Assalamualaikum Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta

Bertepatan dengan acara tersebut dihadiri pula penasehat khusus presiden Bidang keamanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. Dan akan ada liputan naik berita mengenai acara tersebut.

Fungsi silaturahmi antara ulama dan umara memiliki beberapa fungsi penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan masyarakat. Berikut beberapa di antaranya:
– Membentuk Masyarakat yang Cerdas dan Toleran: Dengan kerja sama yang solid antara ulama dan umara, masyarakat dapat dibentuk menjadi lebih cerdas, kritis, dan penuh toleransi. Ulama dapat memberikan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai keislaman, sementara umara dapat menciptakan kebijakan yang mendukung kerangka kerja persatuan.
– Menghadapi Tantangan Ideologi Transnasional: Sinergi antara ulama dan umara dapat membantu membendung pengaruh ideologi transnasional yang disruptif dan menimbulkan polarisasi. Dengan kerja sama yang efektif, keduanya dapat membentuk komunikasi dan jalinan kerjasama yang kuat untuk melindungi bangsa dan negara.
– Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa: Ulama dan umara dapat bekerja sama untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa dengan memberikan panduan moral dan spiritual kepada masyarakat. Umara dapat menciptakan regulasi dan kebijakan yang melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi yang tidak benar atau provokatif.
– Membangun Kepercayaan Publik: Sinergi antara ulama dan umara dapat membangun kepercayaan publik dengan menunjukkan kerja sama yang solid dan efektif dalam menghadapi tantangan bangsa. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga keagamaan.
– Mengoptimalkan Pengawasan: Dengan kerja sama yang baik, ulama dan umara dapat melakukan pengawasan yang efektif terhadap jalannya roda pemerintahan dan masyarakat. Keduanya dapat saling mengingatkan untuk berbuat kebajikan dan mencegah kemungkaran.

Dalam konteks Indonesia, sinergi antara ulama dan umara telah terbukti efektif dalam mencapai kemerdekaan dan menjaga persatuan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi keduanya untuk terus bekerja sama dalam menghadapi tantangan bangsa di era modern ini

Berita Terkait

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan
DUKA YANG MENDALAM, KAI KOMITMEN LAKUKAN PENANGANAN OPTIMAL DAN TERKOORDINASI
APKOMINDO, APTIKNAS, dan PERATIN Kembali Dorong Percepatan RUU KKS sebagai Fondasi Ketahanan Siber dan Kedaulatan Digital Indonesia
Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Silaturahmi Mempererat Ukhuwah: Ketum PPWI Hadiri Halal Bi Halal IKA UNRI Jabodetabek
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik? Oleh: Wilson Lalengke
Hasyari Nasution: Akhiri 80 Tahun Dominasi Pupuk Kimia, Saatnya Manfaatkan “Tambang Pupuk” 573 Juta Ton di Kebun Sendiri
GMNI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Private Jet KPU Senilai Rp90 Miliar ke Kejaksaan Agung.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 01:43 WIB

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Selasa, 28 April 2026 - 04:44 WIB

DUKA YANG MENDALAM, KAI KOMITMEN LAKUKAN PENANGANAN OPTIMAL DAN TERKOORDINASI

Selasa, 28 April 2026 - 01:41 WIB

APKOMINDO, APTIKNAS, dan PERATIN Kembali Dorong Percepatan RUU KKS sebagai Fondasi Ketahanan Siber dan Kedaulatan Digital Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 11:47 WIB

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan

Senin, 27 April 2026 - 03:43 WIB

Silaturahmi Mempererat Ukhuwah: Ketum PPWI Hadiri Halal Bi Halal IKA UNRI Jabodetabek

Senin, 27 April 2026 - 03:24 WIB

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik? Oleh: Wilson Lalengke

Sabtu, 25 April 2026 - 06:34 WIB

Hasyari Nasution: Akhiri 80 Tahun Dominasi Pupuk Kimia, Saatnya Manfaatkan “Tambang Pupuk” 573 Juta Ton di Kebun Sendiri

Jumat, 24 April 2026 - 05:14 WIB

GMNI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Private Jet KPU Senilai Rp90 Miliar ke Kejaksaan Agung.

Berita Terbaru