Tambang Ilegal Lampung Tengah Merajalela, Warga Minta Kapolda Lampung Bertindak Tegas

Senin, 19 Januari 2026 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah

Aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Payung Dadi, Kecamatan Pubian, dan Kampung Sendang Retno, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, kembali beroperasi meski sebelumnya sempat ditutup oleh aparat kepolisian, sehingga menyebabkan kerusakan parah ruas jalan penghubung antarwilayah di Kabupaten Pringsewu.
Maraknya aktivitas penambangan tanpa izin tersebut mengakibatkan puluhan truk bermuatan pasir bertonase besar melintasi jalan kabupaten setiap hari, yang berdampak pada hancurnya badan jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer di Kecamatan Banyumas dan Sukoharjo.
Kerusakan terparah terjadi di ruas Pekon Waya Krui hingga Siliwangi, di mana lapisan aspal terkelupas, berlubang, dan amblas akibat dilalui armada pengangkut pasir yang melebihi kapasitas daya dukung jalan. Jum’at 16/01/2025

“Jalan ini seperti sudah menjadi jalur khusus tambang ilegal. Truk-truk bermuatan berat lewat setiap hari tanpa aturan,” ujar Rio, warga Kecamatan Banyumas.
Rio menambahkan, kerusakan jalan semakin parah karena armada pengangkut pasir diduga membawa muatan melebihi 15 ton dan melintas tanpa penutup terpal. “Ini bukan sekadar rusak, tapi dihancurkan. Warga yang menanggung dampaknya,” tegasnya.

Warga menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya penegakan hukum terhadap tambang pasir ilegal yang sebelumnya telah digerebek namun kembali beroperasi dalam waktu singkat.
“Kalau sudah digerebek tapi bisa beroperasi lagi, berarti ada pembiaran. Negara jangan kalah oleh tambang ilegal,” kata Rio.

Atas kondisi itu, masyarakat mendesak Kapolda Lampung turun tangan langsung menutup total seluruh aktivitas tambang pasir ilegal di Pubian dan Sendang Agung, serta meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas guna menghentikan kerusakan lingkungan dan infrastruktur yang semakin meluas.

Berita Terkait

ELEMEN MASYARAKAT DESAK PENYIDIK BONGKAR KASUS: PROYEK JEMBATAN SUMBER DANA SWAKELOLA BPBD LAM-TENG DIDUGA BERMASALAH,”MENJADI BANCAKAN,??!!??
BUSTAMI,S.sos.MM : TOKOH MASYARAKAT LAMPUNG TENGAH APRESIASI KINERJA BNN BERHASIL RINGKUS PENGEDAR NARKOBA
PERINGATI HARI IBU: JASA DAN PENGORBANAN IBU, TAK TERGANTIKAN OLEH APA PUN
Dugaan Proyek Mebeler Disdikbud Lampung Tengah Jadi Sorotan, Mekanisme Pengadaan Dipertanyakan
Anggota DPRD Lampung Dampingi Gubernur Groundbreaking Pembangunan Jalan di Lampung Tengah
Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud
Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga
Safari Ramadan Jadi Momentum Pemerintah Dengarkan Aspirasi dan Bantu Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:09 WIB

ELEMEN MASYARAKAT DESAK PENYIDIK BONGKAR KASUS: PROYEK JEMBATAN SUMBER DANA SWAKELOLA BPBD LAM-TENG DIDUGA BERMASALAH,”MENJADI BANCAKAN,??!!??

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:55 WIB

BUSTAMI,S.sos.MM : TOKOH MASYARAKAT LAMPUNG TENGAH APRESIASI KINERJA BNN BERHASIL RINGKUS PENGEDAR NARKOBA

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:40 WIB

PERINGATI HARI IBU: JASA DAN PENGORBANAN IBU, TAK TERGANTIKAN OLEH APA PUN

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:33 WIB

Dugaan Proyek Mebeler Disdikbud Lampung Tengah Jadi Sorotan, Mekanisme Pengadaan Dipertanyakan

Kamis, 23 April 2026 - 01:43 WIB

Anggota DPRD Lampung Dampingi Gubernur Groundbreaking Pembangunan Jalan di Lampung Tengah

Sabtu, 4 April 2026 - 03:09 WIB

Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:29 WIB

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:53 WIB

Safari Ramadan Jadi Momentum Pemerintah Dengarkan Aspirasi dan Bantu Masyarakat

Berita Terbaru