Teror Petasan Terjadi, Rumah Pimpinan Redaksi Tiga Media di Jembrana Dilempari Orang Tak Dikenal

Selasa, 30 Desember 2025 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembrana, Bali

Aksi teror kembali menimpa pimpinan redaksi tiga media yang berada di bawah naungan PT Putra Mandiri Multi Media. Kediaman Ahmad Muhtarom, yang beralamat di Banjar Pebuahan RT 06, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, dilempari petasan oleh orang tak dikenal pada Jumat (26/12/2025) dini hari, sekitar pukul 00.04.50 WITA.

Peristiwa tersebut terekam jelas melalui kamera CCTV yang terpasang mengarah ke bagian depan rumah korban. Dalam rekaman itu terlihat tiga orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna merah. Para pelaku datang dari arah timur, kemudian sengaja berhenti tepat di depan rumah sebelum salah satu di antaranya melemparkan petasan ke arah dalam pagar rumah.

“Dari rekaman CCTV terlihat jelas, mereka berhenti, melempar petasan ke dalam pagar yang diarahkan ke jendela yang terbuka sebanyak 3 kali ledakan, kemudian pelaku melanjutkan perjalanannya kearah barat kira-kira jarak 10 meter lalu berbalik arah kembali ke timur,” ujar Ahmad Muhtarom saat memberikan keterangan kepada awak media.

Menurut Ahmad, kejadian ini bukan yang pertama kali. Ia mengungkapkan bahwa aksi serupa sudah terjadi dua kali dalam rentang waktu sekitar 10 hari terakhir, dengan pola dan waktu yang hampir sama, yakni pada tengah malam.

“Ini sudah yang kedua kalinya. Selang waktunya sekitar 10 hari. Modusnya sama, waktu dini hari, dan pelakunya juga berboncengan,” ungkapnya.

Ahmad yang juga dikenal sebagai Pimpinan Redaksi Tiga Media sekaligus pemilik PT Putra Mandiri Multi Media di Jembrana menilai aksi tersebut sebagai bentuk teror yang tidak bisa dianggap sepele. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan besar, peristiwa ini menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan, baik bagi dirinya maupun keluarga.

“Ini jelas mengganggu rasa aman. Apalagi dilakukan berulang kali dan pada jam rawan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak korban menyatakan sudah mengumpulkan bukti-bukti rekaman CCTV dan menyampaikan dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum sektor wilayah Nagara agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat sekitar pun berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli malam hari, khususnya di wilayah Desa Banyubiru, guna mencegah terulangnya aksi serupa dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat. (TIM/Red)

Berita Terkait

Sinergi Hormati Nyepi dan Kelancaran Mudik, ASDP Perkuat Layanan Penyeberan 2026
Gercep Olah TKP, Polsek Negara Tuai Apresiasi atas Penanganan Teror Petasan di Desa Banyubiru
FISIP Universitas Warmadewa, University of Zagreb, dan Cagayan State University Gelar Seminar Internasional Bahas Isu Keamanan dan Politik Luar Negeri Eropa dan Asia Tenggara
FISIP Unwar Gandeng University of Zagreb Bedah Isu AI dan Propaganda
Panitia Pemilihan Bendesa Adat Desa Perancak Abaikan Perda dan Pergub Bali

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:58 WIB

Sinergi Hormati Nyepi dan Kelancaran Mudik, ASDP Perkuat Layanan Penyeberan 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 02:27 WIB

Teror Petasan Terjadi, Rumah Pimpinan Redaksi Tiga Media di Jembrana Dilempari Orang Tak Dikenal

Selasa, 30 Desember 2025 - 02:20 WIB

Gercep Olah TKP, Polsek Negara Tuai Apresiasi atas Penanganan Teror Petasan di Desa Banyubiru

Jumat, 7 November 2025 - 03:10 WIB

FISIP Universitas Warmadewa, University of Zagreb, dan Cagayan State University Gelar Seminar Internasional Bahas Isu Keamanan dan Politik Luar Negeri Eropa dan Asia Tenggara

Rabu, 15 Oktober 2025 - 02:38 WIB

FISIP Unwar Gandeng University of Zagreb Bedah Isu AI dan Propaganda

Kamis, 27 Maret 2025 - 08:53 WIB

Panitia Pemilihan Bendesa Adat Desa Perancak Abaikan Perda dan Pergub Bali

Berita Terbaru