Kapolres Pesawaran Berikan Penyuluhan Bahaya Bullying dan Judi Online di UPTD SD Negeri 9 Gedong Tataan

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, 5 Mei 2026

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran, yang diwakili Oleh Aiptu Sri Gunawan, bersama tim pembinaan masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dan pendidikan karakter di UPTD SD Negeri 9 Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa siang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sekolah tersebut.

Penyuluhan ini difokuskan pada dua isu yang saat ini menjadi perhatian utama, yaitu perilaku bullying dan maraknya praktik judi online yang mulai menjangkau lingkungan pendidikan. Menurut data yang dimiliki pihak kepolisian, kasus-kasus terkait kedua masalah ini seringkali terungkap belakangan karena kurangnya pemahaman siswa tentang dampak dan konsekuensi hukumnya.

Dalam sambutannya, Aiptu Sri Gunawan menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga mencakup ejekan, pengucilan, hingga perundungan melalui media sosial atau yang dikenal dengan cyberbullying. Sementara itu, judi online adalah kegiatan ilegal yang dapat diakses dengan mudah melalui gawai, dan seringkali menarik perhatian anak-anak karena dikemas dalam bentuk permainan.

“Anak-anakku sekalian, bullying bukanlah candaan atau tanda keberanian. Tindakan ini dapat melukai perasaan teman, menurunkan prestasi belajar, bahkan menimbulkan trauma mendalam. Sedangkan judi online, meskipun terlihat seperti permainan biasa, sebenarnya adalah jerat yang bisa menghabiskan uang orang tua, membuat kalian lalai belajar, dan melanggar hukum yang bisa berujung pada sanksi pidana,” tegas AKBP Dedi.

Aiptu Sri Gunawan juga mengingatkan bahwa baik pelaku bullying maupun orang yang terlibat judi online dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, baik itu tata tertib sekolah maupun undang-undang negara. Beliau mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menjaga persahabatan, dan segera melaporkan kepada guru atau pihak berwenang jika melihat atau mengalami kedua masalah tersebut tegasnya.

Kepala UPTD SD Negeri 9 Gedong Tataan, Ibu Anita Anitwati, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa pihak sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, namun peran serta kepolisian sangat dibutuhkan untuk memperkuat pemahaman siswa.

“Kami berterima kasih banyak kepada Kapolres dan jajaran. Penyuluhan ini menjadi bekal penting bagi anak-anak kami agar dapat membedakan hal yang baik dan buruk. Kami harap mereka bisa menjadi pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan terhindar dari berbagai masalah sosial” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi interaktif di mana siswa-siswi antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman. Kapolres juga membagikan brosur edukasi dan poster yang berisi pesan-pesan anti-bullying dan anti-judi online untuk dipelajari lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melaksanakan program serupa di seluruh satuan pendidikan di wilayah Pesawaran sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perilaku menyimpang.

Tejo

Berita Terkait

Diduga Distribusi Pupuk Bersubsidi Tak Sesuai Ketentuan, Pemilik Berinisial DN Bungkam, PPWI Lampung Minta Aparat Usut Tuntas
Diduga Pupuk Bersubsidi dari Lampung Selatan Diperjualbelikan di Pesawaran, PPWI Lampung Temukan Ratusan Karung di Gudang Rumah Warga
Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026
Kades Kekatang Bantah Dugaan Tambang Pasir Ilegal: Sebut Pemberitaan Terlalu Dibesar-besarkan, Namun Sejumlah Pertanyaan Pokok Belum Terjawab
Kades Kekatang Bantah Dugaan Tambang Pasir Ilegal: Sebut Pemberitaan Terlalu Dibesar-besarkan, Namun Sejumlah Pertanyaan Pokok Belum Terjawab
Sosialisasi PIP Momentum Bulan Bung Karno, Andi Roby dan Yulian Nursasongko Serap Aspirasi Kaum Marhaen di Pesawaran
Diduga Tambang Pasir Ilegal di Pesawaran Resahkan Warga, Jembatan Terancam Rusak dan Aktivitas Berlangsung Hingga Malam
Dusun wailayab 1 Desa kebagusan peringati Tahun baru Islam 1 Muharram untuk perkuat Ukhuwah islamiah serta momentum mempertebal iman

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:39 WIB

Diduga Distribusi Pupuk Bersubsidi Tak Sesuai Ketentuan, Pemilik Berinisial DN Bungkam, PPWI Lampung Minta Aparat Usut Tuntas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pupuk Bersubsidi dari Lampung Selatan Diperjualbelikan di Pesawaran, PPWI Lampung Temukan Ratusan Karung di Gudang Rumah Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:54 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:53 WIB

Kades Kekatang Bantah Dugaan Tambang Pasir Ilegal: Sebut Pemberitaan Terlalu Dibesar-besarkan, Namun Sejumlah Pertanyaan Pokok Belum Terjawab

Kamis, 2 Juli 2026 - 04:32 WIB

Kades Kekatang Bantah Dugaan Tambang Pasir Ilegal: Sebut Pemberitaan Terlalu Dibesar-besarkan, Namun Sejumlah Pertanyaan Pokok Belum Terjawab

Senin, 29 Juni 2026 - 06:45 WIB

Sosialisasi PIP Momentum Bulan Bung Karno, Andi Roby dan Yulian Nursasongko Serap Aspirasi Kaum Marhaen di Pesawaran

Senin, 29 Juni 2026 - 04:35 WIB

Diduga Tambang Pasir Ilegal di Pesawaran Resahkan Warga, Jembatan Terancam Rusak dan Aktivitas Berlangsung Hingga Malam

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:42 WIB

Dusun wailayab 1 Desa kebagusan peringati Tahun baru Islam 1 Muharram untuk perkuat Ukhuwah islamiah serta momentum mempertebal iman

Berita Terbaru