Warga Pesawaran Keluhkan BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif, Dinas Sosial Sebut Penonaktifan dari Kementerian

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran – Sejumlah warga Kabupaten Pesawaran mengaku kebingungan setelah kartu BPJS Kesehatan bantuan pemerintah yang selama ini mereka gunakan tiba-tiba tidak aktif. Kondisi tersebut dikeluhkan karena dinilai terjadi tanpa adanya informasi atau sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Salah satunya dialami Dinda, warga Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan. Saat hendak berobat ke rumah sakit untuk memeriksakan gangguan pada bagian telinganya, Dinda dan keluarganya terkejut ketika mengetahui kepesertaan BPJS yang selama ini ditanggung pemerintah sudah tidak aktif.

Kondisi tersebut tentu menjadi beban tersendiri bagi keluarga Dinda. Pasalnya, orang tua Dinda bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga biaya pengobatan menjadi kekhawatiran ketika jaminan kesehatan yang selama ini digunakan tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Merasa bingung dengan kondisi tersebut, Wakil Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Lampung, Sugi, mendampingi Dinda mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran pada Jumat (19/6/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta penjelasan terkait penyebab penonaktifan BPJS sekaligus mencari solusi agar warga yang terdampak tetap dapat memperoleh akses layanan kesehatan.

Saat dimintai keterangan, operator Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa penonaktifan kepesertaan BPJS tersebut bukan dilakukan oleh pemerintah kabupaten.

“BPJS itu yang menonaktifkan bukan dari pemerintah kabupaten, melainkan dari kementerian,” ujar operator Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran.

 

Menanggapi penjelasan tersebut, Sugi mempertanyakan peran pemerintah daerah dalam memberikan informasi kepada masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, meskipun kebijakan penonaktifan berasal dari pemerintah pusat, warga tetap membutuhkan pendampingan dan penjelasan yang memadai agar tidak kebingungan ketika membutuhkan layanan kesehatan.

“Ini aneh, mengapa pemerintah kabupaten hanya bisa melempar tanggung jawab. Lantas apa yang dikerjakan oleh Dinas Sosial Kabupaten? Kalau memang ada penonaktifan bantuan sosial kesehatan, seharusnya ada sosialisasi terlebih dahulu agar warga bisa mempersiapkan diri ketika sewaktu-waktu sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Sugi.

 

Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Warga berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang transparan terkait status kepesertaan BPJS bantuan sosial, sekaligus menghadirkan solusi bagi masyarakat yang terdampak agar tetap memperoleh hak pelayanan kesehatan secara layak.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jumlah warga Pesawaran yang mengalami penonaktifan kepesertaan BPJS bantuan pemerintah maupun langkah lanjutan yang akan ditempuh untuk mengatasi persoalan tersebut.(TIM/Red)

Berita Terkait

Konflik Lahan Masyarakat Adat Way Lima dengan PTPN I Regional VII Memanas, Warga Ancam Duduki Perkebunan
Tanggapan DLH Pesawaran: Kasus Sudah Pernah Disikapi, Akan Ditinjau Kembali
Ikan Bergelimpangan Mati, Rakyat Jadi Korban: Di Mana Negara? Ke Mana DLH dan Aparat Penegak Hukum?
Semarak HUT ke-19 Pesawaran, “Manjau Jama Warga” Hadirkan Hiburan Rakyat dan Pelayanan Dekat untuk Masyarakat
RAKERDA DPD PAN Pesawaran Tahun 2026 Sekaligus Pelantikan Relawan Putri Zulkifli Hasan
Rapat Koordinasi HIPPI Kabupaten Pesawaran Perkuat Sinergi dan Semangat Pengusaha Pribumi
Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan, Tegaskan Hak Anak Harus Tetap Terpenuhi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Konflik Lahan Masyarakat Adat Way Lima dengan PTPN I Regional VII Memanas, Warga Ancam Duduki Perkebunan

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Tanggapan DLH Pesawaran: Kasus Sudah Pernah Disikapi, Akan Ditinjau Kembali

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:07 WIB

Ikan Bergelimpangan Mati, Rakyat Jadi Korban: Di Mana Negara? Ke Mana DLH dan Aparat Penegak Hukum?

Senin, 27 Juli 2026 - 03:40 WIB

Semarak HUT ke-19 Pesawaran, “Manjau Jama Warga” Hadirkan Hiburan Rakyat dan Pelayanan Dekat untuk Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:09 WIB

RAKERDA DPD PAN Pesawaran Tahun 2026 Sekaligus Pelantikan Relawan Putri Zulkifli Hasan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:36 WIB

Rapat Koordinasi HIPPI Kabupaten Pesawaran Perkuat Sinergi dan Semangat Pengusaha Pribumi

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:49 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:41 WIB

Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan, Tegaskan Hak Anak Harus Tetap Terpenuhi

Berita Terbaru