Dinkes Pastikan Stok Obat Kabupaten Bekasi 2026 Aman

Senin, 11 Mei 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT

Dinas kesehatan kabupaten Bekasi memastikan ketersediaan obat di gudang UPTD Farmasi dan di Puskes Se – Kabupaten Bekasi dalam kondisi aman. Kepastian ini didukung oleh perencanaan pengadaan yang matang serta peningkatan anggaran yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa beban.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, menyampaikan bahwa jaminan kesediaan obat merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga kualitas layanan Kesehatan dasar.
Menurutnya, perencanaan kebutuhan obat telat dilakukan secara sistematis melalui mekanisme Rencana Kebutuhan Obat ( RKO) yang disusun sejak tahun sebelumnya.
Saat ini Stok obat di Puskesmas Kabupaten Bekasi mencukupi. Untuk perencanaan kebutuhan obat untuk Tahun 2026 Sudah kami lakukan sejak 2025 melalui RKO.
Data dihimpun dari seluruh Puskesmas, lalu disesuaikan dengan pagi anggaran agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan ,” ujarnya kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, pendekatan tersebut menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi kekurangan maupun kelebihan Stok obat. Dengan sistem yang terukur, distribusi dan pemenuhan di seluruh fasilitas kesehatan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efesien.
Selain itu, peningkatan anggaran pada tahun 2026 juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kesediaan obat.
Dinas kesehatan optimis, dengan dukungan anggaran yang hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal sepanjang tahun.
Sementara itu, Kepala UPTD Gudang Farmasi Kabupaten Bekasi, Atik Ardianto, menjelaskan bahwa hingga triwulan pertama 2026, sekitar 80 Persen kebutuhan obat telah tersedia di gudang dan siap didistribusikan keberbagai Fasilitas Kesehatan.
,” Alhamdulilah, untuk tiga bulan pertama ini kondisi stok aman, sekitar 80 Persen kebutuhan obat sudah tersedia di gudang, sehingga dalam waktu dekat siap didistribusikan ke Puskesmas dan UPTD Kesehatan.
Ia menyebutkan, peningkatan kebutuhan obat setiap tahun tidak terlepas dari pertumbuhan jumlah penduduk dan bertambahnya fasilitas layanan Kesehatan di Kabupaten Bekasi. Saat ini jumlah Puskesmas yang di layani telah mencapai lebih dari 50 unit, sehingga kebutuhan obat esensial pun terus meningkat.
” Sebagai wilayah dengan Pertumbuhan penduduk yang tinggi, Kebutuhan Obat di Kabupaten Bekasi memang terus naik, terutama untuk layanan Kesehatan dasar, ini menjadi Perhatian utama Kami dalam Perencanaan distribusi.
Dalam Proses distribusi UPTD Farmasi melayani berbagai Fasilitas Kesehatan, mulai dari Puskesmas UPTD Kesehatan, hingga layanan khusus seperti PSC dan Poliklinik milik Pemerintah Daerah. Pengambilan obat di lakukan secara berjadwal maupun Berdasarkan kebutuhan yang telah diajukan masing-masing Fasilitas.
Distribusi Kami lakukan secara rutin dan terencana agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu, Fasilitas Kesehatan mengambil obat sesuai Permintaan dan perencanaan yang telah disusun sebelumnya.
Meski demikian, Pihaknya mengakui masih terdapat kendala teknis dilapangan, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana gudang Farmasi. Akses masuk yang sempit serta kapasitas parkir yang telah kerap menjadi hambatan saat aktivitas distribusi berlangsung.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengganggu secara signifikan terhadap kesediaan obat secara keseluruhan. Dengan dukungan anggaran yang lebih besar di Tahun ini, pihaknya optimistis pemenuhan kebutuhan obat dapat terus ditingkatkan.
Dengan Dukungan Anggara yang lebih baik , Insyaallah kebutuhan obat di Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya bisa terpenuhi secara optimal sepanjang Tahun ini. ( Hotmawati).

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Maksimalkan Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
Dishub Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Wujudkan Transportasi Aman dan Transparan
BPBD Kabupaten Bekasi Kehabisan Anggaran SPPD Petugas Lapangan
Pemkab Bekasi Terima Hibah Tanah Pemprov Jabar, Layanan Warga Makin Sigap
Kebakaran Rumah di Muara Bhakti, Babelan, Diduga Berawal dari Ledakan Baterai Sepeda Listrik
Waspada Musim Ular, Damkar Bekasi Evakuasi 128 Ular hingga Pertengahan 2026
HTW Serukan Perang Bersama Lawan TPPO Berkedok Bisnis dan Lindungi WNI dari Jaringan Narkotika Transnasional
Harkitnas 2026, Pemkab Bekasi Tuguhkan Semangat Kebangkitan Nasional di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:09 WIB

Pemkab Bekasi Maksimalkan Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:40 WIB

Dishub Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Wujudkan Transportasi Aman dan Transparan

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:32 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kehabisan Anggaran SPPD Petugas Lapangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:30 WIB

Pemkab Bekasi Terima Hibah Tanah Pemprov Jabar, Layanan Warga Makin Sigap

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:28 WIB

Kebakaran Rumah di Muara Bhakti, Babelan, Diduga Berawal dari Ledakan Baterai Sepeda Listrik

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:27 WIB

Waspada Musim Ular, Damkar Bekasi Evakuasi 128 Ular hingga Pertengahan 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:56 WIB

HTW Serukan Perang Bersama Lawan TPPO Berkedok Bisnis dan Lindungi WNI dari Jaringan Narkotika Transnasional

Senin, 25 Mei 2026 - 07:55 WIB

Harkitnas 2026, Pemkab Bekasi Tuguhkan Semangat Kebangkitan Nasional di Era Digital

Berita Terbaru