Sekjen DPN PPWI Pusat: Dr. Fachrul Razi Resmi Sandang Gelar Doktor ilmu Politik dari Universitas Nasional Jakarta

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta

Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PPWI, Dr. Fachrul Razi, S.I.P., M.I.P., M.Si., M.H., M.I.Kom., resmi meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Politik dari Universitas Nasional pada Selasa, 24 Februari 2026.

Pencapaian akademik ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota PPWI se-Nusantara, serta perwakilan PPWI di berbagai negara. Keberhasilan tersebut dinilai bukan hanya sebagai prestasi personal, tetapi juga sebagai energi baru bagi penguatan kapasitas intelektual organisasi dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan demokrasi yang terus berkembang.

Dalam keterangan resminya, jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi serta komitmen Dr. Fachrul Razi dalam menempuh pendidikan doktoral di tengah padatnya aktivitas organisasi dan pengabdian publik. Gelar doktor di bidang Ilmu Politik ini dinilai semakin memperkuat legitimasi akademik dan moral kepemimpinan beliau di tubuh PPWI.

Sebagai Sekretaris Jenderal DPN PPWI, Dr. Fachrul Razi dikenal aktif mendorong penguatan jurnalisme warga yang berintegritas, independen, serta berpihak pada kepentingan publik. Di bawah koordinasinya, berbagai program peningkatan kapasitas pewarta warga, pendidikan literasi media, serta advokasi kebebasan pers terus digencarkan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan meraih gelar doktor ini juga diharapkan mampu memperkaya perspektif strategis organisasi dalam merespons tantangan demokrasi digital, disinformasi, serta dinamika politik nasional dan global. Latar belakang akademik yang kuat di bidang Ilmu Politik dinilai menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan organisasi yang adaptif, berbasis riset, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Momentum akademik ini sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota PPWI di seluruh Indonesia dan luar negeri untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik melalui pendidikan formal maupun pengembangan kompetensi profesional. Semangat belajar sepanjang hayat dinilai sejalan dengan visi PPWI dalam membangun pewarta warga yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Dengan diraihnya gelar Doktor oleh Sekjen DPN PPWI ini, organisasi berharap dapat semakin berkontribusi dalam penguatan demokrasi, kontrol sosial yang konstruktif, serta penyebarluasan informasi yang akurat dan berimbang.

“Atas nama seluruh pengurus dan anggota PPWI se-Nusantara serta perwakilan PPWI di mancanegara, kami mengucapkan Selamat dan Sukses atas capaian akademik yang membanggakan ini. Semoga ilmu yang diraih membawa manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian pernyataan resmi keluarga besar PPWI.

Ke depan, PPWI optimistis bahwa kepemimpinan yang ditopang oleh fondasi akademik yang kokoh akan semakin memperkuat peran organisasi sebagai garda terdepan jurnalisme warga yang profesional kontrol sosial dalam berkolobrasi kemitraan yakni pemerintah, polri, TNI dan perusahan BUMN, BMUD dan perusahaan swasta

Pewarta: Wawan

Berita Terkait

Rekam Jejak Penanganan Perkara Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Menangani Sejumlah Kasus Strategis Bernilai Ratusan Triliun Rupiah
Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi
Menghidupkan Kembali Roh Kebangsaan Melalui “Holopis Kuntul Baris”
Seruan Wilson Lalengke di Forum Keamanan Militer Global: Penghentian Konflik Rusia-Ukraina adalah Keharusan
DPP GMNI: Pernyataan Febrie Adriansyah Dinilai Upaya Mengendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta yang Belum Terjawab
Buntut Intimidasi Ruang Redaksi, Wilson Lalengke Seret Kuasa Hukum Martin Tampubolon ke Mabes Polri
Audiensi Bersama KPK, PPWI Kab. Bogor Siapkan Diklat Antikorupsi Berbasis Pewarta Warga
Ketika Kata “Jika” Menjadi Tanggung Jawab: Lindungi Masyarakat Adat dan Rakyat dari Ketidakadilan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:28 WIB

Rekam Jejak Penanganan Perkara Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Menangani Sejumlah Kasus Strategis Bernilai Ratusan Triliun Rupiah

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:26 WIB

Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Menghidupkan Kembali Roh Kebangsaan Melalui “Holopis Kuntul Baris”

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:33 WIB

Seruan Wilson Lalengke di Forum Keamanan Militer Global: Penghentian Konflik Rusia-Ukraina adalah Keharusan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:27 WIB

DPP GMNI: Pernyataan Febrie Adriansyah Dinilai Upaya Mengendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta yang Belum Terjawab

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:15 WIB

Buntut Intimidasi Ruang Redaksi, Wilson Lalengke Seret Kuasa Hukum Martin Tampubolon ke Mabes Polri

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:48 WIB

Audiensi Bersama KPK, PPWI Kab. Bogor Siapkan Diklat Antikorupsi Berbasis Pewarta Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:57 WIB

Ketika Kata “Jika” Menjadi Tanggung Jawab: Lindungi Masyarakat Adat dan Rakyat dari Ketidakadilan

Berita Terbaru