Pengamat Politik, Dr. Fachrul Razi: Strategi Politik Presiden Prabowo Selamatkan Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 3 Juni 2026 – Pengamat Politik yang juga Anggota DPD RI periode 2014-2024, Dr. Fachrul Razi, membeberkan analisis politiknya terkait gaya kepemimpinan dan strategi Presiden Prabowo Subianto dalam mengeksekusi dan menyelamatkan program-program pemerintah. Fachrul menilai, ada kecenderungan kuat bahwa Presiden sengaja membiarkan dinamika dan persoalan muncul terlebih dahulu pada fase awal implementasi program populis sebelum akhirnya turun tangan sebagai “penyelamat”.

Menurut Fachrul, langkah ini merupakan bagian yang tidak terlepas dari skenario politik jangka panjang untuk memperkuat posisi dan meraih simpati publik yang lebih luas menjelang Pemilihan Presiden 2029 mendatang. “Keberhasilan dan kegagalan program MBG menentukan elektabilitas Prabowo di 2029,” tegas alumni Politik Universitas Indonesia.

“Presiden Prabowo itu paham betul bagaimana menciptakan popularitas isu dan kebijakan yang disukai rakyat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih,” ujar Fachrul Razi dalam sebuah tayangan podcast.

Ia menambahkan bahwa fokus utama Presiden saat ini adalah memastikan aksi dan implementasi program-program populis tersebut berjalan di lapangan, terlepas dari adanya kekurangan di tata kelola. Menurutnya, dinamika negatif seperti penyalahgunaan anggaran atau penyelewengan justru akan menjadi panggung politik yang menguntungkan bagi Prabowo.

“Ketika muncul masalah di lapangan—misalnya persoalan MBG atau koperasi—beliau akan memosisikan diri sebagai eksekutor yang membereskan masalah tersebut. Ia akan melibatkan penegak hukum seperti Jaksa, Kepolisian, hingga TNI untuk menindak tegas mereka yang merusak programnya,” jelas Fachrul.
Strategi the strong leadership ini dinilai sengaja dibangun untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Presiden berdiri kokoh sebagai pembela hak-hak rakyat dari para oknum yang bermain di lingkaran kekuasaan. Fachrul menekankan, informasi intelijen yang dimiliki presiden sangat kuat mengingat banyaknya elemen pendukungnya yang tersebar di berbagai sektor pemerintahan.

Kendati demikian, Fachrul menggarisbawahi bahwa efektivitas skenario politik ini akan sangat bergantung pada momentum dan hasil evaluasi nyata di masa depan.
“Kita lihat nanti, tujuannya tentu 2029. Apakah momentum penegakan hukum dan evaluasi tegas ini berhasil mendongkrak elektabilitas beliau atau tidak. Namun jika hal itu dinilai baik untuk politiknya, ia akan mengeksekusinya dengan cepat,” pungkasnya.

Menurutnya sikap tegas ini akan menjadi pelajaran penting bagi siapa saja yang dipercaya istana untuk menjalankan program strategis Prabowo, jika berhasil akan naik karir, jika gagal siap-siap akan di pecat dalam seketika waktu,”
Tutupnya.

Berita Terkait

Hampir 2.000 Korban Keracunan MBG dalam 3 Hari, TINDAK Desak Sudaryono Mundur!
Ditengah Luasnya Kemiskinan, Sejumlah Kementerian Ajukan Kenaikan Anggaran : Prof. Dr. Sutan Nasomal: Prioritaskan Sembako Murah, Irigasi, dan Lapangan Kerja
DPP AKAR Lampung Akan Duduki Kementerian Kehutanan RI, Soroti Pemanfaatan Hutan Register dan Kawasan Konservasi
PROF SUTAN NASOMAL : TEMBAK MATI DAN TAK BOLEH LEPAS DARI HUKUM. INDONESIA DI SERBU MENJADI PASAR NARKOBA DARI WN MALAYSIA
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat
Tim Konsultasi Bareskrim Assessment Laporan AKP T.I., Dugaan Pemerasan Rp75 Juta Didalami
PROF DR SUTAN NASOMAL SARJANA TEMBUS LEBIH DARI 1 JUTA MENGANGGUR DI INDONESIA. JANJI PRESIDEN DI TAGIH RAKYAT
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 03:05 WIB

Hampir 2.000 Korban Keracunan MBG dalam 3 Hari, TINDAK Desak Sudaryono Mundur!

Senin, 7 September 2026 - 02:38 WIB

Ditengah Luasnya Kemiskinan, Sejumlah Kementerian Ajukan Kenaikan Anggaran : Prof. Dr. Sutan Nasomal: Prioritaskan Sembako Murah, Irigasi, dan Lapangan Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 08:32 WIB

DPP AKAR Lampung Akan Duduki Kementerian Kehutanan RI, Soroti Pemanfaatan Hutan Register dan Kawasan Konservasi

Sabtu, 5 September 2026 - 01:24 WIB

PROF SUTAN NASOMAL : TEMBAK MATI DAN TAK BOLEH LEPAS DARI HUKUM. INDONESIA DI SERBU MENJADI PASAR NARKOBA DARI WN MALAYSIA

Kamis, 3 September 2026 - 02:02 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

Rabu, 2 September 2026 - 05:09 WIB

Tim Konsultasi Bareskrim Assessment Laporan AKP T.I., Dugaan Pemerasan Rp75 Juta Didalami

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:11 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SARJANA TEMBUS LEBIH DARI 1 JUTA MENGANGGUR DI INDONESIA. JANJI PRESIDEN DI TAGIH RAKYAT

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terbaru