ADA ISU UMKM SULIT DAPAT KUR, MENKEU PURBAYA BAKAL INVESTIGASI PENYALURAN KUR

Senin, 18 Mei 2026 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menindak tegas perbankan atau lembaga keuangan yang mempersulit penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM.
Ia tidak segan mengenakan pajak besar jika menemukan bank yang ‘bermain-main’, membatasi kuota, atau meminta agunan untuk pinjaman kecil.

Tindakan dan evaluasi yang dilakukan meliputi:Penyelidikan Kuota & Agunan: Menyelidiki dugaan penyimpangan di lapangan karena pelaku UMKM masih sering dimintai agunan/jaminan untuk pinjaman di bawah Rp 100 juta dan dihentikannya penyaluran KUR dengan alasan kuota habis.

Sanksi Perpajakan: Mengancam akan mengenakan sanksi berupa pajak besar kepada bank atau lembaga keuangan yang terbukti mempersulit akses UMKM.

Evaluasi Skema KUR: Mengkaji ulang skema penyaluran KUR guna menekan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat tingginya rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

Transparansi Data: Membantah klaim sepihak bahwa dana KUR habis, dan memperingatkan agar dana subsidi yang mencapai puluhan triliun rupiah benar-benar sampai kepada pelaku usaha kecil.

Pertanyaan ada yang berani bongkar kurupsi dana KUR ??

Silahkan main ke bank dan tanya berapa banyak nasabah nya.

Yang dapat pinjaman dana KUR untuk pelaku UMKM ada berapa.

Terus apakah ada jaminan jika ini sudah menjadi masalah.

Sudah jelas ada permainan dari pihak bank .

Berita Terkait

Segera Diadili, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Adili, tetapi Akhirnya Kita yang ‘Digergaji’”
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Razia Gabungan Bersama APH
Koruptor Beringas! Ketum PPWI Pusat Wilson Lalengke Desak Hukuman Mati untuk Fadh A Rafiq: “Korupsi Tiga Kali dan Melecehkan Keagamaan!”
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Menghadapi Era Digital dan Global, Universitas Kartamulia Buka Program Studi Informatika yang kuasai teknologi dan AI
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap pemilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:26 WIB

Segera Diadili, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Adili, tetapi Akhirnya Kita yang ‘Digergaji’”

Jumat, 18 September 2026 - 14:00 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Razia Gabungan Bersama APH

Jumat, 18 September 2026 - 02:12 WIB

Koruptor Beringas! Ketum PPWI Pusat Wilson Lalengke Desak Hukuman Mati untuk Fadh A Rafiq: “Korupsi Tiga Kali dan Melecehkan Keagamaan!”

Kamis, 17 September 2026 - 01:26 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!

Rabu, 16 September 2026 - 05:45 WIB

Menghadapi Era Digital dan Global, Universitas Kartamulia Buka Program Studi Informatika yang kuasai teknologi dan AI

Rabu, 16 September 2026 - 04:24 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap pemilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Rabu, 16 September 2026 - 02:36 WIB

Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor

Selasa, 15 September 2026 - 14:21 WIB

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung

Berita Terbaru