Jelang Persalinan Sesar, Ibu Hamil di Lampung Tengah Menangis Karena BPJS Nonaktif, PPWI Turun Tangan Cari Solusi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah – Di tengah penantian kelahiran buah hatinya, seorang ibu hamil di Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, justru dihantui rasa cemas. Bukan karena proses persalinan, melainkan karena kartu BPJS Kesehatan miliknya dalam kondisi nonaktif, sementara dirinya harus segera menjalani operasi sesar.

Perempuan bernama Yulia itu mengaku tidak memiliki biaya untuk membayar tunggakan BPJS yang disebut mencapai lebih dari Rp9 juta. Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan membuat dirinya semakin bingung dan tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa.

“Saya harus melahirkan secara sesar karena sudah tiga kali operasi sesar sebelumnya. Kata dokter saya tidak bisa melahirkan normal lagi. Tapi BPJS saya nonaktif dan saya tidak punya biaya untuk persalinan,” ujar Yulia dalam laporannya kepada DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Lampung.

Dengan nada penuh harap, Yulia mengaku nekat menghubungi pengurus PPWI setelah melihat beberapa tayangan di media sosial mengenai bantuan pengaktifan BPJS bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, ia telah mendatangi sejumlah instansi untuk mencari solusi, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Saya hanya orang tidak mampu, rumah saja masih menumpang di tempat saudara. Saya datang ke dinas, tapi malah diarahkan ke sana-sini. Saya hanya ingin BPJS saya bisa aktif lagi agar bisa melahirkan dengan tenang,” tuturnya.

Mendapat laporan tersebut, tim DPD PPWI Provinsi Lampung langsung bergerak cepat dengan menghubungi pihak BPJS Kesehatan Cabang Metro, mengingat fasilitas kesehatan yang digunakan Yulia berada di wilayah tersebut.

Dari hasil koordinasi, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa kepesertaan Yulia masih berpeluang untuk diaktifkan kembali. Namun, ada sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi, di antaranya melengkapi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), data fasilitas kesehatan, serta rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah.

Pihak BPJS Kesehatan juga menyatakan siap membantu proses pengaktifan apabila seluruh dokumen yang dibutuhkan telah dipenuhi.

Kasus yang dialami Yulia menjadi potret masih adanya masyarakat kurang mampu yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil yang membutuhkan penanganan medis segera.

Kini, Yulia hanya berharap ada uluran tangan dan perhatian dari pemerintah daerah serta pihak terkait agar dirinya dapat menjalani proses persalinan dengan aman tanpa dibayangi persoalan biaya.

“Yang saya pikirkan sekarang hanya keselamatan saya dan bayi saya. Saya berharap ada jalan keluar sebelum waktu persalinan tiba,” pungkasnya penuh harap.(TIM/Red)

Berita Terkait

Ketua DPD PPWI Lampung Soroti Lokasi dan Kualitas Pembangunan Koperasi Merah Putih di Gunung Sugih, Minta Evaluasi Menyeluruh
Polda Lampung resmi menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adiwantra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Sekda Lamteng Welly Adiwantra Resmi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif Metro
Ormas BIDIK Lampung Berikan TINTA MERAH Buat Pemkab Lam-Teng, Warga Perbaiki Jalan dan Drainase Umum Dengan Swadaya
Kamis 4 Juni 2026 ratusan masa dari kelurahan Komering Agung mendatangi Kantor DPRD II Lamteng.
Warga Kelurahan Komering Agung demo ke DPRD Lamteng terkait sengketa tapal batas wilayah dengan PT.Golden Navara
Hasil diskusi tsb di sampaikan oleh Sekwan DPRD Lamteng di hadapan masa peserta aksi damai ,Sekwan DPRD Lamteng menyampaikan bahwa aspirasi masa sudah di catat dan selanjutnya catatan2 kesepakatan dalam rapat akan di sampaikan kepada pimpinan lembaga pada kesempatan pertama setelah bisa berkomunikasi,dan setelah ada arahan dari kesempatan pertama, kami juga akan sampaikan hasilnya melalui perwakilan tokoh masyarakat Komering Agung.
BUSTAMI,S.sos.MM : Apresiasi dan Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Kembali Abdul Razak Pimpin DPC LSM BASMI LAM-TENG

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:36 WIB

Jelang Persalinan Sesar, Ibu Hamil di Lampung Tengah Menangis Karena BPJS Nonaktif, PPWI Turun Tangan Cari Solusi

Senin, 22 Juni 2026 - 05:55 WIB

Polda Lampung resmi menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adiwantra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:55 WIB

Sekda Lamteng Welly Adiwantra Resmi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif Metro

Senin, 15 Juni 2026 - 08:42 WIB

Ormas BIDIK Lampung Berikan TINTA MERAH Buat Pemkab Lam-Teng, Warga Perbaiki Jalan dan Drainase Umum Dengan Swadaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kamis 4 Juni 2026 ratusan masa dari kelurahan Komering Agung mendatangi Kantor DPRD II Lamteng.

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:07 WIB

Warga Kelurahan Komering Agung demo ke DPRD Lamteng terkait sengketa tapal batas wilayah dengan PT.Golden Navara

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:32 WIB

Hasil diskusi tsb di sampaikan oleh Sekwan DPRD Lamteng di hadapan masa peserta aksi damai ,Sekwan DPRD Lamteng menyampaikan bahwa aspirasi masa sudah di catat dan selanjutnya catatan2 kesepakatan dalam rapat akan di sampaikan kepada pimpinan lembaga pada kesempatan pertama setelah bisa berkomunikasi,dan setelah ada arahan dari kesempatan pertama, kami juga akan sampaikan hasilnya melalui perwakilan tokoh masyarakat Komering Agung.

Senin, 25 Mei 2026 - 08:26 WIB

BUSTAMI,S.sos.MM : Apresiasi dan Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Kembali Abdul Razak Pimpin DPC LSM BASMI LAM-TENG

Berita Terbaru