Lampung Tengah Membara: Hak Jurnalis Dirampas, Dana Publikasi Rp 10 Miliar Lenyap!

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah

Insan pers di Lampung Tengah berang! Kebijakan sepihak DPRD yang digelar secara diam-diam telah merampas hak dan memicu kerugian besar bagi para jurnalis. Kerja sama media tahun 2026 dibatalkan sepihak, sementara dana publikasi tahun 2025 senilai Rp 10 Miliar raib tak berbekas!

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lampung Tengah seenaknya beralasan, pembayaran ditangguhkan karena ketidakhadiran media dalam rapat yang digelar secara mendadak. Alasan ini jelas merupakan bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap profesi jurnalis.

Bagaimana mungkin anggaran publikasi DPRD Lampung Tengah tahun 2025 yang mencapai Rp 10 Miliar bisa menguap begitu saja? Media yang telah menayangkan berita hingga berdarah-darah tak kunjung dibayar. Dalih “anggaran habis” yang dilontarkan DPRD adalah kebohongan yang sangat menyakitkan.

Kerugian yang diderita media di Lampung Tengah diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Setiap media cetak dijanjikan Rp 6 juta untuk dua kali terbit, namun janji itu hanya tinggal kenangan. “Anggaran habis” menjadi tameng untuk melindungi para pelaku kejahatan anggaran.

Melihat situasi ini, Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Lampung, Husin Muchtar, dan Ketua DPC PPWI Lampung Tengah, Syahridin, menyatakan perang terhadap DPRD Lampung Tengah. PPWI akan mengawal kasus ini hingga para perampok uang rakyat tersebut dijebloskan ke penjara.

“APH jangan tutup mata! Ada dana Rp 10 Miliar yang hilang! Kemana larinya uang itu? Kami menduga kuat ada praktik korupsi yang melibatkan banyak pihak,” tegas Syahridin dengan nada geram.

PPWI mendesak APH segera melakukan penyelidikan mendalam dan menjerat para pelaku dengan UU Tipikor. “Kami tidak akan tinggal diam! Hak-hak jurnalis harus diperjuangkan! Kami akan terus berkoordinasi dengan organisasi media lainnya untuk memastikan para pelaku kejahatan anggaran ini dihukum seberat-beratnya!” pungkas Syahridin.

Berita Terkait

Tambang Ilegal Lampung Tengah Merajalela, Warga Minta Kapolda Lampung Bertindak Tegas
Terminal Bandar Jaya Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh! PPWI Lampung Desak Pemerintah Bertindak!
Jurnalis Gigit Jari, DPRD Lampung Tengah Diduga Korupsi Dana Publikasi Rp 10 Miliar!
Anggaran Media Kominfo Lampung Tengah Rp 1,1 Miliar Amblas, Wartawan Cuma Kebagian Recehan Rp 1,4 Juta
KPK OTT Tiga Anggota DPRD Lampung Tengah Viral, Bupati Dikabarkan Ikut Diperiksa
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Pemerataan Kesejahteraan dan Perlindungan Guru di Lampung
Momentum Hari Guru Nasional, Pemerintah Finalisasi Sentralisasi Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan
Oknum Anggota DPRD Lamteng Diduga Tipu Dua Investor MBG

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 03:56 WIB

Tambang Ilegal Lampung Tengah Merajalela, Warga Minta Kapolda Lampung Bertindak Tegas

Sabtu, 3 Januari 2026 - 05:13 WIB

Terminal Bandar Jaya Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh! PPWI Lampung Desak Pemerintah Bertindak!

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:54 WIB

Lampung Tengah Membara: Hak Jurnalis Dirampas, Dana Publikasi Rp 10 Miliar Lenyap!

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:46 WIB

Jurnalis Gigit Jari, DPRD Lampung Tengah Diduga Korupsi Dana Publikasi Rp 10 Miliar!

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:40 WIB

Anggaran Media Kominfo Lampung Tengah Rp 1,1 Miliar Amblas, Wartawan Cuma Kebagian Recehan Rp 1,4 Juta

Selasa, 9 Desember 2025 - 02:10 WIB

KPK OTT Tiga Anggota DPRD Lampung Tengah Viral, Bupati Dikabarkan Ikut Diperiksa

Selasa, 25 November 2025 - 09:06 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Pemerataan Kesejahteraan dan Perlindungan Guru di Lampung

Selasa, 25 November 2025 - 04:52 WIB

Momentum Hari Guru Nasional, Pemerintah Finalisasi Sentralisasi Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan

Berita Terbaru