Air Sungai Selagan Mukomuko Menghitam, PPWI Desak DLH dan Bupati Bertindak

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko

Viral di media sosial video seorang warga Mukomuko yang menyoroti kondisi Sungai Selagan di Kecamatan Teras Terunjam. Dalam video tersebut, sungai diduga tercemar limbah dari PT SAP. Video itu diunggah oleh akun Facebook _Batuahnews.id_ pada Minggu (7/06/2026)

Dalam video, warga menyampaikan bahwa air Sungai Selagan di Teras Terunjam berubah warna menjadi hitam akibat pembuangan limbah pabrik PT SAP. Ia juga mengatakan sungai tersebut selama ini menjadi tempat warga mandi dan beraktivitas sehari-hari.

Video tersebut memicu beragam komentar warganet. Akun Facebook “Letnan Kopasus” menulis, “Harus disanksi nih, bila perlu perusahaannya ditutup”. Akun “Idham” berharap, “Semoga saja jadi perhatian pemerintah daerah”. Sementara akun “Bajak Laut” berkomentar, “Demo tutup pabrik nakal”.

Menanggapi video viral tersebut, PPWI Mukomuko ikut bersuara terkait dugaan pembuangan limbah pabrik PT SAP yang mencemari air Sungai Selagan.

PPWI Mukomuko mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Bupati, maupun DPRD untuk memberikan sanksi tegas kepada PT SAP jika terbukti bersalah.

“Ini kasihan warga sekitar. Kebutuhan air mereka selama ini dari Sungai Selagan. Selain itu, habitat di dalam sungai juga terancam punah,” tegas pengurus PPWI Mukomuko.

Sementara itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M,Sc, MA, dimintai tanggapannya terkait dugaan pembuangan limbah PT SAP. Ia menegaskan bahwa kasus pencemaran lingkungan harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Aturan berlaku bagi perusahaan mana pun yang membuang limbahnya ke sungai. Tidak ada pengecualian,” tegas Wilson Lalengke, dari Jakarta, Minggu 7 Juni 2026

Ia mengingatkan, aturan berlaku tegas bagi perusahaan yang membuang limbahnya ke sungai. Pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Hingga berita ini diterbitkan menunggu klarifikasi pihak perusahaan PT. SAP. (Tim/Red)

#reverensi: https://www.facebook.com/share/r/1Hs2THwgjY/

https://batuah-news.id/pencemaran-lingkungan-sungai-selagan-kembali-terjadi-diduga-akibat-limbah-pt-sap/

Berita Terkait

Puluhan Buruh Proyek Gedung KDMP SP.10 Keluhkan Upah Belum Dibayar
SUKSESKAN PROGRAM PRESIDEN TNI HADIR UNTUK RAKYAT, KODIM 0428/MUKOMUKO LAKSANAKAN GROUND BREAKING JEMBATAN GARUDA TAHAP V DAN VI KODAM XXI/RI
Wisky Chaniago: Silaturahmi Akbar dan Kurban PKPS Mukomuko Perkuat Persamaan Perantau
Warga Lubuk Sanai I Khawatir Tower Telkomsel 72 Meter di Tengah Permukiman Rapuh
Perwakilan Petani Sawit Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Temui Bupati Mukomuko, Minta Sosialisasi Soal Penyitaan Lahan oleh Satgas PKH
Masyarakat Kabupaten Mukomuko Pertanyakan Harga TBS yang Turun Drastis
Petani Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Gelar Aksi, Tolak Lahan Sawit Disita PKH
M. Rafif Firjatullah Harumkan Nama Mukomuko, Raih Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:30 WIB

Air Sungai Selagan Mukomuko Menghitam, PPWI Desak DLH dan Bupati Bertindak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:30 WIB

Puluhan Buruh Proyek Gedung KDMP SP.10 Keluhkan Upah Belum Dibayar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:23 WIB

SUKSESKAN PROGRAM PRESIDEN TNI HADIR UNTUK RAKYAT, KODIM 0428/MUKOMUKO LAKSANAKAN GROUND BREAKING JEMBATAN GARUDA TAHAP V DAN VI KODAM XXI/RI

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:09 WIB

Wisky Chaniago: Silaturahmi Akbar dan Kurban PKPS Mukomuko Perkuat Persamaan Perantau

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:30 WIB

Warga Lubuk Sanai I Khawatir Tower Telkomsel 72 Meter di Tengah Permukiman Rapuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:03 WIB

Perwakilan Petani Sawit Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Temui Bupati Mukomuko, Minta Sosialisasi Soal Penyitaan Lahan oleh Satgas PKH

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:12 WIB

Masyarakat Kabupaten Mukomuko Pertanyakan Harga TBS yang Turun Drastis

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:11 WIB

Petani Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Gelar Aksi, Tolak Lahan Sawit Disita PKH

Berita Terbaru