Empat Tahun Terpasang, Drainase U-Ditch Pasar Baru Merak Gagal Fungsi, PPWI Banten Sentil Pemkot Cilegon

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON —

Kondisi saluran drainase di Jalan Pasar Baru Merak, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, menuai keluhan serius dari warga. Drainase yang menggunakan material U-Ditch (sering disebut warga sebagai yudit), yang telah terpasang sekitar empat tahun lalu, kini dinilai gagal berfungsi optimal akibat tersumbat sampah dan bangunan liar berupa warung kaki lima di sepanjang bahu jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan saluran drainase tersebut dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga dan sedimentasi di dalam lorong saluran. Kondisi ini menyebabkan aliran air tidak lancar dan mengakibatkan genangan, bahkan banjir, ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari kawasan Pasar Baru Merak. Warga mengaku sangat terganggu dan merasa miris dengan kondisi tersebut, terutama saat hujan deras turun.

Menanggapi keluhan masyarakat, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Banten, Abdul Kabir, angkat bicara. Ia meminta Pemerintah Kota Cilegon tidak bersikap lalai dan segera merealisasikan perbaikan serta normalisasi drainase tersebut.

“Pemerintah jangan lemah dan jangan diam. Keluhan masyarakat ini nyata dan berdampak langsung pada lingkungan. Saluran Drainase di Pasar Baru Merak harus segera diperbaiki agar warga merasa aman dan nyaman, terutama saat hujan deras,” tegas Abdul Kabir, Selasa (10/2/2026).

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban melindungi keselamatan dan kenyamanan warga sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 298 ayat (1) yang mengatur kewajiban pemerintah daerah dalam penyediaan pelayanan dasar, termasuk infrastruktur dan penanggulangan banjir.

Lebih lanjut, Abdul Kabir secara terbuka meminta Wali Kota Cilegon, Robinsar, untuk turun langsung ke lapangan.

“Masyarakat itu ibarat raja, dan pemerintah adalah pelayan. Jangan hanya duduk nyaman di kursi empuk. Pemerintah harus hadir di tengah persoalan rakyat,” ujarnya dengan nada kritis.

Keluhan serupa juga disampaikan warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya. Ia mengaku rumahnya kerap terendam air akibat saluran drainase yang tersumbat.

“Rumah saya sering kebanjiran, padahal jaraknya tidak jauh dari Pasar Baru Merak. Kami mohon pemerintah segera turun tangan dan memperbaiki drainase ini agar lingkungan kami tidak terus-menerus terdampak banjir,” keluhnya.

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cilegon.Topan, selaku pejabat terkait, menyampaikan bahwa lokasi tersebut telah disurvei bersama Wali Kota Cilegon.

“Sudah disurvei. Rencananya akan dilakukan pembetonan sekaligus normalisasi saluran drainase. Kami akan mengupayakan penganggarannya melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi langsung kepada robinsar Wali Kota Cilegon terkait penanganan drainase di Pasar Baru Merak belum mendapatkan tanggapan resmi.

Pewarta : Wawan

Berita Terkait

Polres Cilegon Kembalikan Motor Hasil Curian kepada Korban, Tegaskan Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat
Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon Periode Tahun 2026/2029 dan Siap Mengawal isu-isu yang berkembang dikalangan Masyarakat
Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon Periode Tahun 2026/2029 dan Siap Mengawal isu-isu yang berkembang dikalangan Masyarakat.
Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus
Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus
Warga Keluhkan Dugaan Dampak Ledakan dan Bau Menyengat Dari PT MCCI, Penanganan Darurat Dipertanyakan
Pengusaha Putra Daerah Nyatakan Dukungan untuk Andi “Jempol” Maju sebagai Ketua Kadin Kota Cilegon 2026–2030
Oknum Mata Elang Diduga Lakukan Perampasan Kendaraan di Tengah Jalan, Warga Cilegon Resah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:11 WIB

Polres Cilegon Kembalikan Motor Hasil Curian kepada Korban, Tegaskan Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:09 WIB

Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon Periode Tahun 2026/2029 dan Siap Mengawal isu-isu yang berkembang dikalangan Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:57 WIB

Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon Periode Tahun 2026/2029 dan Siap Mengawal isu-isu yang berkembang dikalangan Masyarakat.

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:33 WIB

Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:28 WIB

Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:17 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Dampak Ledakan dan Bau Menyengat Dari PT MCCI, Penanganan Darurat Dipertanyakan

Senin, 25 Mei 2026 - 03:12 WIB

Pengusaha Putra Daerah Nyatakan Dukungan untuk Andi “Jempol” Maju sebagai Ketua Kadin Kota Cilegon 2026–2030

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:51 WIB

Oknum Mata Elang Diduga Lakukan Perampasan Kendaraan di Tengah Jalan, Warga Cilegon Resah

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:50 WIB

Jawa barat

UCAPAN TERIMA KASIH KHUSUS

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:14 WIB