Anggaran Hampir Rp99 Juta, Pengerjaan Talut di Negri Katon Diduga Asal-asalan, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN

Proyek pembangunan saluran drainase/talut di ruas jalan Branti–Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan setelah warga mengeluhkan material proyek yang diduga mengganggu pengguna jalan. Selain itu, pengerjaan konstruksi talut juga dipertanyakan karena diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut memiliki nilai SPK sebesar Rp98.984.739,00 atau hampir Rp99 juta, dengan pelaksana CV. Berkah Mandiri TJM dan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Dengan nilai anggaran tersebut, kualitas pengerjaan seharusnya menjadi perhatian serius. Namun, berdasarkan pengamatan tim media di lokasi, pondasi talut diduga tidak digali sebagaimana mestinya, terlihat seperti menggantung, serta penggunaan materialnya turut dipertanyakan. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pengerjaan belum memenuhi standar yang semestinya. Meski demikian, kesesuaian teknisnya perlu diperiksa oleh tenaga ahli atau instansi berwenang.

Seorang warga berinisial ID juga mengeluhkan material pasir dan batu yang diduga menjulur hingga badan jalan. Ia mengaku hampir bersenggolan dengan kendaraan lain pada malam hari, bahkan spakbor mobilnya disebut terlepas akibat tersangkut material tersebut.

Saat dikonfirmasi, seorang pekerja yang mengaku sebagai kepala tukang menyatakan telah mengetahui keluhan mengenai material yang membahayakan pengguna jalan dan mengaku sudah meminta agar material dipindahkan.

Atas kondisi tersebut, dinas terkait, pengawas proyek, dan instansi berwenang diminta segera turun ke lapangan untuk memeriksa kedalaman pondasi, mutu material, serta kesesuaian pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.

Jangan sampai anggaran hampir Rp99 juta yang bersumber dari pembiayaan proyek tersebut tidak menghasilkan bangunan yang berkualitas dan aman. Apabila ditemukan penyimpangan, pihak berwenang diharapkan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis dan klarifikasi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait.

Berita Terkait

Kasus Korupsi Dana Desa Durian: Kejari Pesawaran Tahan Kades berinisial M, AMP Beri Apresiasi
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran Akan Tindak Tegas Pengusaha Karet Tanpa Izin
Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga akibat Bau Menyengat
DPC Partai Hanura Kabupaten Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Perdana
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao dari Desa, Solar Dryer Jadi Pengungkit Nilai Tambah Petani
Anggota MPR-RI Zulkifli Anwar Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan: Perkuat Pancasila dI Tengah Tantangan Zaman
TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG DESAK PEMDES SANGGI TRANSPARAN SOAL PERMOHONAN SURAT TANAH WARIS
SEMARAK HUT KE-60 DESA HANURA, ANTUSIASME WARGA DARI BERBAGAI PENJURU MERIAHKAN PERAYAAN

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Anggaran Hampir Rp99 Juta, Pengerjaan Talut di Negri Katon Diduga Asal-asalan, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Kasus Korupsi Dana Desa Durian: Kejari Pesawaran Tahan Kades berinisial M, AMP Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:50 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran Akan Tindak Tegas Pengusaha Karet Tanpa Izin

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga akibat Bau Menyengat

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:02 WIB

DPC Partai Hanura Kabupaten Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Perdana

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao dari Desa, Solar Dryer Jadi Pengungkit Nilai Tambah Petani

Sabtu, 19 September 2026 - 08:48 WIB

Anggota MPR-RI Zulkifli Anwar Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan: Perkuat Pancasila dI Tengah Tantangan Zaman

Jumat, 18 September 2026 - 02:37 WIB

TIM INVESTIGASI DPD PPWI LAMPUNG DESAK PEMDES SANGGI TRANSPARAN SOAL PERMOHONAN SURAT TANAH WARIS

Berita Terbaru