Jalan Lingkungan Langon Indah RT 07 RW 06 Dibiarkan Rusak Parah, PPWI Banten Desak Wali Kota Cilegon Turun Tangan

Rabu, 29 April 2026 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon

Kondisi infrastruktur jalan lingkungan di kawasan Langon Indah, RT 07 RW 06, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan memprihatinkan. Kerusakan tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan yang signifikan dari pemerintah daerah setempat.

Jalan yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Serang dan Kota Cilegon tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Permukaan jalan yang berlubang dan tidak rata berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Jika melintas di jalan ini, rasanya seperti melewati jalan yang penuh rintangan. Kondisinya sangat berisiko menyebabkan kecelakaan. Padahal, wilayah ini masuk administrasi Kota Cilegon, namun belum pernah mendapatkan perbaikan yang memadai,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Warga berharap Pemerintah Kota Cilegon segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan, mengingat jalan lingkungan merupakan sarana vital yang menunjang mobilitas dan keselamatan masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Banten, Abdul Kabir, turut angkat bicara. Ia mendesak Wali Kota Cilegon, Robinsar, agar segera meninjau langsung kondisi di lapangan.

“Jalan merupakan salah satu infrastruktur dasar yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan optimal, termasuk memastikan ketersediaan dan kelayakan infrastruktur jalan. Terlebih masyarakat telah menjalankan kewajibannya sebagai wajib pajak,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Wali Kota Cilegon segera menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon untuk melakukan pengecekan serta penanganan secara cepat dan tepat terhadap kondisi jalan tersebut.

Secara regulatif, kewajiban pemerintah daerah dalam penyelenggaraan jalan diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022. Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab atas penyelenggaraan jalan sesuai kewenangannya, termasuk pemeliharaan dan perbaikan jalan guna menjamin keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan bahwa urusan pekerjaan umum dan penataan ruang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, tim media belum berhasil menghubungi Wali Kota Cilegon, Robinsar, serta pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon guna kepentingan konfirmasi dan pelengkap pemberitaan.

Warga setempat berharap agar Pemerintah Kota Cilegon segera merealisasikan perbaikan jalan lingkungan tersebut, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman tanpa dihantui risiko kecelakaan.

Pewarta: Wawan

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Dugaan Pelecehan dan Penyimpangan Seksual Oknum Tokoh Agama Guncang Jemaat di Banten
Diduga Pabrik Olie Palsu Kembali Beroperasi di Nerogtog, Profesor Sutan Nasomal Desak Aparat Bertindak !
Dugaan Duplikasi Anggaran Belanja Internet Sekolah di Banten, LSM OMBAK Minta Kejati Banten Usut
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!
JAKA MANTUL HANYA JARGON! JALAN POROS KABUPATEN MASIH HANCUR JELANG HUT RI KE-81
‎Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Telan Anggaran Rp9,4 Miliar Lebih, Nuryahman: Wajib Diawasi Bersama Seluruh Pihak
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI MARAKNYA DUGAAN PUNGLI PENGADAAN SERAGAM SEKOLAH NEGERI DI PROVINSI BANTEN

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:34 WIB

Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!

Kamis, 3 September 2026 - 03:57 WIB

Dugaan Pelecehan dan Penyimpangan Seksual Oknum Tokoh Agama Guncang Jemaat di Banten

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:22 WIB

Diduga Pabrik Olie Palsu Kembali Beroperasi di Nerogtog, Profesor Sutan Nasomal Desak Aparat Bertindak !

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Dugaan Duplikasi Anggaran Belanja Internet Sekolah di Banten, LSM OMBAK Minta Kejati Banten Usut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:21 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:48 WIB

JAKA MANTUL HANYA JARGON! JALAN POROS KABUPATEN MASIH HANCUR JELANG HUT RI KE-81

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:05 WIB

‎Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Telan Anggaran Rp9,4 Miliar Lebih, Nuryahman: Wajib Diawasi Bersama Seluruh Pihak

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:07 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI MARAKNYA DUGAAN PUNGLI PENGADAAN SERAGAM SEKOLAH NEGERI DI PROVINSI BANTEN

Berita Terbaru