Home / OKI

Diduga 7 Excavator Buka Lahan dan Tumbangkan Pohon Karet di Kawasan Hutan Sialang Barat OKI

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, SUMSEL

Aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat diduga terjadi di kawasan Hutan Sialang Barat, Dusun Karang Moncol, Desa Lubuk Makmur, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat serta dokumentasi foto dan video di lapangan, terdapat sekitar 7 unit excavator yang diduga digunakan untuk membuka lahan dengan cara merobohkan atau menumbangkan pohon karet di kawasan tersebut.

Aktivitas pembukaan lahan itu diduga dilakukan untuk selanjutnya dimanfaatkan sebagai lahan persawahan.

Sejumlah dokumentasi yang diperoleh menunjukkan keberadaan alat berat excavator di lokasi serta adanya aktivitas pembukaan lahan dan pohon-pohon karet yang telah ditumbangkan.

Informasi terbaru juga menyebutkan bahwa aktivitas pembukaan lahan diduga tidak hanya berlangsung di kawasan Hutan Sialang Barat, tetapi mulai mengarah ke kawasan Sialang Tengah.

“Belum ini baru di kawasan Hutan Sialang Barat, ini lagi jalan arah ke Sialang Tengah,” demikian informasi yang diterima terkait perkembangan aktivitas di lapangan.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya apabila lokasi kegiatan benar berada dalam kawasan hutan yang memiliki status dan ketentuan khusus terkait pemanfaatan serta pembukaan lahan.

Sebelumnya, masyarakat juga menerima informasi mengenai adanya aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat di kawasan Sialang Tengah, Desa Muara Burnai 2, Kecamatan Lempuing Jaya.

Di lokasi tersebut, terdapat dugaan penggunaan satu unit alat berat untuk membuka lahan dengan menumbangkan pohon karet yang kemudian akan dimanfaatkan sebagai lahan persawahan.

Minta Pemeriksaan Pemerintah

Masyarakat meminta instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan status kawasan dan legalitas kegiatan tersebut.

Pemeriksaan dinilai penting untuk mengetahui apakah lokasi pembukaan lahan berada dalam kawasan hutan, siapa pemilik atau penguasa alat berat, serta apakah kegiatan tersebut telah mengantongi izin atau persetujuan dari instansi yang berwenang.

Selain itu, masyarakat meminta agar asal-usul dan status penggunaan alat berat turut diperiksa. Khusus di kawasan Sialang Tengah, terdapat informasi yang menyebutkan alat berat tersebut diduga berkaitan dengan Dinas/Pemerintah Kabupaten OKI bidang pertanian. Informasi tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Masyarakat berharap pemerintah, aparat penegak hukum, serta instansi yang membidangi kehutanan dan lingkungan hidup segera melakukan pengecekan langsung.

Apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan kehutanan maupun penggunaan lahan, masyarakat meminta agar dilakukan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan.

mengenai status kawasan, legalitas pembukaan lahan, serta kepemilikan dan izin operasional alat-alat berat tersebut masih memerlukan verifikasi resmi dari instansi terkait.

Berita Terkait

Surat Pernyataan Eks Karyawan PT Kelantan Sakti Soroti Pemberhentian, Klaim Tes Urine Tidak Transparan
Breaking News! Kapolres OKI Dimutasi, AKBP Eko Rubianto Dipercaya Pimpin Polres Bengkalis
Tim Mabes TNI Gelar Anjangsana dan Penyuluhan Karhutla di Desa Cinta Jaya
Gubernur Sumsel Tinjau Karhutla di Tol Palindra, Tokoh Masyarakat OKI: Jangan Sekadar Pencitraan, Rakyat Butuh Kerja Nyata
Petugas Pendataan Sensus Ekonomi Mengaku Kurang Mendapat Respons Saat Datangi SD Negeri 2 Mulyaguna
Triliunan Rupiah APBD Sumsel, Karhutla Masih Mengancam, Tokoh Masyarakat OKI: Jangan Habiskan Anggaran untuk Kenyamanan Pejabat
15 Hari Karhutla Belum Padam, 70 Hektare Gambut di OKI Terbakar
Dinilai Gagal Atasi Karhutla, Tokoh Masyarakat OKI Minta Gubernur Sumsel Mundur dari Jabatannya

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Diduga 7 Excavator Buka Lahan dan Tumbangkan Pohon Karet di Kawasan Hutan Sialang Barat OKI

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Surat Pernyataan Eks Karyawan PT Kelantan Sakti Soroti Pemberhentian, Klaim Tes Urine Tidak Transparan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Tim Mabes TNI Gelar Anjangsana dan Penyuluhan Karhutla di Desa Cinta Jaya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Sumsel Tinjau Karhutla di Tol Palindra, Tokoh Masyarakat OKI: Jangan Sekadar Pencitraan, Rakyat Butuh Kerja Nyata

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:46 WIB

Petugas Pendataan Sensus Ekonomi Mengaku Kurang Mendapat Respons Saat Datangi SD Negeri 2 Mulyaguna

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:28 WIB

Triliunan Rupiah APBD Sumsel, Karhutla Masih Mengancam, Tokoh Masyarakat OKI: Jangan Habiskan Anggaran untuk Kenyamanan Pejabat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:54 WIB

15 Hari Karhutla Belum Padam, 70 Hektare Gambut di OKI Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:29 WIB

Dinilai Gagal Atasi Karhutla, Tokoh Masyarakat OKI Minta Gubernur Sumsel Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru