan tren yang solid dan stabil, mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi daerah. Pada saat yang sama, angka kemiskinan terus mengalami penurunan, seiring dengan kebijakan pembangunan yang semakin inklusif dan menyentuh masyarakat hingga tingkat bawah.

Salah satu faktor kunci yang mendorong capaian tersebut adalah Program Desaku Maju sebagai program unggulan Provinsi Lampung. Dalam paparan penilaian PPD Tahap II, Program ini merupakan inovasi Sistem Ekonomi Desa yang bertujuan memperkuat perekonomian perdesaan melalui pengembangan potensi lokal, peningkatan nilai tambah produk desa, penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi, digitalisasi dan pariwisata. Sebagai wadah promosi dan pemasaran produk unggulan desa, penguatan jejaring pelaku usaha lokal, serta peningkatan daya saing ekonomi desa melalui event berbasis potensi budaya, ekonomi kreatif dan kearifan lokal.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas pembangunan daerah di Provinsi Lampung. Kedepan, capaian ini akan terus ditingkatkan sehingga Provinsi Lampung mampu meraih peringkat terbaik dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan untuk Lampung Maju menuju Indonesia Emas.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Ikrar Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan
Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional
Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?
Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang Oleh: Wilson Lalengke
Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?
Royal Enfield Gaspol Kepercayaan Konsumen: Service Campaign UCE Nusantara di Antasari Tawarkan Durabilitas Tangguh Tanpa Cemas

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:47 WIB

Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:55 WIB

Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:03 WIB

Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:43 WIB

Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang Oleh: Wilson Lalengke

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:20 WIB

Privilese di Lingkaran Istana: Benarkah Prabowo Sedang Merusak Fondasi Profesionalisme TNI?

Senin, 4 Mei 2026 - 07:01 WIB

Royal Enfield Gaspol Kepercayaan Konsumen: Service Campaign UCE Nusantara di Antasari Tawarkan Durabilitas Tangguh Tanpa Cemas

Senin, 4 Mei 2026 - 04:21 WIB

The Oxygen of Democracy: Why Press Freedom is a Universal Human Right By: Wilson Lalengke

Berita Terbaru