Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga akibat Bau Menyengat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN

Dugaan pembuangan limbah dari aktivitas lapak karet di Dusun Cilutung, Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, dikeluhkan warga karena bau menyengat yang disebut menyebar hingga ke lingkungan sekitar.

Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi menyampaikan bahwa bau tersebut semakin terasa saat musim kemarau, terutama ketika cuaca panas disertai angin kencang.

“Kalau musim kemarau, apalagi panas dan anginnya kencang, baunya sampai ke mana-mana, Pak. Kami sebenarnya takut kalau harus melapor dengan menyebutkan nama,” ungkap warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga tersebut juga menyampaikan bahwa, menurut pengamatannya, petugas keamanan pernah menegur pihak yang diduga membuang limbah ketika lahan tersebut masih dikuasai PTPN VII. Namun, menurut keterangannya, pembuangan limbah masih berlangsung. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Saat melakukan penelusuran pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, awak media menemui seorang perempuan yang diketahui merupakan anak pemilik lapak, Suharji. Ia menyampaikan bahwa ayahnya sedang berada di Way Kanan.

“Kalau ada perlu, yang jelas kami di sini usaha, bapak bekerja. Jadi kalau ada perlunya, tunggu sabar dong. Bapak lagi keluar ke Way Kanan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan, “Intinya kami buang limbahnya di kebun kami sendiri.”

Perempuan tersebut kemudian memberikan nomor WhatsApp Suharji kepada awak media untuk keperluan konfirmasi. Karena Suharji tidak berada di rumah, awak media menghubunginya melalui WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan yang diterima.

Jenis limbah, metode pembuangan, serta dampak yang dikeluhkan warga masih perlu ditelusuri dan diverifikasi oleh instansi berwenang. Awak media membuka ruang klarifikasi bagi Suharji dan berharap instansi terkait dapat menindaklanjuti persoalan ini secara objektif demi memperoleh kejelasan serta melindungi kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Berita Terkait

DPC Partai Hanura Kabupaten Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Perdana
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao dari Desa, Solar Dryer Jadi Pengungkit Nilai Tambah Petani
Anggota MPR-RI Zulkifli Anwar Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan: Perkuat Pancasila dI Tengah Tantangan Zaman
TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG DESAK PEMDES SANGGI TRANSPARAN SOAL PERMOHONAN SURAT TANAH WARIS
SEMARAK HUT KE-60 DESA HANURA, ANTUSIASME WARGA DARI BERBAGAI PENJURU MERIAHKAN PERAYAAN
TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG SOROT PELAYANAN PEMERINTAH DESA SANGGI, PENDAMPINGAN AHLI WARIS DIDUGA TERKENDALA
Gelap Tanpa Rambu, Jalan Ditambal Sulam: Warga Gebang Jatuh dan Luka-Luka
Peringati hari Ulang Tahun ke-2, Aliansi Masyarakat Pesawaran Bagikan 200 Paket Sembako dan santunan anak yatim dan kaum Dhuafa

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga akibat Bau Menyengat

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:02 WIB

DPC Partai Hanura Kabupaten Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Perdana

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao dari Desa, Solar Dryer Jadi Pengungkit Nilai Tambah Petani

Sabtu, 19 September 2026 - 08:48 WIB

Anggota MPR-RI Zulkifli Anwar Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan: Perkuat Pancasila dI Tengah Tantangan Zaman

Jumat, 18 September 2026 - 02:37 WIB

TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG DESAK PEMDES SANGGI TRANSPARAN SOAL PERMOHONAN SURAT TANAH WARIS

Kamis, 17 September 2026 - 07:44 WIB

SEMARAK HUT KE-60 DESA HANURA, ANTUSIASME WARGA DARI BERBAGAI PENJURU MERIAHKAN PERAYAAN

Kamis, 17 September 2026 - 06:08 WIB

TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG SOROT PELAYANAN PEMERINTAH DESA SANGGI, PENDAMPINGAN AHLI WARIS DIDUGA TERKENDALA

Kamis, 17 September 2026 - 01:33 WIB

Gelap Tanpa Rambu, Jalan Ditambal Sulam: Warga Gebang Jatuh dan Luka-Luka

Berita Terbaru